Liputan6.com, Jakarta - Dzikir pagi dan petang merupakan amalan harian yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Terdapat keutamaan yang bakal diperoleh apabila istiqamah mengamalkannya. Oleh sebab itu, umat Islam perlu mengetahui bacaan dzikir pagi dan petang.
Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk memperbanyak zikir pada dua waktu tersebut, sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Ahzab [33]: 41-42: "Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang." Perintah ini menegaskan bahwa dzikir bukan sekadar amalan sunnah biasa, melainkan kebutuhan spiritual yang harus dijaga konsistensinya.
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam kitab Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menjelaskan bahwa zikir pagi dimulai sejak terbitnya fajar hingga matahari terbit, sedangkan zikir petang dimulai setelah shalat Ashar hingga terbenamnya matahari.
Advertisement
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu menegaskan bahwa amalan ini berfungsi sebagai perlindungan menyeluruh bagi diri, keluarga, dan harta seorang muslim.
Pendapat ini diperkuat oleh Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan yang menyatakan bahwa zikir mampu menghadirkan ketenangan jiwa, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan mental.
Dalam praktiknya, bacaan dzikir pagi dan petang memiliki urutan yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. Setiap bacaan memiliki keutamaan dan faedah tersendiri. Merujuk berbagai sumber, berikut ulasannya.
Bacaan Dzikir Pagi dan Petang Lengkap Sesuai Urutan
1. Ta'awudz
Teks Arab: أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Latin: A'uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."
2. Ayat Kursi (1x)
Teks Arab: اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Latin: Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm, lā ta'khudzuhū sinatuw wa lā naum, lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man dzal-ladzī yasyfa'u 'indahū illā bi'idznih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min 'ilmihī illā bimā syā', wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.
Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar."
3. Surah Al-Ikhlas (3x)
Teks Arab: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ۚ اللَّهُ الصَّمَدُ ۚ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ۚ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Latin: Qul huwallāhu aḥad, Allāhuṣ-ṣamad, lam yalid wa lam yūlad, wa lam yakul lahū kufuwan aḥad.
Artinya: "Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah yang menjadi tumpuan segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia."
4. Surah Al-Falaq (3x)
Teks Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۚ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ۚ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۚ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۚ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Latin: Qul a'ūdzu birabbil-falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri ghāsiqin idzā waqab, wa min syarrin-naffātsāti fil-'uqad, wa min syarri ḥāsidin idzā ḥasad.
Artinya: "Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang mengembus-embus pada simpul-simpul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki."
5. Surah An-Naas (3x)
Teks Arab: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۚ مَلِكِ النَّاسِ ۚ إِلَٰهِ النَّاسِ ۚ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۚ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۚ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Latin: Qul a'ūdzu birabbin-nās, malikin-nās, ilāhin-nās, min syarril-waswāsil-khannās, alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās, minal-jinnati wan-nās.
Artinya: "Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."
6. Dzikir Pagi dan Petang
Teks Arab (Pagi): أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Latin (Pagi): Ashbaḥnā wa ashbaḥal-mulku lillāh, walḥamdulillāh, lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr, rabbi as'aluka khaira mā fī hādzal-yaumi wa khaira mā ba'dah, wa a'ūdzu bika min syarri mā fī hādzal-yaumi wa syarri mā ba'dah, rabbi a'ūdzu bika minal-kasali wa sū'il-kibar, rabbi a'ūdzu bika min 'adzābin fin-nāri wa 'adzābin fil-qabr.
Artinya: "Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Rabb-ku, aku memohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur."
Untuk waktu petang, bacaan dimulai dengan: Amsainā wa amsal-mulku lillāh... (Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah...)
7. Doa Pagi dan Petang
Teks Arab: اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ
Latin: Allāhumma bika ashbaḥnā, wa bika amsainā, wa bika naḥyā, wa bika namūtu, wa ilaikan-nusyūr.
Artinya: "Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup, dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk)."
