Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadhan, momen yang dinanti umat Islam sedunia, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sumber inspirasi spiritual yang mendalam. Bulan suci ini menawarkan kesempatan emas untuk refleksi diri, peningkatan ibadah, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Keistimewaan Ramadhan seringkali diabadikan dalam untaian kata-kata indah yang membentuk puisi, sebuah ekspresi sastra yang kaya makna.
Puisi Ramadhan hadir sebagai ungkapan jiwa yang merefleksikan hakikat ibadah puasa, ketakwaan, serta amalan kebaikan yang pahalanya dilipatgandakan. Melalui penggunaan metafora, simile, aliterasi, dan ritme, puisi-puisi ini mampu memperkuat pesan spiritual dan memberikan nuansa emosional yang mendalam kepada pembacanya. Setiap baitnya menjadi media untuk meresapi keagungan bulan penuh rahmat ini.
Kumpulan 25 Puisi Ramadhan Penuh Berkah ini mengajak pembaca untuk menyelami makna spiritual Ramadhan, menjadikannya momentum perubahan menuju ketakwaan yang lebih kuat. Puisi-puisi ini tidak hanya sekadar rangkaian kata, melainkan juga simbolisme dan emosi yang menggugah, menawarkan refleksi spiritual yang kuat dan pemahaman mendalam tentang hakikat bulan suci sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia.
Advertisement
Berikut selengkapnya:
1. Keberkahan Ramadhan, Meraih Impian
Di ufuk timur matahari terbit
Mengiringi bulan suci penuh rahmat
Ramadhan datang dengan cahaya
Menyelimuti hati yang merindu
Puasa menahan lapar dan dahaga
Menjaga hati, mata, dan jiwa
Â
Dalam hening malam, doa terpanjat
Memohon ampunan, berkah, dan hidayah
Setiap langkah menuju masjid
Meniti jalan yang penuh berkah
Tadarus Al-Qur'an diiringi dzikir
Â
Menghidupkan malam-malam penuh rahmat
Waktu sahur yang penih makna
Mengajarkan kesabaran dan keikhlasan
Berbuka dengan syukur dalam dada
Merasakan nikmat dari Sang Pencipta
Â
Dalam Ramadhan, hati bersih disucikan
Zakat dan sedekah menjadi amalan
Berbagi dengan yang membutuhkan
Menjalin ukhuwah, merajut kasih sayang
Â
Keberkahan Ramadhan, meraih impian
Menggapai ridha Allah yang Maha Pengasih
Dalam sujud dan doa yang khusyuk, kita memohon
Kekuatan dan petunjuk
Advertisement
2. Mengejar Ketenangan Jiwa
Di bulan suci, hati mencari damai
Jauh dari hiruk pikuk duniawi
Setiap tarikan napas adalah zikir
Mengejar ketenangan jiwa yang hakiki
Â
Puasa bukan hanya menahan lapar
Tapi juga menahan amarah dan dusta
Membersihkan hati dari segala noda
Menuju fitrah yang suci dan mulia
Â
Malam-malam Ramadhan penuh berkah
Shalat tarawih, tadarus Al-Qur'an
Menghidupkan malam dengan ibadah
Mencari ridha Allah yang Maha Rahman
Â
Ketenangan jiwa adalah anugerah
Didapat dari ketaatan dan kesabaran
Ramadhan adalah madrasah kehidupan
Membentuk pribadi yang beriman
3. Dalam Sujudku
Dalam sujudku, kuadukan segala
Dosa dan khilaf yang tak terhingga
Ramadhan datang, membawa ampunan
Kesempatan emas untuk bertaubat
Â
Air mata mengalir membasahi pipi
Menyesali segala perbuatan diri
Berharap rahmat-Mu tak terhingga
Menyucikan hati dari segala noda
Setiap rakaat adalah pengakuan
Akan kelemahan dan keterbatasan
Â
Hanya kepada-Mu ku berserah diri
Mencari kekuatan dan petunjuk Ilahi
