Sukses

Kreasi 7 Seniman Indonesia pada Patung Striding Man

Liputan6.com, Jakarta Striding Man sudah menjadi sosok ikonis yang melekat pada merek wiski Scotch terkemuka dunia, Johnnie Walker. Tahun 2018 ini merupakan moment untuk mengapresiasi setiap langkah penuh makna Johnnie Walker.

Langkah tersebut menjadi ide awal diciptakannya kampanye Keep Walking sebagai wujud apresiasi langkah perjalanan personal progress. Kampanye dimulai dengan menggandeng tujuh seniman Indonesia berbakat dari enam kota besar untuk menafsir ulang tampilan ikon personal progress Johhnie Walker, Striding Man.

1 dari 3 halaman

Johnnie Walker

Patung tersebut dibuat dengan ukuran yang serupa dengan manusia dan para seniman tersebut bebas berkreasi pada Striding Man untuk menciptakan sebuah ajakan yang tersirat pada karya mereka untuk menandai setiap langkah dalam perjalanan.

Filosofi di balik langkah personal progress adalan di mana Johhnie Walker memiliki sejarah lebih dari 190 tahun dan memulai perjalanan mereka dengan sebuah langkah seorang pria yang berhasil menjadi sebuah perjalanan yang melintasi 200 negara di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, makna personal progress dan kampanye KEEP WALKING merayakan sikap dan aksi positif yang membantu mewujudkan esok yang lebih baik, memotivasi diri untuk menjadi lebih baik dari hari ini.

2 dari 3 halaman

Johnnie Walker

Para seniman yang terlibat pada kolaborasi inspiratif ini adalah Muklay (Ilustrator, Jakarta), Elsadiora (Seniman Kolase, Jakarta), Hardthirteen (Desain Grafis/Cat Semprot, Bandung), Dnztwo (Grafiti/Street art, Bali), Onggooo (Grafiti, Medan), Daske (Grafiti, Surabaya) dan Ruge (Grafiti/Yogyakarta). Masing-masing memiliki kisah sukses unik, mengejar gairah dan cinta untuk kota masing-masing yang menjadi lensa seni artistik pada setiap Striding Man.

Ketujuh Striding Man ‘Mark Your Step’ menakjubkan ini akan dipamerkan di gerai-gerai berlisensi mulai 17 Februari 2018 di Jenja Jakarta, diikuti oleh South Bank Bandung, Foreplay Surabaya, Vi Ai Pi Bali, Retrospektif Medan, Boshe Yogyakarta dan Leon Jakarta.