Liputan6.com, Bengkulu Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-46 Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu menggelar Fashion Karnaval yang diikuti tidak kurang dari 5.000 pelajar se Kota Bengkulu.
Uniknya, saat karnaval ini digelar, seluruh peserta mengenakan pakaian berbahan dasar Kain Besurek khas Bengkulu.
Kain Besurek adalah batik yang bermotif kaligrafi bermakna ayat ayat Al Quran dihiasi simbol daerah Bengkulu seperti bunga Rafflesia Arnoldi, gambar bagunan tabot dan beberapa ornmen perlambang budaya dan kekayaan alam Bengkulu.
Karnaval yang dilepas walikota Bengkulu, Helmi Hasan, dimulai dari kawasan Simpang Lima menempuh jarak 3 kilometer menuju kawasan tugu pemantau tsunami atau view tower.
Kepada media, walikota Helmi Hasan mengatakan bahwa karnaval kain besurek ini sebagai bentuk mempertahankan tradisi dan lebih mengenalkan batik Bengkulu sebagai budaya lokal.
"Kegiatan ini akan terus dilaksanakan, selain membudayakan batik besurek juga mendorong berkembangnya industri batik di Bengkulu," ujar Helmi saat melepas karnaval, Selasa (18/11/2014).
Karnaval yang melibatkan para siswa SD hingga SMA ini menampilkan kreasi beragam, salah satunya menampilkan tema bunga rafflesia lengkap dengan ornamen tutup kepala hingga coretan di tubuh peserta.
Zamhari, guru SD Negeri 5 Kota Bengkulu menyatakan, pihak sekolah hanya mendorong siswa untuk lebih kreatif dalam karnaval dan mempersilahkan orangtua siswa mendandani anaknya sebaik mungkin.
"Semuanya bagus dan kreatif, sekolah hanya menghimbau, mereka berdandan dengan modal sendiri," ujar Zamhari.
Ariestiesa, siswi SMP Negeri 8 mengaku gembira bisa ikut karnaval. Sebab selain ikut memeriahkan HUT Provinsi Bengkulu, dia dan puluhan teman sekolahnya bisa berkreasi sendiri.
"Kami dandan sendiri dan menentukan tema yang kami sukai," demikian Ariestiesa. (Yuliardi Hardjo Putra/Ars)
Karnaval Kain Besurek Ramaikan HUT ke-46 Provinsi Bengkulu
Peringati HUT ke-46 provinsi Bengkulu, Pemkot Bengkulu gelar fashion karvanal.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/767969/original/057322800_1416300962-Kain-Besurek-Bengkulu.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370073/original/043104200_1791549729-IMG-20261009-WA0111.jpg)