Liputan6.com, Jakarta - Dalam ibadah sehari-hari, sebagian umat Islam mungkin belum menyadari perbedaan empat kalimat dzikir dan bacaan tasbih biasa. Padahal keduanya memiliki perbedaan, walau sama-sama memiliki keutamaan.
Rasulullah SAW bersabda, "Ucapan yang paling dicintai Allah ada empat: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar. Tidak mengapa bagimu untuk memulainya dari kalimat mana saja," (HR. Muslim). Dalil sahih ini menggarisbawahi keistimewaan kedudukan empat kalimat dzikir.
Imam an-Nawawi melalui kitab Al-Adzkar memaparkan gabungan keempat kalimat tersebut bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan metode paling sempurna guna menutrisi jiwa, memperkuat fondasi tauhid, serta melahirkan ketenangan batin yang sejati.
Advertisement
Melihat berbagai keutamaan empat kalimat dzikir tersebut, alangkah lebih baik bagi umat Islam untuk mengamalkannya. Berikut ini adalah perbedaan empat kalimat dzikir dan bacaan tasbih, merujuk Buku Dzikir Pagi dan Petang dan Sesudah Sholat Fardhu, karya Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani, serta sumber relevan lainnya.
Perbedaan Empat Kalimat Dzikir dan Tasbih Biasa
Tasbih biasa umumnya hanya merujuk lafal tunggal Subhanallah untuk menyucikan Allah dari sifat kekurangan. Sementara itu, empat kalimat dzikir utama merupakan kesatuan utuh yang mencakup Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar, yang secara lengkap menyucikan sekaligus memuji-Nya.
1. Empat Kalimat Dzikir (Al-Kalimāt al-Arba‘)
Sebuah istilah khusus yang merujuk pada empat kalimat mulia yang sangat ditekankan dalam Al-Qur'an dan Hadis. Istilah ini merujuk tepat pada empat kalimat berikut:
- Subhanallah ( Tasbih)
- Alhamdulillah (Tahmid)
- La ilaha illallah (Tahlil)
- Allahu Akbar (Takbir)
Keempat kalimat ini merupakan satu kesatuan dzikir yang memiliki keutamaan luar biasa dan menjadi inti dari berbagai amalan. Keempatnya diyakini sebagai kalimat yang paling utama setelah Al-Qur'an.
2. Tasbih Biasa
Dalam konteks ini, "tasbih biasa" dapat diartikan dalam dua cara:
- Dari segi makna: Kata tasbih (تَسْبِيح) secara bahasa berasal dari akar kata sab-ḥa (سَبَحَ) yang berarti "berenang" atau "bergerak cepat". Dalam konteks agama, tasbih berarti menyucikan Allah SWT dari segala kekurangan, keburukan, dan sifat-sifat yang tidak layak bagi keagungan-Nya. Ini adalah makna yang universal: setiap kalimat atau perbuatan yang bertujuan menyucikan Allah dapat disebut tasbih.
- Dari segi lafaz: Lafaz "tasbih biasa" secara spesifik merujuk pada bacaan "Subhanallah" itu sendiri. Dalam penggunaan sehari-hari, "bacaan tasbih biasa" sering diartikan sebagai bacaan "Subhanallah" tanpa harus menggabungkannya dengan ketiga kalimat lainnya.
Kesimpulan:
"Tasbih biasa" adalah salah satu unsur dari "Empat Kalimat Dzikir". Empat Kalimat Dzikir adalah satu paket lengkap yang berisi pujian (Tahmid), pengesaan (Tahlil), dan pengagungan (Takbir), di samping tasbih.
Advertisement
Dalil dan Pandangan Ulama
Perbedaan ini diakui dalam literatur Islam. Para ulama secara eksplisit menyebut "empat kalimat" sebagai satu kesatuan yang agung karena keistimewaannya yang disebutkan dalam berbagai hadis.
Hadis Riwayat Muslim: Rasulullah SAW bersabda, “Ucapan yang paling dicintai oleh Allah ada empat, tidak mengapa bagimu memulai dari yang mana saja, SUBHAANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR.” (HR. Muslim). Hadis ini secara jelas menyebutkan keempat kalimat ini sebagai satu kesatuan yang dicintai Allah.
Imam Al-Munawi dalam kitabnya Faidhul Qadir menjelaskan bahwa keempat dzikir ini yaitu subhanallah, wal hamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar menyimpan ajaran tauhid dan bentuk pujian dan ungkapan syukur kepada Allah SWT.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam kitab Hisnul Muslim mengelompokkan keempatnya sebagai satu kesatuan yang sangat dianjurkan di berbagai kesempatan.