Sujud adalah puncak kerendahan
Di hadapan keagungan-Mu, ya Tuhan
Ramadhan adalah saksi bisu
Perjalanan hati menuju ridha-Mu
Advertisement
4. Hentikan Waktu
Hentikan waktu sejenak, ya Ramadhan
Jangan terburu-buru berlalu
Setiap detikmu adalah anugerah
Penuh berkah dan ampunan-Mu
Ingin ku nikmati setiap momen
Â
Sahur, berbuka, tarawih, dan tadarus
Merangkai ibadah dengan khusyuk
Mencari cinta-Mu yang tak terbatas
Waktu Ramadhan adalah permata
Yang tak ternilai harganya
Â
Jangan biarkan ia berlalu sia-sia
Tanpa makna dan tanpa pahala
Hentikan waktu, ya Ramadhan
Agar ku bisa lebih lama bersamamu
Menyucikan diri, mendekatkan hati
Menuju surga-Mu yang abadi
5. Menabung Pahala Kebaikan
Ramadhan tiba, saatnya beramal
Menabung pahala kebaikan
Setiap sedekah, setiap senyuman
Adalah investasi untuk akhirat
Bukan hanya puasa dan shalat
Tapi juga berbagi dan peduli
Â
Menolong sesama, menyantuni yatim
Adalah wujud cinta pada Ilahi
Pahala dilipatgandakan di bulan ini
Kesempatan emas tak boleh terlewat
Â
Mari berlomba dalam kebaikan
Mencari ridha Allah yang Maha Pemberi
Menabung pahala, mengisi bekal
Untuk perjalanan panjang nanti
Ramadhan adalah ladang amal
Panenlah sebanyak-banyaknya
Advertisement
6. Ramadhan Menggugurkan Dosa
Ramadhan datang, membawa ampunan
Menggugurkan dosa-dosa yang lalu
Dengan taubat nasuha yang tulus
Hati bersih kembali suci
Â
Setiap tetes air mata penyesalan
Adalah penghapus noda di jiwa
Berharap rahmat-Mu tak terhingga
Menyelimuti hamba yang berdosa
Bulan penuh maghfirah dan rahmah
Â
Kesempatan untuk kembali ke jalan-Mu
Jangan sia-siakan anugerah ini
Raihlah ampunan-Nya yang luas
Ramadhan adalah pembersih jiwa
Â
Dari segala kotoran dan noda
Mari bersihkan hati, sucikan diri
Menuju ridha Allah yang Maha Pengampun
7. Kerinduan di Malam 1000 Bulan
Malam seribu bulan, Lailatul Qadar
Kerinduan hati memuncak padamu
Berharap bertemu dengan-Mu, ya Allah
Dalam hening malam yang syahdu
Â
Setiap doa terucap dengan tulus
Setiap sujud adalah pengabdian
Mencari berkah dan ampunan-Mu
Di malam yang lebih baik dari seribu bulan
Mata terjaga, hati berzikir
Menanti kehadiran-Mu yang mulia
Â
Semoga kami termasuk hamba-Mu
Yang mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar
Kerinduan di malam seribu bulan
Adalah puncak cinta pada Ilahi
Ramadhan adalah jembatan
Menuju pertemuan dengan-Mu
Advertisement
8. Melukis Purnama yang Dirindu Surga
Di kanvas Ramadhan, ku lukis purnama
Dengan warna-warna iman dan taqwa
Setiap goresan adalah doa
Setiap sapuan adalah harapan
Â
Purnama yang dirindu surga
Adalah hati yang bersih dan suci
Terbebas dari noda dan dosa
Penuh cinta pada Ilahi
Â
Melukis purnama dengan amal shalih
Dengan puasa, shalat, dan sedekah
Menghiasi Ramadhan dengan kebaikan
Mencari ridha Allah yang Maha Esa
Â
Purnama Ramadhan adalah cermin
Refleksi diri yang ingin kembali
Menuju fitrah yang suci
Dirindu surga yang abadi
9. Ramadhan Penuh Ampunan
Ramadhan datang, bulan ampunan
Pintu taubat terbuka lebar
Kesempatan emas bagi pendosa
Untuk kembali ke jalan yang benar
Â
Setiap hari adalah anugerah
Setiap malam adalah rahmat
Mari manfaatkan sebaik-baiknya
Mencari ampunan-Nya yang tak terbatas
Â
Ampunan-Mu adalah harapan
