Kumpulan Doa Mustajab yang Dianjurkan Dibaca saat Musim Haji Arab, Latin dan Artinya

Terdapat doa mustajab yang dianjurkan dibaca saat musim haji, mulai dari keberangkatan, puncak haji hingga kepulangan

Diterbitkan 18 Mei 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Melaksanakan rukun Islam kelima adalah momentum yang paling dinantikan bagi muslim seluruh dunia. Sepanjang melaksanakan ibadah ini, memanjatkan doa mustajab yang dianjurkan dibaca saat musim haji merupakan amalan penting bagi setiap tamu Allah.

Doa-doa ini mulai dari melangkahkan kaki keluar rumah, memandang Ka'bah pertama kali, hingga wukuf di Padang Arafah, setiap fasenya menyimpan keistimewaan. Berdoa pada tempat dan waktu yang tepat menjadi kunci kekhusyukan yang berpengaruh terhadap kualitas kemabruran.

Imam Ghazali Said dalam Buku Manasik Haji dan Umroh Rasulullah menjelaskan bahwa doa adalah ruh dari ibadah haji itu sendiri. Hal ini berdasar sabda Nabi SAW, "Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah" (HR. Tirmidzi), yang menegaskan dahsyatnya munajat di Tanah Suci.

Mempersiapkan hafalan dan pemahaman makna setiap bait doa sangatlah krusial. Berikut ini adalah rangkuman doa mustajab yang dianjurkan dibaca saat musim haji, agar ibadah senantiasa diliputi kekhusyukan dan keberkahan dari awal keberangkatan hingga kepulangan.

Doa-Doa Mustajab Fase 1: Keberangkatan dan Niat Ihram

1. Doa Keluar Rumah Menuju Embarkasi

Momen penyerahan diri secara total kepada penjagaan Allah atas diri dan keluarga yang ditinggalkan.

Lafaz Arab: بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Latin: Bismillahi tawakkaltu 'alallah, laa hawla wa laa quwwata illaa billah.

Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah."

2. Doa Safar (Naik Kendaraan)

Lafaz Arab: سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Latin: Subhaanal-ladzii sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun.

Artinya: "Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."

3. Doa Niat Ihram Haji

Berdasarkan panduan Kemenag, ini adalah lafaz niat saat mengambil miqat, yang menjadi titik awal berlakunya larangan-larangan ihram.

Lafaz Arab: نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا

Latin: Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi ta’ala, labbaikallahumma hajjan.

Artinya: "Aku niat melaksanakan haji dan berihram karena Allah Ta’ala. Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji."

Fase 2: Memasuki Tanah Haram dan Bertemu Baitullah

4. Doa Memasuki Kota Makkah

Lafaz Arab: اَللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ، فَحَرِّمْ لَحْمِيْ وَدَمِيْ وَشَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ، وَأَمِنِّيْ مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، وَاجْعَلْنِيْ مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ

Latin: Allahumma haadzaa haramuka wa amnuka, fahararrim lahmii wa damii wa sya'rii wa basyarii 'alan-naar, wa aminni min 'adzaabika yauma tab'atsu 'ibaadaka, waj'alnii min auliyaa-ika wa ahli thaa'atik.

Artinya: "Ya Allah, kota ini adalah Tanah Haram-Mu dan tempat aman-Mu, maka haramkanlah daging, darah, rambut, dan kulitku dari neraka..."

5. Doa Masuk Masjidil Haram

Lafaz Arab: اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ. اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Latin: Allahumma antas-salaam wa minkas-salaam fahayyinaa rabbanaa bis-salaam wa adkhilnal-jannata daaras-salaam tabaarakta wa ta'aalaita yaa dzal-jalaali wal-ikraam. Allahummaftah lii abwaaba rahmatik.

Artinya: "Ya Allah, Engkau sumber keselamatan, dan dari-Mu lah keselamatan... Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu."

6. Doa Saat Pertama Kali Melihat Ka'bah

Momen yang sangat mustajab untuk mengabulkan segala hajat menurut Imam Ghazali Said.

Lafaz Arab: اَللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا

Latin: Allahumma zid haadzal baita tasyrifan wa ta'dziman wa takriman wa mahabatan, wa zid man syarrafahu wa karramahu mimman hajjahu awi'tamarahu tasyrifan wa takriman wa ta'dziman wa birran.

Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan wibawa pada Baitullah ini..."

Fase 3: Pelaksanaan Rukun dan Wajib Haji

7. Kalimat Talbiyah (Syiar Terus-Menerus)

Lafaz Arab: لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Latin: Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal-hamda wan-ni'mata laka wal-mulk, laa syariika lak.

