Sekjen PSI: Jaga Hutan Bukan Hanya Urusan Dunia, Tapi Amanah Agama

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-73 Nahdlatul Wathan di Majelis Dakwah Hamzanwadi II, Lombok Timur, Sabtu (7/3).

Diterbitkan 08 Maret 2026, 12:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal PSI yang juga Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menegaskan bahwa amanah Presiden Prabowo Subianto yang ia jalankan sebagai Menteri Kehutanan bukan sekadar urusan dunia, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan untuk menjaga alam.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Jadi ke-73 Nahdlatul Wathan di Majelis Dakwah Hamzanwadi II, Lombok Timur, Sabtu (7/3).

“Saya sebagai santri menjalankan amanah sebagai Menteri Kehutanan di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, tentu tidak hanya menjalankan persoalan-persoalan kehutanan ini berkaitan dengan urusan duniawi saja,” ujar Raja seperti dikutip Minggu (10/3/2026).

Alumni Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat itu menjelaskan, salah satu tugas yang diamanahkan kepadanya di kabinet merah putih adalah memperbaiki tata kelola kehutanan. Salah satunya melalui program prioritas Prabowo yakni perhutanan sosial.

“Pak Prabowo Subianto memerintahkan kepada saya untuk memperbaiki tata kelola kehutanan kita, termasuk di antaranya barusan saya menyerahkan sertifikat atau SK Perhutanan Sosial kepada kelompok tani di Lombok Timur ini untuk meningkatkan para petani hutan kita,” jelas Raja.

 

Tanggung Jawab Sebagai Seorang Santri

Namun menurutnya, di balik tugas-tugas pemerintahan tersebut, ada tanggung jawab yang lebih besar sebagai seorang santri. Ia meyakini bahwa amanah yang diterimanya merupakan kehendak Allah yang disampaikan melalui kepemimpinan Presiden. Sebab Allah menciptakan bumi beserta ekosistemnya dengan keseimbangan yang harus dijaga manusia.

“Karena itu, merusak alam dan hutan merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Jauh dari persoalan duniawi tersebut, saya meyakini sebagai santri bahwa amanah yang diberikan oleh Allah melalui tangan Pak Presiden Prabowo ini juga terkait dengan urusan agama kita,” yakin dia.

Raja mengingat, saat masih berstatus santri, sang kyai mengatakan bahwa Allah menciptakan bumi kita ini dengan segala ekosistemnya. Oleh karena itu Allah melarang merusak keseimbangan alam dengan merusak hutan.

“Maka setiap kebijakan diambil Kementerian Kehutanan harus memastikan tidak berkontribusi terhadap kerusakan alam dan mampu menjaga hutan dan alam Indonesia,” dia menutup.

  • liputan6
    Presiden Joko WIdodo Widodo (Jokowi) melantik Raja Juli Antoni menjadi Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
    raja juli antoni
  • PSI