Bagi hati yang penuh dosa
Ramadhan adalah jembatan
Â
Menuju ampunan-Mu yang luas
Penuh ampunan, penuh berkah
Ramadhan adalah hadiah terindah
Dari Allah yang Maha Pengampun
Untuk hamba-Nya yang bertaubat
Advertisement
10. Malam Turunnya Ayat Suci Al-Qur'an
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/921188/original/069945800_1436250558-header_salaamatan_bs.jpg)
Malam turunnya ayat suci Al-Qur'an
Adalah malam yang penuh kemuliaan
Lailatul Qadar, malam seribu bulan
Â
Cahaya Ilahi menyinari alam
Al-Qur'an adalah petunjuk hidup
Penerang jalan bagi umat manusia
Di malam ini, ia diturunkan
Â
Sebagai rahmat bagi semesta alam
Membaca, memahami, mengamalkan
Adalah wujud cinta pada Al-Qur'an
Di malam yang mulia ini
Â
Mari kita dekatkan diri pada-Nya
Malam turunnya ayat suci
Adalah malam penuh berkah
Ramadhan adalah saksi bisu
Keagungan firman-Mu, ya Allah
11. Merayu Tuhan
Di bulan Ramadhan, ku merayu Tuhan
Dengan doa dan air mata penyesalan
Berharap cinta-Mu tak terhingga
Menyelimuti hamba yang berdosa
Â
Setiap sujud adalah pengakuan
Akan kelemahan dan keterbatasan
Hanya kepada-Mu ku berserah diri
Mencari kekuatan dan petunjuk Ilahi
Merayu Tuhan dengan amal shalih
Â
Dengan puasa, shalat, dan sedekah
Menghiasi Ramadhan dengan kebaikan
Mencari ridha Allah yang Maha Esa
Merayu Tuhan, memohon ampunan
Â
Untuk segala dosa dan khilaf
Ramadhan adalah jembatan
Menuju cinta-Mu yang abadi
Advertisement
12. Berbagi Menambah Nikmat
Di bulan Ramadhan, mari berbagi
Menambah nikmat yang tak terhingga
Setiap sedekah, setiap senyuman
Adalah wujud cinta pada sesama
Bukan hanya puasa dan shalat
Tapi juga berbagi dan peduli
Â
Menolong sesama, menyantuni yatim
Adalah wujud cinta pada Ilahi
Berbagi adalah keindahan
Menambah nikmat yang tak terhingga
Ramadhan adalah ladang amal
Panenlah sebanyak-banyaknya
Â
Berbagi menambah nikmat
Mempererat tali persaudaraan
Ramadhan adalah bulan kebersamaan
Menebar cinta dan kasih sayang
13. Meningkatnya Iman
Ramadhan datang, iman meningkat
Hati bergetar, jiwa berzikir
Setiap ibadah adalah penguat
Menuju taqwa yang hakiki
Â
Puasa melatih kesabaran
Shalat melatih kekhusyukan
Tadarus melatih pemahaman
Ramadhan adalah madrasah iman
Iman meningkat, hati bersih
Â
Terbebas dari noda dan dosa
Penuh cinta pada Ilahi
Mencari ridha-Nya yang abadi
Meningkatnya iman adalah anugerah
Didapat dari ketaatan dan kesabaran
Ramadhan adalah jembatan
Menuju surga-Mu yang abadi
Advertisement
14. Menjaga Hati dan Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT
Di bulan Ramadhan, ku jaga hati
Dari segala noda dan dosa
Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Dengan ibadah dan doa
Hati adalah cermin jiwa
Â
Refleksi diri yang ingin kembali
Menuju fitrah yang suci
Penuh cinta pada Ilahi
Menjaga hati dari amarah
Dari iri dengki dan dusta
Â
Membersihkan hati dari segala noda
Menuju ridha Allah yang Maha Esa
Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Adalah tujuan utama Ramadhan
Dengan puasa, shalat, dan sedekah
Mencari cinta-Nya yang abadi
15. Menahan Sabar
Puasa melatih menahan sabar
Dari lapar, dahaga, dan amarah
Setiap ujian adalah penguat
Menuju pribadi yang bertaqwa
Sabar adalah kunci surga
Â
Pintu menuju ridha Ilahi
