Liputan6.com, Jakarta - Khutbah Jumat 16 Oktober 2026 hadir bersamaan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada tanggal yang sama. Momentum ini membuat tema syukur atas nikmat makanan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari jemaah.
Naskah yang beredar mengajak jemaah menengok kembali perjalanan makanan dari sawah hingga ke piring. Pesan itu disertai ajakan untuk menjauhi sikap mubazir dan membiasakan diri berbagi dengan sesama.
Selain tema utama tersebut, ada pula naskah bertema lain yang dapat dipilih khatib sesuai kebutuhan jemaah. Berikut adalah Khutbah Jumat 16 Oktober 2026 dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (15/10/2026).
Advertisement
Khutbah Jumat 16 Oktober 2026 Bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3081754/original/022995900_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-1.jpg)
Jumat, 16 Oktober 2026, bertepatan dengan 5 Jumadil Awal 1448 H berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama. Pada hari yang sama, Hari Pangan Sedunia diperingati. Dua momen itu menjadi pijakan tema Khutbah Jumat 16 Oktober 2026, yaitu mensyukuri nikmat pangan.
Tema ini mengingatkan umat Islam bahwa makanan bukan sekadar kebutuhan harian. Makanan adalah karunia yang harus disyukuri dan dijaga agar tidak terbuang sia-sia.
Khutbah Jumat dan Rukunnya
Khutbah Jumat, termasuk Khutbah Jumat 16 Oktober 2026, adalah ceramah agama yang disampaikan khatib sebelum salat Jumat. Khutbah terdiri atas dua bagian, dan khatib duduk sejenak di antara keduanya. Para ulama menempatkan khutbah sebagai bagian penting dari salat Jumat sehingga tidak boleh ditinggalkan.
Dalam pandangan yang lazim dipakai di Indonesia, khutbah harus memuat pujian kepada Allah SWT, selawat kepada Nabi Muhammad SAW, wasiat untuk bertakwa, bacaan ayat Alquran, dan doa untuk kaum mukminin. Unsur-unsur tersebut tersusun lengkap dalam naskah yang dirujuk untuk tema pangan ini.
Advertisement
Naskah Khutbah Jumat 16 Oktober 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357194/original/012279400_1790236143-masjid-pogung-raya-owQ3N7FZgIM-unsplash.jpg)
Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.
Jemaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Marilah kita bersyukur atas segala nikmat yang diberikan, termasuk nikmat makanan yang setiap hari kita konsumsi.
Jemaah yang dimuliakan Allah,
Allah SWT berfirman dalam Surah Abasa ayat 24–27:
فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ ٢٤ أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا ٢٥ ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا ٢٦ فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّا ٢٧
Artinya: “Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air dari langit, kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu.”
Ayat ini mengajak kita merenungkan perjalanan makanan sebelum sampai ke meja makan. Sebutir nasi, misalnya, berasal dari padi yang membutuhkan air, tanah subur, dan perawatan petani. Ada tenaga dan waktu yang dicurahkan agar kita bisa menikmati makanan setiap hari.
Karena itu, kita harus menghargai makanan dan orang-orang yang menghasilkannya. Rasulullah SAW menjelaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa tanaman yang hasilnya dimakan manusia, burung, atau hewan akan menjadi sedekah bagi orang yang menanamnya.
Jemaah Jumat rahimakumullah,
Pertama, syukuri setiap makanan yang kita nikmati.
Syukur dapat dimulai dengan membaca basmalah sebelum makan dan mengucapkan hamdalah setelahnya. Jangan menganggap makanan sebagai sesuatu yang biasa, sebab tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menikmati hidangan yang cukup.
Rasulullah SAW juga memberikan teladan dengan tidak mencela makanan. Jika menyukainya, beliau memakannya. Jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya tanpa komentar buruk. Hal ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
Maka, marilah kita menjaga ucapan ketika menikmati hidangan. Jangan mudah mencela masakan keluarga atau merendahkan makanan yang disediakan orang lain. Bersyukur bukan hanya melalui lisan, tetapi juga melalui sikap kita dalam menghargai rezeki.