Untuk waktu petang: Allāhumma bika amsainā, wa bika ashbaḥnā, wa bika naḥyā, wa bika namūtu, wa ilaikal-maṣīr. ("Ya Allah, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami memasuki sore hari, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami memasuki pagi hari. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali.")
8. Sayyidul Istighfar
Teks Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Latin: Allāhumma anta rabbī lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā 'abduka, wa anā 'alā 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'ūdzu bika min syarri mā ṣana'tu, abū'u laka bini'matika 'alayya, wa abū'u bidzanbī faghfir lī fa innahū lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."
Doa Setelah Dzikir Pagi dan Petang
Setelah menyelesaikan rangkaian dzikir pagi dan petang, dianjurkan untuk menutupnya dengan doa. Berikut doa yang diajarkan dalam sunnah:
Teks Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
Latin: Allāhumma innī as'alukal-'afwa wal-'āfiyata fid-dun-yā wal-ākhirah, Allāhumma innī as'alukal-'afwa wal-'āfiyata fī dīnī wa dun-yāya wa ahlī wa mālī, Allāhummastur 'aurātī wa āmin rau'ātī, Allāhummaḥfaẓnī min baini yadayya wa min khalfī wa 'an yamīnī wa 'an syimālī wa min fauqī, wa a'ūdzu bi'aẓamatika an ughtāla min taḥtī.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku."
Doa ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan dishahihkan oleh Al-Albani. Ibnu Umar RA berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan doa ini ketika pagi dan petang. Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutkan bahwa doa ini mencakup permohonan perlindungan menyeluruh dari segala arah dan segala bentuk bahaya, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
Keutamaan Bacaan Dzikir Pagi dan Petang
1. Perlindungan Menyeluruh dari Segala Keburukan
Dzikir pagi dan petang berfungsi sebagai perisai yang melindungi seorang muslim dari gangguan setan, bahaya dunia, serta berbagai kejahatan yang tidak terlihat. Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan bahwa amalan ini melindungi diri, keluarga, dan harta benda. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang membaca dzikir ini di pagi hari, maka dia akan dilindungi dari segala keburukan hingga sore hari." (HR. Abu Dawud)
2. Mendapatkan Ampunan dan Pahala yang Besar
Sayyidul Istighfar yang dibaca pada waktu pagi dan petang memiliki keutamaan luar biasa. Nabi SAW bersabda: "Barangsiapa yang mengucapkannya di pagi hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal pada hari itu sebelum tiba waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa membacanya di malam hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal sebelum tiba waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR. Bukhari)
3. Membaca Subhanallah wa Bihamdih 100 Kali
Keutamaan khusus disebutkan bagi yang membaca Subhanallah wa bihamdih sebanyak 100 kali pada pagi dan petang. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang ketika pagi dan ketika sore membaca 'Subhanallah wabihamdih' 100 kali, maka tidak akan datang seorang pun pada hari kiamat yang lebih baik dari apa yang dia bawa kecuali seseorang yang membaca seperti apa yang dia baca atau lebih dari apa yang dia baca." (HR. Muslim)
4. Menunaikan Syukur Harian
Dzikir Allāhumma mā ashbaḥa bī min ni'matin... yang dibaca pada pagi hari dan mā amsā bī pada petang hari memiliki keutamaan sebagai penunaian syukur. Abdullah bin Ghannam radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang membaca ketika memasuki waktu pagi... sungguh dia telah menunaikan syukurnya pada hari itu. Dan siapa yang membaca seperti itu ketika memasuki sore, sungguh ia telah menunaikan syukurnya pada malam itu." (HR. Abu Dawud)
5. Ketenangan Jiwa dan Kesehatan Mental
Dr. MS. Udin, MA dalam Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menjelaskan bahwa zikir pagi dan petang yang dilakukan secara rutin mampu menurunkan kecemasan, mengurangi stres, meningkatkan ketenangan jiwa, dan memperkuat stabilitas emosi. Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari menegaskan bahwa zikir dan doa merupakan terapi psikiatrik setingkat lebih tinggi dari psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang dapat membangkitkan harapan dan rasa percaya diri.
