Jemaah Indonesia Dapat Donasi Ratusan Kursi Roda Jelang Puncak Haji 2026

PPIH Arab Saudi menerima bantuan 300 unit kursi roda untuk mendukung pelayanan jemaah haji Indonesia menjelang puncak ibadah haji.

Diterbitkan 13 Mei 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerima bantuan 300 unit kursi roda dari Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mendukung pelayanan jemaah haji Indonesia menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Bantuan tahap pertama itu tiba bersamaan dengan kedatangan kelompok terbang (kloter) JKB 14 di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Selasa, 12 Mei 2026.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir mengatakan, kursi roda tersebut akan segera didistribusikan ke sejumlah titik pelayanan jemaah.

Petugas akan memprioritaskan distribusi kursi roda ke Daker Makkah untuk menunjang mobilitas jemaah lansia dan disabilitas selama fase Armuzna. Petugas selanjutnya membagi bantuan tersebut ke sektor-sektor pelayanan dan hotel tempat jemaah Indonesia menginap.

"Beberapa di antaranya juga akan kami distribusikan ke Daker Madinah untuk menunjang proses layanan kepulangan jemaah haji nantinya," ujar Abdul Basir saat ditemui tim Media Center Haji di Jeddah, Selasa 12 Mei 2026.

Basir menjelaskan, bantuan dari BSI menjadi bagian dari dukungan pihak ketiga dalam menyukseskan program Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan yang dijalankan pemerintah pada musim haji 2026.

 

Kebutuhan Meningkat Jelang Fase Puncak Haji

Menurut Basir, kebutuhan alat bantu mobilitas meningkat menjelang fase puncak haji karena aktivitas ibadah di Armuzna membutuhkan kondisi fisik yang kuat, terutama di tengah suhu panas Arab Saudi.

"Mudah-mudahan bermanfaat untuk jemaah haji kita dan dapat menunjang suksesnya penyelenggaraan haji tahun 2026," kata dia.

Petugas memastikan pengiriman bantuan kursi roda belum berhenti pada tahap pertama. Basir menyebut, BSI masih akan mengirim bantuan tambahan melalui kloter berikutnya.

"Ini merupakan pengiriman tahap pertama. Direncanakan akan ada pengiriman tahap kedua dengan jumlah yang akan kami konfirmasi ulang," tandas Basir.