Di bulan Ramadhan, ia diuji
Untuk membentuk hati yang suci
Menahan sabar dalam ibadah
Dalam menghadapi cobaan hidup
Â
Adalah wujud cinta pada Allah
Mencari pahala yang tak terbatas
Sabar adalah kekuatan
Â
Menahan diri dari segala godaan
Ramadhan adalah madrasah sabar
Membentuk pribadi yang beriman
Advertisement
16. Kelembutan Jiwa
Di bulan Ramadhan, jiwa melunak
Terbebas dari kekerasan hati
Penuh kelembutan dan kasih sayang
Menebar cinta pada sesama
Kelembutan jiwa adalah anugerah
Â
Didapat dari ketaatan dan kesabaran
Ramadhan adalah madrasah kehidupan
Membentuk pribadi yang beriman
Jiwa yang lembut, hati yang bersih
Terbebas dari noda dan dosa
Â
Penuh cinta pada Ilahi
Mencari ridha-Nya yang abadi
Kelembutan jiwa adalah keindahan
Menambah nikmat yang tak terhingga
Ramadhan adalah bulan kebersamaan
Menebar cinta dan kasih sayang
17. Berkah Ramadhan di Setiap Sujud
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3427880/original/042739300_1618317952-20210413-Ramadhan-Masjidil-Haram-2.jpg)
Berkah Ramadhan di setiap sujud
Adalah anugerah yang tak terhingga
Setiap rakaat adalah pengakuan
Akan kelemahan dan keterbatasan
Â
Sujud adalah puncak kerendahan
Di hadapan keagungan-Mu, ya Tuhan
Ramadhan adalah saksi bisu
Perjalanan hati menuju ridha-Mu
Â
Berkah Ramadhan adalah harapan
Bagi hati yang penuh dosa
Ramadhan adalah jembatan
Menuju ampunan-Mu yang luas
Â
Di setiap sujud, ku rasakan berkah
Cinta-Mu yang tak terhingga
Ramadhan adalah hadiah terindah
Dari Allah yang Maha Pengampun
Advertisement
18. Puasa, Ujian Kesabaran dan Keikhlasan
Puasa, ujian kesabaran dan keikhlasan
Dari lapar, dahaga, dan amarah
Setiap ujian adalah penguat
Menuju pribadi yang bertaqwa
Â
Sabar adalah kunci surga
Pintu menuju ridha Ilahi
Di bulan Ramadhan, ia diuji
Untuk membentuk hati yang suci
Â
Ikhlas adalah penerang hati
Menjauhkan diri dari riya'
Ramadhan adalah madrasah ikhlas
Â
Membentuk pribadi yang beriman
Puasa adalah ujian hidup
Melatih kesabaran dan keikhlasan
Ramadhan adalah jembatan
Menuju surga-Mu yang abadi
19. Ramadhan, Bulan Penuh Cinta dan Kasih
Ramadhan, bulan penuh cinta dan kasih
Menebar kebaikan pada sesama
Setiap senyuman adalah sedekah
Setiap sapaan adalah doa
Cinta dan kasih adalah anugerah
Didapat dari ketaatan dan kesabaran
Â
Ramadhan adalah madrasah kehidupan
Membentuk pribadi yang beriman
Penuh cinta dan kasih, hati bersih
Terbebas dari noda dan dosa
Â
Penuh cinta pada Ilahi
Mencari ridha-Nya yang abadi
Ramadhan adalah bulan kebersamaan
Â
Menebar cinta dan kasih sayang
Mempererat tali persaudaraan
Menuju surga-Mu yang abadi
Advertisement
20. Doa yang Menggapai Langit
Di bulan Ramadhan, doa menggapai langit
Dengan tulus hati dan penuh harap
Setiap pinta adalah pengakuan
Akan kelemahan dan keterbatasan
Â
Doa adalah senjata mukmin
Pintu menuju ridha Ilahi
Di bulan Ramadhan, ia dikabulkan
Untuk hamba-Nya yang bertaqwa
Menggapai langit dengan doa
Â
Dengan sujud dan air mata penyesalan
Berharap cinta-Mu tak terhingga
Menyelimuti hamba yang berdosa
Â
Doa yang menggapai langit
Adalah harapan bagi hati yang penuh dosa
Ramadhan adalah jembatan
Menuju ampunan-Mu yang luas
21. Berbagi Tanpa Mengharap Kembali
Di bulan Ramadhan, mari berbagi
