Pemkot Pariaman Tampilkan Atraksi Budaya Tradisional Piaman Barayo 2026 Saat Lebaran

Pemkot Pariaman tampilkan kesenian dan atraksi budaya tradisional dalam pelaksanaan kegiatan wisata Piaman Barayo 2026 saat Lebaran.

Diterbitkan 29 Maret 2026, 05:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemkot Pariaman atau Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) menampilkan kesenian dan atraksi budaya tradisional dalam pelaksanaan kegiatan wisata Piaman Barayo 2026. Tujuannya guna mempromosikan kesenian dan kebudayaan khususnya Minangkabau yang berkembang di daerah tersebut.

"Banyak kesenian yang kami tampilkan di Pentas Seni Gandoriah selama pelaksanaan Piaman Barayo," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman, melansir Antara.

Ia mengatakan, kesenian tersebut ditampilkan oleh komunitas, sanggar seni, dan pelajar yang ada di Pariaman guna menghibur wisatawan yang mengunjungi Pantai Gandoriah selama pelaksanaan Piaman Barayo.

"Hal tersebut,tidak saja sebagai ajang menyalurkan hasil latihan yang dijalankan serta mengasah bakat para pelaku seni lintas usia di Pariaman namun juga untuk mempromosikan kesenian dan kebudayaan yang ada di daerah itu kepada wisatawan," ucap Ferialdi.

Dia mengatakan, sejumlah kesenian yang ditampilkan yaitu mulai dari nyanyi solo dan duet, grup band, hingga penampilan tari salah satunya tari piring, atraksi menginjak dan bermain beling, serta mengembuskan api.

"Atraksi tersebut merupakan bagian dari penampilan tari piring," terang Ferialdi.

 

Bisa Tarik Perhatian Wisatawan

Menurut Ferialdi, penampilan tersebut dapat menarik perhatian wisatawan yang berkunjung karena hal itu jarang disaksikan secara langsung.

"Hal tersebut tidak saja dapat menghibur pengunjung namun juga meninggalkan kesan positif ketika berwisata ke Pariaman," jelas Ferialdi.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 44.193 wisatawan mengunjungi empat objek wisata berbayar yang dikelola oleh pemerintah daerah setempat selama empat hari pelaksanaan Piaman Barayo 2026 yang dimulai dari 22 Maret dan akan terus dilaksanakan hingga 29 Maret.

"Itu baru data kunjungan di destinasi wisata berbayar, sedangkan yang nonberbayar datanya belum," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman.

Ia mengatakan jumlah wisatawan terbanyak mengunjungi objek wisata di Pariaman yaitu pada Selasa 24 Maret 2026 dengan jumlah kunjungan mencapai 12.514 pengunjung.

"Sedangkan jumlah kunjungan terendah yaitu pada Rabu kemarin dengan jumlah kunjungan tercatat mencapai 10.006 pengunjung," jelas Ferialdi.