7 Tips Hemat Biaya Umroh Bersama Anak Kecil, Pilihan Musim hingga Strategi Akomodasi

Beribadah ke Tanah Suci dengan buah hati tentu lebih menguras biaya, maka itu penting mengetahui tips hemat biaya umroh bersama anak kecil

Diterbitkan 09 Mei 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mengatur perjalanan ibadah umrah bersama anak kecil atau bayi memang membutuhkan ketelitian tingkat tinggi, terutama menyangkut manajemen anggaran. Sebab, terkadang membawa anak kecil berumroh memicu pengeluaran tak terduga yang cukup menguras kocek. Tips hemat biaya umroh bersama anak kecil bisa menjadi solusi.

Berdasarkan Peraturan Menteri Haji dan Umrah (Permenhaj) RI Nomor 4 Tahun 2025 dan Surat Edaran Kementerian Kesehatan terbaru, pemerintah telah menetapkan landasan regulasi yang memberikan kejelasan terkait persyaratan keberangkatan anak-anak.

Agar perjalanan spiritual ini tidak membebani finansial keluarga, diperlukan strategi yang tidak hanya taktis di atas kertas, tetapi juga terukur secara prosedural. Berikut adalah ulasan dan prosedur langkah demi langkah untuk menghemat biaya umrah bersama buah hati Anda di tahun 2026. Simak selengkapnya.

1. Tiket Pesawat Infant

Maskapai penerbangan mengklasifikasikan penumpang berusia 0 hingga di bawah 24 bulan (saat tanggal penerbangan pulang) sebagai infant atau bayi. Biaya tiket untuk kategori ini sangat murah, umumnya hanya dikenakan pajak bandara dan biaya administrasi (sekitar 10%-20% dari harga tiket dewasa).

Karena bayi tidak mendapatkan kursi sendiri, maskapai menyediakan bassinet (keranjang bayi gantung) secara gratis di baris terdepan (bulkhead). Ini menghemat belasan juta rupiah dibandingkan membeli tiket kategori child (anak usia 2-11 tahun) yang tarifnya mencapai 75%-100% dari tiket dewasa.

Prosedur:

  • Saat mendaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), pastikan Anda menyerahkan dokumen Akta Kelahiran atau Kartu Identitas Anak (KIA) yang sah (sesuai amanat Permenhaj Nomor 4 Tahun 2025) untuk pembuktian usia.
  • Minta pihak travel untuk me-nge-link-kan (menautkan) tiket infant dengan tiket ibu atau ayah.
  • Lakukan request (permintaan) pemesanan bassinet minimal 1-2 bulan sebelum keberangkatan, karena ketersediaannya di dalam kabin pesawat sangat terbatas (biasanya hanya 4-6 keranjang per pesawat).

2. Efisiensi Biaya Vaksinasi di Fasilitas Kesehatan Pemerintah

Sesuai SE Menkes Nomor HK.02.02/A/1206/2025, imunisasi Meningitis dan Polio adalah syarat wajib bagi jemaah umrah. Melakukan vaksinasi di rumah sakit swasta atau klinik internasional bisa menguras biaya hingga hampir Rp1.000.000 per orang.

Untuk menghemat secara drastis, manfaatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Kekarantinaan Kesehatan milik pemerintah (sebelumnya bernama KKP). Tarif di fasilitas ini mengacu pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sangat terjangkau, yakni sekitar Rp305.000 untuk paket meningitis lengkap dengan buku ICV.

Prosedur:

  • Unduh aplikasi atau buka portal daring Sinkarkes (Sistem Informasi Karantina Kesehatan) milik Kemenkes.
  • Lakukan pendaftaran online untuk Anda dan anak Anda, lalu pilih jadwal kedatangan ke Balai Kekarantinaan Kesehatan terdekat.
  • Bawa dokumen persyaratan: Fotokopi KTP orang tua, Akta Kelahiran anak, dan Paspor.
  • Pengecualian Medis: Jika bayi Anda masih berusia di bawah 6 bulan atau belum memenuhi syarat usia untuk vaksin meningitis/polio, prosedurnya adalah datang ke fasilitas pemerintah tersebut dengan membawa surat pengantar dari Dokter Spesialis Anak (DSA). Dokter di balai kekarantinaan akan menerbitkan Surat Keterangan Pengecualian Vaksinasi (Exemption Letter) yang sah digunakan sebagai syarat penerbitan visa.

