Liputan6.com, Jakarta - Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso memberikan sejumlah saran untuk menjaga kesehatan anak selama perjalanan. Dia menekankan pentingnya untuk tidak membawa anak menggunakan sepeda motor, terutama untuk perjalanan yang jauh.
"Usahakan jangan bawa anak pakai motor. Itu agak mengerikan sih, apalagi berjam-jam nanti kalau anaknya ngantuk dan sebagainya. Kalau terpaksa pakai motor ya bapaknya aja atau orang dewasa, ibu dan anaknya sih pakai kendaraan lain agar lebih aman,"Â ujar Piprim saat dijumpai di Jakarta pada Kamis (12/3/2026).
Pemilihan kendaraan yang aman dan nyaman untuk anak saat mudik sangat berpengaruh terhadap kesehatan mereka selama perjalanan. Dengan menggunakan kendaraan yang tepat, anak dapat merasa lebih nyaman dan terhindar dari kelelahan yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan mereka.
Advertisement
"Anak itu butuh istirahat lebih lama dari orang dewasa kan kita tahu jam tidurnya anak itu kan lebih lama dari orang dewasa. Oleh karena itu, kalau pakai kendaraan pribadi, disiapkan car seat (dudukan mobil) yang nyaman biar bisa tidur nyenyak. Supaya perjalanan itu tidak membuat imunnya turun karena dia butuh tidur cukup selama perjalanan," jelasnya.
Selain itu, penting untuk memastikan asupan cairan anak terpenuhi. Anak-anak harus mendapatkan cukup minuman agar tidak mengalami dehidrasi. Selain itu, obat-obatan penting seperti obat demam, obat diare, obat untuk gigitan serangga, dan perlengkapan P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan) juga harus disiapkan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Reporter:Â Ade Nasihudin
Perjalanan Mudik Bersahabat untuk Anak 2026
Sejalan dengan pendapat Piprim, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menekankan pentingnya memperhatikan keselamatan dan kenyamanan anak selama perjalanan mudik Lebaran. Hal ini perlu dilakukan mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan berbagai risiko yang mungkin dihadapi anak-anak saat dalam perjalanan.
KPAI mencatat bahwa setiap tahun, perjalanan mudik masih menyisakan sejumlah risiko bagi anak. Risiko tersebut meliputi kecelakaan lalu lintas, kelelahan akibat perjalanan yang panjang, anak-anak yang terpisah dari orang tua di tempat-tempat keramaian, serta kemungkinan terjadinya kekerasan di ruang publik yang padat dengan aktivitas masyarakat.
KPAI menegaskan bahwa anak-anak tidak seharusnya menjadi korban dari praktik perjalanan mudik yang mengabaikan aspek keselamatan. Sebaliknya, momen mudik seharusnya dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak.
Oleh karena itu, semua pihak diharapkan dapat memastikan perjalanan yang aman, sehat, dan nyaman, sehingga anak-anak terlindungi dari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama perjalanan.
Untuk itu, KPAI mengajak semua pihak untuk memperkuat gerakan Mudik Ramah Anak dengan semangat: "Semua Aman, Semua Nyaman, Semua Terlindungi." "Anak merupakan kelompok paling rentan dalam perjalanan mudik. Karena itu negara, masyarakat, dan keluarga harus memastikan setiap anak yang melakukan perjalanan mudik berada dalam kondisi aman, nyaman, dan terlindungi," ujar Komisioner KPAI Aris Adi Leksono dalam keterangan persnya, Rabu (11/3/2026).
Advertisement
Keselamatan Anak Jadi Prioritas Utama Selama Mudik
Perlindungan anak saat masyarakat melakukan mobilitas, seperti saat mudik, menjadi isu yang sangat krusial, terutama mengingat jumlah anak di Indonesia yang sangat besar. Menurut data kependudukan, diperkirakan pada tahun 2025, jumlah anak di Indonesia akan mencapai sekitar 79,8 juta jiwa, yang merupakan sekitar 28,65 persen dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa anak-anak merupakan bagian penting dari masyarakat Indonesia, sehingga perhatian terhadap kebutuhan dan keselamatan mereka harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan publik, termasuk dalam penyediaan transportasi dan fasilitas umum selama masa mudik.
Selain itu, perkembangan teknologi juga menunjukkan bahwa anak-anak semakin terlibat dalam dunia digital. Sebuah survei mengungkapkan bahwa sekitar 81,52 persen anak berusia 7 hingga 17 tahun telah menggunakan telepon seluler, dan sekitar 55,94 persen aktif mengakses internet, mayoritas untuk tujuan hiburan dan media sosial. "Situasi ini menunjukkan bahwa perlindungan anak harus dilakukan secara menyeluruh di berbagai ruang kehidupan anak, termasuk ruang publik dan mobilitas sosial seperti perjalanan mudik," tambahnya. Dengan demikian, penting untuk memastikan bahwa anak-anak terlindungi di setiap aspek kehidupan mereka, terutama saat melakukan perjalanan jauh.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5528874/original/026582500_1773298641-piprim.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554632/original/024533300_1776082056-Rapat_RDP.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552860/original/031451100_1775839808-Korlantas_Polrii.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552755/original/027269800_1775825363-Kakorlantass.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550174/original/051288700_1775639953-Operasi_Ketupat_Lantas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538299/original/034483200_1774509775-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_12.34.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537055/original/020552800_1774408237-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012160/original/091741100_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533657/original/056802100_1773753794-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533658/original/043440900_1773753799-7.jpg)