Sukses

Intip Dekorasi Kamar Hotel Favorit Desainer Hijab Terkenal

Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang tidak mengetahui desainer fashion hijab berbakat Indonesia, Dian Pelangi dan Ghaida Tsuraya? Iya, dua desainer muda nan jelita ini merupakan pioneer fashion hijab di Indonesia.

Keduanya memiliki ciri khas tersendiri dalam memadukan warna dan model pakaian. Misalnya, Dian Pelangi lebih dikenal membuat desain pakaian bergaya glamor berpadu sedikit etnik.

Sedangkan Ghaida Tsuraya sangat piawai dengan memadukan warna-warna lembut dan bahan-bahan ringan seperti chiffon, katun, dan seruti yang bisa digunakan dalam keseharian.

Berbagai macam karya desain baju muslim sudah banyak mereka ciptakan. Sama seperti selera fashion mereka yang unik dan khas, kedua desainer muda ini juga memiliki selera yang berbeda dalam hal desain kamar.

Hal ini terlihat dari kesukaan mereka terhadap salah satu kamar hotel yang pernah mereka tinggali. Yuk, intip desain kamar hotel selera Dian Pelangi dan Ghaida Tsuraya seperti ditulis Senin (8/2/2016) yang dikutip dari www.rumah.com:

Dian Pelangi


Kamar tidur Mira Moon Hotel Hong Kong 

Pada kesempatan perjalanannya ke Hong Kong, Dian Pelangi mengunggah sebuah kamar hotel yang terlihat elegan. Mira Moon, hotel yang berhadapan langsung dengan Pelabuhan Victoria, telah membuat sang desainer jatuh hati. Hotel ini menyediakan enam tipe kamar. Full Moon, satu dari keenam tipe tersebut mejadi pilihan Dian Pelangi untuk melepas lelah.

Pada gambar yang diunggah Dian Pelangi, sebenarnya terlihat sederhana. Kamar tidur hanya memiliki ornamen lukisan mawar merah pada kaca, dan cukup senada dengan warna merah pada ranjang tempat tidur dan selimut.

Akan tetapi terlihat mewah apabila Anda melihat bentuk ranjang Super King Ala Mira Moon yang mewah. Tentu ini akan memberikan sensasi tidur seperti seorang ratu dan raja.

Tidak hanya itu, ruangan ini juga dilengkapi kamar mandi dengan lantai marmer dengan bak mandi besar. Maka tidak heran hotel ini kerap mendapatkan penghargaan sebagai hotel terbaik di Hong Kong. Dian Pelangi pun mendecak kagum terhadap desain kamar tidur ini.


Tampak depan kamar tidur di Hotel Mira Moon

Untuk merasakan sensasi tidur dengan dekorasi elegan dan mewah, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 2,9 juta per malam. Sedangkan untuk paket bulan madu sebesar Rp 4,54 juta per malam.

Namun apabila ingin merasakan dekorasi elegan kamar tidur seperti pilihan Dian Pelangi tanpa mengeluarkan kocek yang cukup besar, Anda juga bisa mencoba dekorasi dengan menggunakan unsur merah pada selimut atau karpet.

Warna merah pada unsur ruangan akan memberikan kedekatan dan sensasi romantis. Tetapi perlu Anda ingat, apabila warna merah terlalu mendominasi, maka akan berakibat fatal. Bukan unsur romantis yang didapat malah akan menyebabkan amarah. Untuk itu, perlu adanya penyeimbang warna putih baik pada dinding atau lantai.

Lokasi Mira Moon yang berada di dekat pelabuhan mengingatkan dengan salah satu perumahan Citra Grand Semarang yang juga berlokasi berdekatan dengan laut. Secara Fengshui, tentu ini menguntungkan.

Desain kamar tidur yang dapat dilihat dari kamar tidur Full Moon adalah letak ranjang tidur yang sejajar dengan kaca jendela. Secara Fengshui ini sudah benar. Ranjang harus berhimpitan dengan dinding. Hal ini bisa Anda tiru untuk desain kamar tidur terbaik Anda.