3. Pilih Musim "Low Season"

Komponen terbesar dari biaya umrah adalah tiket pesawat dan tarif kamar hotel. Harga kedua komponen ini ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran di Arab Saudi.

Keberangkatan pada high season (bulan Ramadhan, libur sekolah akhir tahun, atau Desember) bisa membuat harga paket melonjak 30% hingga 50%. Memilih keberangkatan pada low season akan menekan biaya secara masif.

Prosedur:

  • Buka kalender Hijriah dan masehi. Tandai bulan-bulan sepi peziarah internasional, seperti bulan Safar, Rabiul Awal, atau pertengahan bulan Syawal (setelah arus mudik selesai).
  • Lakukan survei dan perbandingan harga paket antar-PPIU resmi minimal 3 hingga 5 bulan sebelum jadwal yang ditargetkan pada low season tersebut.
  • Tanyakan kepada agen travel mengenai promo "Beli 3 Gratis 1" atau potongan harga khusus keluarga yang kerap ditawarkan pada musim sepi.

4. Tipe Kamar "Quad" dan Manajemen Transportasi

Kenyamanan anak adalah prioritas, namun hotel berbintang lima yang berada tepat di pelataran Masjidil Haram (ring 1) memiliki tarif yang fantastis.

Kamar hotel di Saudi dibagi berdasarkan kapasitas: Double (2 kasur), Triple (3 kasur), dan Quad (4 kasur). Kamar Quad adalah opsi paling murah per kepala. Selain itu, hotel di ring 2 atau ring 3 menawarkan harga yang jauh lebih miring namun tetap menyediakan fasilitas mobilitas yang baik.

Prosedur:

  • Pesan paket umrah dengan tipe kamar Quad (Quart). Jika Anda berangkat dengan komposisi Ayah, Ibu, dan 1 Anak, Anda bisa bergabung dengan anggota keluarga lain atau jemaah lain (atas persetujuan bersama) untuk memaksimalkan kapasitas kamar.
  • Jika memilih hotel yang tidak berada persis di depan masjid (misalnya berjarak 500 meter - 1 km), pastikan Anda melakukan konfirmasi tertulis kepada pihak travel bahwa hotel tersebut memiliki layanan Shuttle Bus 24 jam gratis.
  • Uji coba rute dari lobi hotel ke halte bus. Pastikan aksesnya ramah kereta dorong bayi (stroller-friendly).

5. Manajemen Konsumsi Mandiri untuk Anak (Picky Eater)

Anak kecil kerap mengalami kesulitan beradaptasi dengan cita rasa masakan Timur Tengah atau menu katering hotel yang monoton. Membeli makanan di restoran sekitar hotel setiap kali anak rewel akan membengkakkan anggaran secara diam-diam.

Mengelola logistik makanan ringan dan bekal dari tanah air adalah kunci penghematan biaya tak terduga (miscellaneous cost).

Prosedur:

  • Sebelum berangkat, siapkan satu koper kabin khusus yang berisi logistik makanan: susu formula, sereal, biskuit, abon sapi, kering tempe, kentang mustofa, atau lauk siap saji dalam kemasan kedap udara (retort pouch).
  • Bawa travel cooker berukuran mini (panci elektrik kecil) jika aturan hotel mengizinkan, guna memasak bubur instan atau menghangatkan lauk pauk.
  • Untuk kebutuhan buah segar atau susu UHT, beli langsung di hypermarket lokal seperti Bin Dawood yang harganya jauh lebih murah (harga swalayan) dibandingkan membeli di minimarket kecil atau pedagang asongan.