Kedua, jauhi sikap berlebihan dan mubazir.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-A'raf ayat 31:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Artinya: “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.”
Jemaah yang dirahmati Allah, mengambil nasi terlalu banyak lalu membuang sisanya, membeli bahan makanan hingga membusuk, atau menyisakan hidangan pesta merupakan contoh pemborosan yang harus kita hindari.
Padahal, makanan yang terbuang telah melalui proses panjang dan menggunakan banyak sumber daya. Sementara itu, masih ada saudara kita yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Karena itu, ambillah makanan secukupnya, habiskan yang telah diambil, dan simpan bahan makanan dengan baik. Jika ada makanan berlebih yang masih layak dikonsumsi, bagikan kepada orang lain sebelum basi.
Ketiga, biasakan berbagi kepada sesama.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa seseorang tidak seharusnya kenyang sementara tetangganya kelaparan. Pesan ini tercatat dalam kitab Al-Adab al-Mufrad karya Imam Bukhari.
Berbagi tidak harus menunggu kaya. Kita bisa memulainya dengan memberikan makanan kepada tetangga, membantu keluarga yang kesulitan, atau menyisihkan sebagian rezeki untuk orang yang membutuhkan.
Allah SWT berfirman dalam Surah Ibrahim ayat 7:
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ
Artinya: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.”
Jemaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita menjadikan makanan sebagai pengingat akan kebesaran Allah. Syukuri setiap suapan, hindari pemborosan, hargai para petani, dan ringankan beban sesama melalui kebiasaan berbagi.
Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba-hamba yang pandai bersyukur dan menggunakan rezeki untuk kebaikan.
بَارَكَ اللّٰهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ.
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
(Khatib duduk sejenak.)
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ.
Jemaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita bertakwa kepada Allah SWT dan senantiasa mensyukuri nikmat-Nya. Semoga kita dijauhkan dari sifat boros, diberi rezeki yang halal dan berkah, serta dimampukan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Marilah kita berdoa kepada Allah SWT.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
Artinya: Ya Allah, ampunilah kaum Muslimin dan Muslimat, kaum Mukminin dan Mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ أَرْزَاقِنَا، وَاجْعَلْهَا رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ.
Artinya: Ya Allah, berkahilah rezeki kami dan jadikanlah rezeki itu halal, baik, dan penuh keberkahan.
اَللّٰهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْنَا الْغَيْثَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيْ زُرُوْعِنَا وَثِمَارِنَا، وَبَارِكْ لِلْفَلَّاحِيْنَ فِيْ جُهُوْدِهِمْ وَمَحَاصِيْلِهِمْ.
Artinya: Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, berkahilah tanaman dan buah-buahan kami, serta berkahilah usaha dan hasil panen para petani.
اَللّٰهُمَّ أَطْعِمِ الْجَائِعِيْنَ، وَارْحَمِ الْفُقَرَاءَ وَالْمَسَاكِيْنَ، وَاحْفَظْ بِلَادَنَا وَاجْعَلْهَا بَلَدًا آمِنًا وَمُبَارَكًا.
Artinya: Ya Allah, berilah makan kepada orang-orang yang kelaparan, rahmatilah orang-orang miskin, lindungilah negeri kami, dan jadikanlah negeri kami aman serta penuh berkah.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.
عِبَادَ اللّٰهِ، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.
Artinya: “Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil, berbuat kebajikan, dan memberikan bantuan kepada kerabat. Dia melarang perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (QS. An-Nahl: 90).
وَأَقِمِ الصَّلَاةَ.
Tema Lain yang Beredar untuk Jumat Ini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4966443/original/047275800_1728636563-WhatsApp_Image_2024-10-11_at_15.38.19.jpeg)
Khutbah Jumat 16 Oktober 2026 tidak harus seragam di semua masjid. Khatib bebas memilih tema yang paling sesuai dengan kondisi jemaah di lingkungannya. Kanal khutbah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menyediakan berbagai naskah dengan tema yang berbeda.
