Sukses

Hati-Hati Ternyata Mainan Fidget Spinner Berbahaya Bagi Anak-Anak

Liputan6.com, Jakarta Fidget Spinner merupakan salah satu mainan kekinian yang sangat populer untuk anak-anak, remaja maupun dewasa. Maka tidak heran jika Anda sering melihat para penggunanya mengunggah video permainan ini pada media sosial mereka.

Permainan ini awalnya dirancang pada tahun 90-an yang bertujuan untuk menghilangkan stres dan rasa bosan. Dimainkan dengan menggunakan jari, fidget spinner dapat melatih keseimbangan antara otak kanan-kiri, membantu berkonsentrasi, mengurangi kegelisahan serta dapat melancarkan peredaran darah. Tapi tahukah Anda, tidak selamanya permainan ini aman bagi anak-anak?

Mainan fidget spinner ternyata dapat membahayakan bagi Anak-anak di bawah 12 tahun. (Sumber foto: Akun facebook Kelly Joneic)

Dilansir dari Cosmopolitan, Rabu (24/05/2017), Seorang anak berusia 10 tahun, Britton, baru saja mengalami insiden yang membahayakan. Dirinya harus menjalani operasi akibat ring pada spinner miliknya terlepas dan tertelan hingga kerongkongannya. Britton kehilangan suaranya sampai akhirnya Kelly Joneic, ibu dari Britton membawanya ke rumah sakit anak di Texas. Di sana ia menjalani pemeriksaan dan operasi endoskopi untuk mengeluarkan besi tersebut.

Melalui akun facebook miliknya, Kelly memperingatkan untuk para orang tua di seluruh dunia agar mengawasi anak-anak saat bermain. Karena sebenarnya mainan ini sangat tidak cocok dan tidak aman bagi anak-anak yang masih berusia di bawah 12 tahun. 

*(Latifah Gusri)

Loading