Artinya: "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah... Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu."

8. Doa Sapu Jagat (Dibaca Saat Tawaf antara Rukun Yamani & Hajar Aswad)

Lafaz Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban-naar.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."

9. Doa Meminum Air Zamzam

Lafaz Arab: اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمٍ

Latin: Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan waasi'an, wa syifaa-an min kulli daa-in wa saqamin.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit."

10. Doa Menaiki Bukit Shafa dan Marwah (Saat Sa'i)

Saat mendekati bukit Shafa untuk memulai Sa'i, jemaah dianjurkan membaca firman Allah ini.

Lafaz Arab: إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

Latin: Innas-shafaa wal marwata min sya'aa-irillah. Faman hajjal baita awi'tamara falaa junaaha 'alaihi any-yath-thawwafa bihimaa, wa man tathawwa'a khairan fa-innallaha syaakirun 'aliim.

Artinya: "Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebahagian dari syi'ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya..."

11. Doa Wukuf di Arafah (Sebaik-baik Doa)

Lafaz Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya..."

12. Doa Saat Melontar Jumrah

Lafaz Arab: بِسْمِ اللهِ، اَللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِينِ وَرِضًا لِلرَّحْمَنِ

Latin: Bismillahi, Allahu Akbar, rajman lisy-syayaathiini wa ridhan lir-rahmaan.

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Sebagai lemparan untuk setan dan demi mencari keridaan Allah Yang Maha Pengasih."

13. Doa Saat Tahallul (Memotong Rambut)

Dibaca saat menggunting rambut sebagai tanda selesainya larangan ihram.

Lafaz Arab: اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِكُلِّ شَعْرَةٍ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Latin: Allahummaj'al likulli sya'ratin nuuran yaumal qiyaamah.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah untuk setiap helai rambut (yang dipotong ini) sebagai cahaya pada hari kiamat kelak."

Fase 4: Perpisahan dan Kepulangan

14. Doa Tawaf Wada' (Perpisahan)

Lafaz Arab: اَللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ هَذَا آخِرَ الْعَهْدِ بِبَيْتِكَ الحَرَامِ، وَإِنْ جَعَلْتَهُ آخِرَ الْعَهْدِ فَعَوِّضْنِيْ عَنْهُ الْجَنَّةَ

Latin: Allahumma laa taj'al haadzaa aakhiral 'ahdi bibaitikal haraam, wa in ja'altahu aakhiral 'ahdi fa'awwidh-nii 'anhul jannah.

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan waktu ini sebagai pertemuan terakhir dengan rumah-Mu yang mulia ini. Namun jika Engkau menjadikannya yang terakhir, maka gantilah untukku dengan surga."

15. Doa Pulang Safar (Mendekati Kampung Halaman)

Lafaz Arab: آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Latin: Aayibuuna taa-ibuuna 'aabiduuna lirabbinaa haamiduun.

Artinya: "Kami kembali, kami bertaubat, kami beribadah, dan kepada Tuhan kami, kami memanjatkan puji-pujian."

Pertanyaan Seputar Topik

Sebutkan 5 lima waktu dimana doa dikabulkan.?

Deretan Waktu Mustajab untuk Berdoa agar DikabulkanHari Jumat. Jumat adalah hari istimewa dalam Islam. ...Saat berpuasa dan berbuka. Rasulullah saw bersabda: “Ada tiga doa yang tidak tertolak. ...Setelah salat fardu. ...Antara azan dan iqamah. ...Sepertiga malam.

Doa mustajab saat haji dimana?

1. Di Depan Ka'bah Tempat Paling Mustajab. Tidak ada tempat di bumi yang lebih mulia daripada di hadapan Ka'bah. Di sinilah doa banyak jamaah diijabah, permohonan dan kesyukuran dipanjatkan.

Doa apa yang dibaca ketika melewati antara shafa dan marwah?

Innas-safa wal-marwata min sya'a'irillah. Artinya: "Sesungguhnya Shafa dan Marwah merupakan sebagian syiar agama Allah." Allohu-akbar 3x La-ilaha ilallohu wa llahu akbar, Allahu akbar walilahil-hamd, Allohu-akbar 'ala mahadana wal-hamdulillahi 'ala ma aulana.

Doa di waktu hujan mustajab?

Doa Ketika Hujan Turun. اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا Allahumma shoyyiban nafi'an. Artinya: "Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat."