Liputan6.com, Jakarta - Sholat Jumat merupakan ibadah wajib bagi umat Muslim laki-laki yang memiliki keutamaan besar. Untuk meraih kesempurnaan ibadah dan pahala maksimal, terdapat serangkaian etika atau adab sholat Jumat yang dianjurkan untuk diterapkan. Adab ini tidak hanya mencakup tata cara sholat itu sendiri, melainkan juga persiapan sebelum berangkat hingga amalan setelah selesai menunaikan sholat.
Penerapan adab sholat Jumat bertujuan untuk menjaga kebersihan diri, kekhusyukan, serta menghormati syiar Islam. Mulai dari kebersihan fisik hingga mental, setiap langkah memiliki nilai ibadah tersendiri yang dapat meningkatkan kualitas spiritual seorang Muslim.
Dengan memahami dan mengamalkan adab-adab ini, setiap Muslim dapat memastikan bahwa ibadah Jumatnya tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjadi momen peningkatan ketakwaan yang mendalam. Berikut ini adab sholat Jumat, Liputan6.com, Kamis (15/10/2026).
Advertisement
1. Mandi dan Membersihkan Diri Sebelum Berangkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5211926/original/011374200_1746600887-Baju_Koko_Pria.jpeg)
Salah satu adab utama sebelum sholat Jumat adalah mandi, sebagaimana dianjurkan dalam hadis Rasulullah SAW. Mandi Jumat menjadi bentuk perhatian terhadap kebersihan dan kesegaran tubuh sebelum berkumpul dengan banyak orang. Selain mandi, umat Islam dianjurkan membersihkan mulut dengan siwak atau sikat gigi serta memastikan tubuh tidak mengeluarkan bau yang mengganggu jemaah lain.
Memotong kuku dan merapikan rambut juga dapat dilakukan sebagai bagian dari menjaga kebersihan diri. Namun, sebaiknya tidak menyatakan bahwa memotong kuku atau mencukur kumis khusus pada hari Jumat merupakan sunah yang memiliki dalil khusus tanpa memastikan landasan riwayatnya.
2. Mengenakan Pakaian Bersih dan Memakai Wewangian
Setelah membersihkan diri, umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian yang bersih, rapi, dan pantas untuk beribadah. Pakaian terbaik tidak harus mahal, tetapi sebaiknya bersih, menutup aurat, serta tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang lain. Pakaian putih dapat menjadi pilihan, tetapi bukan satu-satunya warna yang diperbolehkan.
Bagi laki-laki, memakai wewangian sebelum berangkat ke masjid juga termasuk amalan yang dianjurkan. Penggunaan parfum sebaiknya secukupnya agar tidak terlalu menyengat. Hal ini sejalan dengan tujuan menjaga kenyamanan bersama, terutama ketika jemaah duduk berdekatan selama khutbah dan sholat berlangsung.
Advertisement
3. Datang Lebih Awal ke Masjid
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3430878/original/058976400_1618561327-20210416-Itikaf-Masjid-Kubah-Emas-4.jpg)
Datang lebih awal merupakan salah satu adab sholat Jumat yang sangat dianjurkan. Dengan berangkat lebih awal, jemaah memiliki waktu untuk bersiap, menempati tempat duduk tanpa tergesa-gesa, serta memperbanyak ibadah sebelum khutbah dimulai.
Keutamaan bersegera menuju sholat Jumat juga disebutkan dalam Al-Qur'an, Surah Al-Jumu'ah ayat 9. Ayat tersebut memerintahkan orang beriman untuk segera mengingat Allah ketika panggilan sholat Jumat diserukan dan meninggalkan aktivitas jual beli.
Saat memasuki masjid, dahulukan kaki kanan dan bacalah doa masuk masjid. Jemaah juga dianjurkan melaksanakan sholat tahiyatul masjid sebanyak dua rakaat sebelum duduk, selama memungkinkan sesuai keadaan dan ketentuan fikih yang berlaku.
4. Tidak Mengganggu Jemaah Lain
Ketika masjid mulai dipenuhi jemaah, setiap orang hendaknya menjaga sikap dan tidak mengganggu orang yang sudah lebih dahulu duduk. Hindari melangkahi pundak jemaah untuk mencapai bagian depan, terlebih jika tindakan tersebut menyulitkan atau menyakiti orang lain.
Pilih tempat yang masih tersedia dan ikuti arahan pengurus masjid apabila diperlukan. Selain itu, hindari berbicara keras, bercanda berlebihan, atau menggunakan ponsel dengan suara yang dapat mengganggu orang lain. Jika membawa ponsel, sebaiknya aktifkan mode senyap sebelum khutbah dimulai.
Adab ini mencerminkan penghormatan terhadap rumah ibadah sekaligus kepedulian kepada sesama Muslim. Ketertiban dan kenyamanan bersama menjadi bagian penting dalam menjaga kekhusyukan pelaksanaan sholat Jumat.
5. Memanfaatkan Waktu Sebelum Khutbah untuk Beribadah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5145756/original/024790400_1740732628-muslim-men-praying-tashahhud-posture.jpg)
Sambil menunggu khutbah dimulai, jemaah dapat mengisi waktu dengan membaca Al-Qur'an, berzikir, bershalawat, atau berdoa. Membaca Surah Al-Kahfi juga dikenal sebagai amalan yang dianjurkan pada hari Jumat. Amalan-amalan tersebut dapat membantu jemaah mempersiapkan diri secara spiritual sebelum mengikuti khutbah.
Meski demikian, setiap orang tidak perlu merasa harus melakukan semua amalan tersebut dalam urutan tertentu. Pilihlah ibadah yang dapat dilakukan dengan tenang tanpa mengganggu jemaah lain. Apabila khutbah sudah dimulai, perhatian sebaiknya dipusatkan pada khatib dan isi khutbah.
6. Diam dan Menyimak Khutbah dengan Sungguh-Sungguh
Mendengarkan khutbah merupakan adab penting dalam pelaksanaan sholat Jumat. Ketika khatib menyampaikan khutbah, jemaah hendaknya diam, menyimak dengan saksama, dan menghindari aktivitas yang mengalihkan perhatian.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa seseorang yang meminta temannya diam ketika imam sedang berkhutbah telah melakukan perbuatan sia-sia. Hadis ini menunjukkan pentingnya menjaga ketenangan selama khutbah berlangsung. Dalam penjelasan fikih, terdapat perbedaan pandangan mengenai hukum berbicara saat khutbah, tetapi menyimak dan menghindari percakapan yang tidak perlu merupakan sikap yang dianjurkan.
Karena itu, hindari mengobrol, bermain gim, membuka media sosial, atau melakukan aktivitas lain yang membuat pesan khutbah terlewat. Jika ingin mengingatkan jemaah lain, lakukan dengan bijaksana dan hindari tindakan yang justru menambah gangguan.
Advertisement
7. Melaksanakan Sholat Jumat dengan Khusyuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5145757/original/060582900_1740732778-muslim-praying-sujud-posture_53876-25222.jpg)
Setelah khutbah selesai, jemaah melaksanakan sholat Jumat berjemaah sesuai tuntunan imam. Pada tahap ini, penting untuk menjaga ketenangan, mengikuti gerakan imam, serta tidak mendahuluinya. Jemaah juga perlu menjaga kerapian saf dan memberi ruang yang cukup bagi orang di sebelahnya.
Selama sholat, usahakan memusatkan pikiran pada bacaan dan gerakan ibadah. Hindari gerakan yang tidak diperlukan serta hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi diri sendiri maupun jemaah lain. Dengan demikian, sholat Jumat tidak hanya dilaksanakan sebagai kewajiban, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan.
8. Melanjutkan Ibadah Setelah Sholat Jumat
Setelah sholat Jumat selesai, umat Islam dapat melanjutkan ibadah dengan berzikir, berdoa, dan memohon kebaikan kepada Allah SWT. Jemaah juga dianjurkan melaksanakan sholat sunah setelah Jumat atau sholat ba'diyah Jumat. Jumlah rakaatnya dapat berbeda sesuai tuntunan yang diikuti; di antaranya dua rakaat di rumah atau empat rakaat di masjid.
Hari Jumat juga dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak amal baik, seperti membaca Al-Qur'an, bersedekah, menjaga silaturahmi, dan membantu orang yang membutuhkan. Amalan tersebut tidak terbatas pada waktu setelah sholat, tetapi dapat dilakukan sepanjang hari.
Pertanyaan Seputar Adab Sholat Jumat
Mengapa penting menerapkan adab sholat Jumat?
Menerapkan adab sholat Jumat bertujuan agar ibadah lebih sempurna dan mendapatkan pahala yang maksimal.
Apa saja persiapan diri yang dianjurkan sebelum berangkat sholat Jumat?
Persiapan yang dianjurkan meliputi mandi Jumat, membersihkan diri (siwak, potong kuku, cukur kumis, bulu ketiak/kemaluan), mengenakan pakaian terbaik dan bersih, menggunakan parfum, serta berwudu dari rumah.
Apa yang tidak boleh dilakukan saat khutbah Jumat?
Saat khutbah Jumat, jamaah dilarang berbicara, melakukan perbuatan sia-sia (seperti bermain ponsel atau mengobrol), dan duduk dengan memeluk lutut.
Amalan apa yang disunahkan setelah sholat Jumat?
Setelah sholat Jumat, disunahkan melaksanakan sholat sunah ba'diyah (dua, empat, atau enam rakaat), memperbanyak dzikir dan doa (termasuk membaca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas masing-masing tujuh kali), i'tikaf, serta amal kebaikan lain seperti membaca Surat Al-Kahfi dan bersilaturahmi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344863/original/068290600_1789009948-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-10T101118.035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374621/original/047021200_1792057036-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T163623.276.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374272/original/080463500_1792043035-s.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627020/original/000666700_1782622344-aoun-abbas-97o4XH0htUs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1632446/original/093235400_1498200691-20170623-Salat-Jumat-Terakhir-Ramadan-Afandi-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503281/original/030239800_1771129099-Gemini_Generated_Image_c76mt4c76mt4c76m.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4637359/original/021769800_1699254998-pexels-timur-weber-9127593.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919191/original/040795900_1723718109-Ilustrasi_pasrah__berserah__berdoa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4344696/original/048405500_1677815277-hands-women-who-raise-their-hands.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)