Bacaan 4 Kalimat Dzikir
Empat kalimat dzikir dapat dilafalkan sebagai sebuah kesatuan kalimat atau terpisah. Sebagaimana disebut di awal, di dalam empat kelimat dzikir ini terdapat lafadz atau bacaan tasbih.
1. Empat Kalimat Dzikir (Satu Kesatuan)
Arab: سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Subhaanallaahi wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar."
2. Bacaan Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil
1. Tasbih
Arab: سُبْحَانَ اللَّهِ
Latin: Subhaanallah
Artinya: "Maha Suci Allah"
2. Tahmid
Arab: الْحَمْدُ لِلَّهِ
Latin: Alhamdulillaah
Artinya: "Segala puji bagi Allah"
3. Takbir
Arab: اللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Allahu Akbar
Artinya: "Allah Maha Besar"
4. Tahlil
Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Latin: Laa ilaaha illallaah
Artinya: "Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah".
Advertisement
Keutamaan Mengamalkan Empat Dzikir
- Yang Paling Dicintai Allah: Keempat kalimat ini adalah ucapan yang paling dicintai oleh Allah SWT.
- Lebih Baik dari Dunia: Rasulullah SAW bersabda bahwa keempat kalimat ini lebih beliau cintai daripada segala sesuatu yang terkena sinar matahari, yang merupakan kiasan dari dunia dan isinya.
- Mendapat Pohon di Surga: Nabi SAW bersabda, jika seorang Muslim mengucapkan keempat kalimat ini, maka akan ditanamkan baginya sebuah pohon di surga.
- Mendapat Dua Puluh Kebaikan: Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa barang siapa mengucapkan "Subhanallah", maka akan ditulis baginya 20 kebaikan dan dihapus 20 kesalahan. Ini adalah salah satu keutamaan dari dzikir itu sendiri.
- Kalimat yang Terus Diingat di 'Arsy: Kalimat-kalimat ini akan berputar mengelilingi 'Arsy Allah, mengeluarkan suara seperti lebah seraya menyebut-nyebut nama orang yang mengucapkannya.
People Also Ask:
Apa perbedaan zikir dan tasbih?
Dzikir adalah aktivitas mengingat Allah secara umum (menyebut nama-Nya, berdoa, membaca Al-Quran), sementara tasbih adalah jenis dzikir khusus yang mensucikan Allah dengan ucapan "Subhanallah". Dzikir mencakup semua pujian, sedangkan tasbih bagian dari dzikir yang fokus pada penyucian Allah dari kekurangan.
Apa kalimat dzikir tasbih?
– Tasbih : Subhanallah (Maha Suci Allah). – Tahmid : Alhamdulillah (Segala Puji bagi Allah). – Tahlil : Laa Ilaha Ilallah (Tiada Tuhan selain Allah). – Tabir : Allahu Akbar (Allah Maha Besar).
Kalimat dzikir itu seperti apa?
Zikir adalah cara untuk selalu terhubung dengan Allah SWT. Dengan mengucapkan kalimat-kalimat zikir seperti Subhanallah (Maha Suci Allah), Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah), atau Allahu Akbar (Allah Maha Besar), seseorang merasakan kehadiran-Nya dalam setiap aspek kehidupan.
3 zikir Apa Saja?
Ringkasan AITiga zikir utama yang umum dibaca setelah shalat atau harian adalah Tasbih (Subhanallah - 33x), Tahmid (Alhamdulillah - 33x), dan Takbir (Allahu Akbar - 33x), yang berfokus memuji dan mengagungkan Allah. Zikir ini bertujuan membersihkan diri, menambah pahala, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259465/original/002024800_1781501908-Manuel_Neuer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516358/original/046339900_1782441794-pepe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264182/original/093339000_1782097612-063_2282690884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258200/original/037838200_1781326433-000_B6XQ9ZM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258839/original/015610100_1781416618-IMG-20260614-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513884/original/037538000_1782437861-AP26176736605560.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513056/original/032314400_1782436532-jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4431323/original/070852900_1684311614-Untitled-12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568959/original/035418800_1777416486-Jepretan_Layar_2026-04-26_pukul_05.44.54.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567641/original/044456600_1777298818-photo_2026-04-27_06-07-13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567629/original/075514600_1777296994-Screenshot_2026-04-27_162954.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567646/original/025895700_1777302033-photo_2026-04-26_09-17-14.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5568002/original/033005900_1777347602-tangis-bahagia-pecah-jemaah-haji-ntb-langsung-sujud-di-madinah-1d84f0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567621/original/048723600_1777294744-photo_2026-04-26_14-55-00.jpg)