Satu lagi ide yang bisa diaplikasikan di kamar Anda adalah, karpet bermotif. Jika karpet yang digunakan menggunakan motif corak dengan warna dasar kuning, cokelat, dan sedikit aksen merah, Anda bisa ganti dengan karpet wol dengan warna cokelat muda. Hal ini akan menjadikan warna merah pada ruangan sebagai focal point, alias daya tarik utama dalam kamar tersebut.

Ghaida Tsuraya


Kamar tidur hotel Noor Hotel Bandung 

Desainer pakaian muslimah yang sekaligus anak dari Ustad kondang Aa Gym ini berkesempatan untuk merayakan hari jadi pernikahannya yang kedelapan. Dalam tulisan foto tersebut dijelaskan Ghaida mendapatkan kejutan berupa menginap di hotel Bandung.

Noor Hotel, yang merupakan hotel syariah di Jalan Madura No.6 Bandung ini mengusung tema Classy Islam Boutique Hotel.

Sesuai dengan identitasnya, sebagai hotel syariah, hotel ini pun memiliki desain kamar tidur bergaya Moorish dengan unsur warna biru sebagai warna dominan di setiap ruangan.

Jika dilihat dari ornamen kamar hotel pilihan Ghaida, terdapat ukiran bunga pada dinding melalui media berbahan gypsum. Setengah kubah layaknya masjid, menjadi dekorasi penting yang menonjol sebagai identitas hotel syariah.

Jika pada kebanyakan hotel menggunakan dinding marmer, hotel ini menggunakan parket dengan warna cokelat usang. Belum lagi karpet yang senada dengan warna parket dan biru pada sofa kian memberikan paduan harmoni yang lembut.

Apabila Anda ingin mencoba desain kamar tidur bergaya Moorish seperti pada kamar hotel pilihan Ghaida, ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan.

Pertama adalah unsur kubah pada bagian dinding memang dirasa penting sebagai pemberi rasa Moorish Style. Hanya saja, upaya yang harus Anda lakukan adalah Anda harus merombak sebagian dinding yang juga menjorok ke luar layaknya balkon rumah. Ini akan memakan waktu dan juga biaya.

Sebagai solusi, sebaiknya Anda gunakan unsur ukiran bermotif bunga pada material gipsum yang kemudian diletakkan pada dinding Anda. Upaya ini lebih mudah dan lebih murah.

Kedua, penggunaan parket. Lantai jenis ini memang sedang menjadi tren. Namun perlu diingat, seperti furnitur kayu yang lain, lantai parket butuh perawatan ekstra. Kelembaban harus dijaga dan sebisa mungkin terhindar dari air.

Ketiga, hal yang memungkinkan untuk meniru desain kamar tidur ala hotel pilihan Ghaida adalah, penggunaan cermin dan lampu tempel pada dinding. Pantulan lampu oleh cermin akan memberikan kesan mewah pada malam hari.

Keempat, perpaduan warna. Warna biru sangat tepat untuk kamar tidur Anda. Selain memberikan kenyamanan, juga memberikan kesan kasih sayang. Gunakan unsur warna biru pada sofa kecil di rumah, atau bisa juga dengan bantal dan guling yang dipadukan dengan unsur warna putih pada bed cover.

Ciri utama dari desain moorish adalah aksen-aksen kurva yang elok. Karena itu, pastikan Anda konsisten dengan aksen ini saat mendesain kamar atau ruangan Anda yang lain.

Setidaknya, meskipun Anda tidak berkesempatan untuk merasakan sensasi tidur di kamar hotel pilihan Ghaida, Anda bisa membuat sendiri pada kamar tidur Anda setiap hari dengan biaya terjangkau.

Tetapi ide ini juga bisa menjadi inspirasi kamar tidur Anda jika Anda berkeinginan untuk membeli rumah baru impian Anda. (Kantri M/Ahm)

 

Feature picture: gdagallery.blogspot.com

Pesan Kartika Affandi untuk Perempuan Indonesia
Loading