6. Mendapatkan Perlindungan dari Gangguan Setan Sepanjang Hari
Salah satu keutamaan zikir pagi dan petang adalah terjaganya seorang hamba dari gangguan setan. Ibnu Qayyim dalam Al-Wabil ash-Shaib menyatakan bahwa zikir menjauhkan setan dan menjadi benteng yang kokoh bagi seorang hamba. Dengan membaca dzikir pagi, seorang muslim memulai harinya dengan perlindungan Allah, dan dengan dzikir petang ia menutup harinya dalam lindungan-Nya.
Pertanyaan Seputar Dzikir
1. Kapan waktu yang tepat membaca dzikir pagi dan petang?
Waktu dzikir pagi dimulai sejak terbitnya fajar (setelah adzan Subuh) hingga matahari terbit. Sedangkan waktu dzikir petang dimulai setelah shalat Ashar hingga terbenamnya matahari (menjelang Maghrib). Pendapat ulama menyatakan bahwa waktu terbaik dzikir pagi adalah setelah shalat Subuh, dan dzikir petang setelah shalat Ashar.
2. Apakah dzikir pagi dan petang harus dibaca setiap hari?
Ya, dzikir pagi dan petang dianjurkan untuk dibaca setiap hari sebagai amalan rutin. Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menegaskan bahwa konsistensi dalam berzikir adalah indikator kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya. Amalan ini tidak terikat pada hari tertentu dan dapat dilakukan setiap hari tanpa terkecuali.
3. Apa perbedaan bacaan dzikir pagi dan dzikir petang?
Perbedaan utama terletak pada lafaz pembuka. Dzikir pagi dimulai dengan "Ashbaḥnā wa ashbaḥal-mulku lillāh..." sedangkan dzikir petang dimulai dengan "Amsainā wa amsal-mulku lillāh...". Selain itu, doa penutupnya juga berbeda: pagi menggunakan "Allāhumma bika ashbaḥnā..." dan petang menggunakan "Allāhumma bika amsainā...".
4. Apakah ada dzikir khusus yang hanya dibaca pagi atau petang saja?
Beberapa dzikir memang memiliki keutamaan khusus pada waktu tertentu, seperti Sayyidul Istighfar yang dibaca pagi dan petang dengan janji surga bagi yang meninggal pada waktu tersebut. Namun secara umum, rangkaian dzikir pagi dan petang dapat dibaca pada kedua waktu tersebut dengan penyesuaian lafaz pembuka dan penutupnya.
5. Siapa saja ulama yang membahas keutamaan dzikir pagi dan petang?
Imam an-Nawawi dalam Al-Adzkar, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam Al-Wabil ash-Shaib, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Hisnul Muslim dan Dzikir Pagi dan Petang, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, serta Dr. MS. Udin, MA dalam Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan adalah beberapa ulama dan penulis yang secara khusus membahas keutamaan dan tata cara dzikir pagi dan petang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3737806/original/026894900_1639896354-cek_fakta_NU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342712/original/038739300_1757399162-PHOTO-2025-09-08-18-15-00__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362845/original/009810400_1790832367-cek_fakta_-_bibit_ikan_tawar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363649/original/093076000_1790909445-20261001_132759.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363624/original/094917800_1790907643-IMG_20261002_082545.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102735/original/055616000_1737446893-1737445578936_tata-cara-sholat-dhuha-2-rakaat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363599/original/030267400_1790905796-518274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363580/original/068532400_1790900828-Keluarga_bocah_sd_di_pemalang_dibullying_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363578/original/006106100_1790899506-IMG-20261001-WA0088.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362859/original/048278600_1790833140-Id_rather_lie_xoxo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363574/original/090178800_1790897642-1211207.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363549/original/031985400_1790878341-1000400785__1_.jpg)