6. Perlengkapan Portabel Pribadi

Menyewa fasilitas di Arab Saudi, seperti kursi roda atau skuter saat thawaf dan sa'i, dikenakan tarif per jam atau per sesi ibadah yang harganya mencapai ratusan riyal.

Membawa perlengkapan mobilitas sendiri dari tanah air akan mengeliminasi seluruh biaya sewa tersebut dan bisa digunakan berulang kali.

Prosedur:

  • Beli atau pinjam stroller jenis cabin size yang sangat ringkas, ringan (di bawah 6 kg), dan bisa dilipat dengan satu tangan. Informasikan kepada petugas check-in di bandara bahwa stroller akan dibawa hingga ke depan pintu pesawat (gate check).
  • Siapkan Soft Structured Carrier (SSC) atau gendongan ergonomis yang mendistribusikan beban anak ke pinggul dan bahu orang tua.
  • Gunakan SSC ini saat melaksanakan rukun Thawaf dan Sa'i di area lantai bawah (Mataf) yang tidak mengizinkan masuknya stroller.

7. Proteksi: JKN Aktif dan Asuransi Perjalanan

Anak kecil sangat rentan terhadap perubahan suhu ekstrem (siang terik, malam dingin) dan kerumunan massal yang memicu demam atau batuk pilek. Biaya rawat jalan di klinik Arab Saudi bagi warga negara asing sangat mahal.

Mematuhi syarat kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bukan hanya formalitas dari Permenhaj Nomor 4 Tahun 2025, tetapi merupakan fondasi pelindungan negara. Ditambah dengan asuransi perjalanan, risiko kebangkrutan akibat tagihan medis darurat bisa dihindari.

Prosedur:

  • Unduh aplikasi Mobile JKN. Cek status kepesertaan BPJS Kesehatan Anda dan anak Anda. Jika ada tunggakan, segera lunasi agar statusnya kembali aktif sebelum proses biometric visa dilakukan.
  • Minta pihak PPIU memberikan rincian polis asuransi perjalanan internasional yang sudah termasuk dalam paket umrah.
  • Baca klausul asuransi dengan teliti. Pastikan polis tersebut mencakup pertanggungan rawat jalan darurat (outpatient care) dan evakuasi medis untuk kategori usia anak-anak. Jika polis dari travel dirasa kurang memadai, belilah asuransi perjalanan tambahan (premi mulai dari Rp200.000-an per orang) secara mandiri melalui penyedia asuransi kredibel.

People also Ask:

Umroh bawa anak kecil apakah bayar?

Diskon: Beberapa travel umroh memberikan diskon untuk anak-anak, terutama yang berusia di bawah 12 tahun. Biaya Sama: Anak-anak di atas usia 12 tahun biasanya dikenakan biaya yang sama dengan orang dewasa. Komponen Biaya: Biaya umroh anak meliputi tiket pesawat, akomodasi, visa, dan biaya lainnya.

Umroh 12 hari bawa uang berapa?

Nah, perhitungan uang saku tersebut nantinya bisa dipadukan dengan harga paket umroh yang hendak Anda pilih. Misalnya saja, ketika Anda memilih paket umroh selama 12 hari, maka uang saku umroh yang diperlukan selama 12 hari adalah 1,200 riyal atau sekitar 5,3 juta.

Biaya umroh termurah di bulan apa?

Maka dari itulah, jika Anda mencari harga yang termurah, sebaiknya ambil di bulan yang tepat. Yaitu, di bulan Januari hingga bulan April. Karena, di bulan itulah biasanya harga paketnya jauh lebih murah dibandingkan Anda berangkat di bulan Desember, Juni, dan bulan Juli.

Berapa biaya visa Umrah untuk anak-anak?

Yugo.pk biasanya mengenakan biaya visa Umrah sebesar PKR 45.000 per orang dewasa dan PKR 45.000 per anak.