Beberapa judul yang terbit dalam sepekan terakhir antara lain khutbah tentang kemarau panjang, hak atas udara bersih untuk kesehatan pernapasan, serta peran penting seorang ayah dalam tumbuh kembang anak. Sebagian tema, seperti kemarau panjang, tetap sejalan dengan pesan syukur dan ikhtiar dalam urusan pangan. Pengurus masjid disarankan memeriksa kembali kesesuaian naskah dengan kebutuhan jemaah sebelum dibacakan.
Advertisement
Tips Membawakan Khutbah agar Mudah Dipahami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8928872/original/025774600_1782959320-82532ee3-e4f3-4127-bafa-ad327a991c55.jpg)
Naskah Khutbah Jumat 16 Oktober 2026 ini memberi beberapa saran bagi khatib. Pertama, bacalah naskah minimal sekali sebelum naik mimbar, terutama bagian ayat dan hadis. Kedua, pada bagian sampah makanan, tambahkan contoh yang akrab bagi jemaah setempat, misalnya sisa hidangan hajatan atau makanan di warung.
Ketiga, kisah Umar bin Khattab akan lebih menyentuh jika dibawakan dengan tempo pelan dan jeda singkat di akhir cerita. Keempat, di masjid yang banyak jemaah petani, tekankan hadis tentang pahala menanam sebagai bentuk penghargaan.
Khatib juga boleh menyesuaikan contoh dan penekanan materi. Dengan begitu, pesan khutbah terasa dekat dan mudah diamalkan.
Pesan yang Bisa Diamalkan Jemaah
Bagi jemaah, isi Khutbah Jumat 16 Oktober 2026 dapat dimulai dari kebiasaan kecil di rumah. Membaca doa sebelum dan sesudah makan, mengambil lauk secukupnya, serta tidak mencela hidangan adalah langkah yang mudah dilakukan.
Kebiasaan berbagi juga bisa dimulai dari lingkungan terdekat. Menengok tetangga yang kesulitan dan membagikan makanan sebelum basi adalah wujud nyata dari syukur atas nikmat pangan.
Pertanyaan dan Jawaban Khutbah Jumat 16 Oktober 2026
1. Apa tema Khutbah Jumat 16 Oktober 2026?
Temanya adalah mensyukuri nikmat pangan, dengan pesan utama tidak mubazir dan gemar berbagi. Tema ini dikaitkan dengan Hari Pangan Sedunia.
2. Jumat 16 Oktober 2026 bertepatan dengan tanggal Hijriah berapa?
Tanggal tersebut bertepatan dengan 5 Jumadil Awal 1448 H. Penanggalan ini mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama.
3. Apa saja pokok bahasan dalam khutbah pertama?
Ada empat pokok bahasan. Isinya mencakup merenungi perjalanan makanan, mensyukuri setiap suapan, menjauhi mubazir, dan gemar berbagi.
4. Berapa lama durasi khutbah ini?
Khutbah pertama berdurasi sekitar 13–15 menit jika dibaca dengan tempo sedang. Khutbah kedua lebih singkat.
5. Bolehkah khatib memilih tema lain?
Boleh. Khatib dapat memilih tema yang sesuai kebutuhan jemaah, selama khutbah memenuhi rukun yang berlaku.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374273/original/056682000_1792043129-cek_fakta_-_kejaksaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4057548/original/020107600_1655630991-daftar_makanan_berbahaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1632446/original/093235400_1498200691-20170623-Salat-Jumat-Terakhir-Ramadan-Afandi-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507757/original/Rinnai_RI-301S_dan_RI-511C_karena_Teknologi_Pembakaran_Efisien_Rinnai_menjadi_salah_satu_merek_yang_konsisten_masuk_daftar_rekomendasi_2026._Model_RI-301S_dan_RI-511C_dikenal_memiliki_burner_berku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4896192/original/028890500_1721390967-WhatsApp_Image_2024-07-19_at_14.25.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4030425/original/064674000_1653273891-raka-dwi-wicaksana-Jbk_Tce8Z1U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4602926/original/059297400_1696746135-20231006_113142.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8928545/original/069471700_1782959067-ChatGPT_Image_Jul_2__2026__09_23_09_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5210968/original/055759100_1746521381-WhatsApp_Image_2025-05-06_at_15.43.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3081755/original/098010500_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-2.jpg)