Tanpa mengharap kembali
Setiap sedekah, setiap senyuman
Adalah wujud cinta pada sesama
Â
Berbagi adalah keindahan
Menambah nikmat yang tak terhingga
Ramadhan adalah ladang amal
Panenlah sebanyak-banyaknya
Tanpa mengharap kembali, hati bersih
Terbebas dari riya' dan pamrih
Â
Penuh cinta pada Ilahi
Mencari ridha-Nya yang abadi
Berbagi tanpa mengharap kembali
Â
Adalah wujud keikhlasan sejati
Ramadhan adalah bulan kebersamaan
Menebar cinta dan kasih sayang
Advertisement
22. Kekuatan Doa
Di bulan Ramadhan, ku rasakan kekuatan doa
Mengubah takdir, menguatkan jiwa
Setiap pinta adalah pengakuan
Akan kelemahan dan keterbatasan
Â
Doa adalah senjata mukmin
Pintu menuju ridha Ilahi
Di bulan Ramadhan, ia dikabulkan
Untuk hamba-Nya yang bertaqwa
Kekuatan doa adalah anugerah
Didapat dari ketaatan dan kesabaran
Â
Ramadhan adalah madrasah kehidupan
Membentuk pribadi yang beriman
Kekuatan doa adalah harapan
Â
Bagi hati yang penuh dosa
Ramadhan adalah jembatan
Menuju ampunan-Mu yang luas
23. Bermesra dengan Ramadhan
Di bulan Ramadhan, ku bermesra
Dengan ibadah dan doa
Setiap detik adalah anugerah
Penuh berkah dan ampunan-Mu
Bermesra dengan Ramadhan
Adalah wujud cinta pada Ilahi
Â
Menyucikan diri, mendekatkan hati
Menuju surga-Mu yang abadi
Setiap momen adalah keindahan
Setiap ibadah adalah kenikmatan
Ramadhan adalah hadiah terindah
Dari Allah yang Maha Pengampun
Â
Bermesra dengan Ramadhan
Adalah puncak cinta pada Ilahi
Ramadhan adalah jembatan
Menuju pertemuan dengan-Mu
Advertisement
24. Cahaya Ramadhan
Ramadhan datang menyapa bumi,
Membawa cahaya dalam sanubari.
Lantunan doa mengalun syahdu,
Â
Di sepertiga malam yang penuh rindu.
Puasa menahan dahaga dan lapar,
Menempa hati agar lebih sabar.
Bukan sekadar menahan rasa,
Â
Tapi belajar makna yang nyata.
Langit berseri dalam senyap,
Al-Qur'an terlantun tanpa lelah.
Bulan penuh ampunan dan kasih,
Â
Menghapus noda dalam diri.
Di penghujungnya ada cahaya,
Lailatul Qadar nan mulia.
Seribu bulan terkumpul di sana,
Bagi jiwa yang berserah dan setia.
25. Tak Ingin Lepas Bersama Ramadhan
Ramadhan, janganlah kau pergi
Ku tak ingin lepas darimu
Setiap detikmu adalah anugerah
Penuh berkah dan ampunan-Mu
Â
Ingin ku nikmati setiap momen
Sahur, berbuka, tarawih, dan tadarus
Merangkai ibadah dengan khusyuk
Mencari cinta-Mu yang tak terbatas
Â
Waktu Ramadhan adalah permata
Yang tak ternilai harganya
Jangan biarkan ia berlalu sia-sia
Tanpa makna dan tanpa pahala
Â
Tak ingin lepas bersamamu, ya Ramadhan
Agar ku bisa lebih lama bersamamu
Menyucikan diri, mendekatkan hati
Menuju surga-Mu yang abadi
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban
1. Apa tema utama dalam puisi-puisi Ramadhan?
Tema utama puisi Ramadhan umumnya berkisar pada ketakwaan, ampunan, kesabaran, keikhlasan, serta peningkatan iman selama bulan suci. Selain itu, banyak puisi menyoroti makna puasa sebagai sarana penyucian diri dan momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Mengapa Ramadhan sering dijadikan inspirasi dalam karya puisi?
Ramadhan memiliki nilai spiritual yang mendalam dan sarat makna religius. Suasana ibadah, malam Lailatul Qadar, doa, serta tradisi sahur dan berbuka menjadi sumber inspirasi emosional yang kuat untuk dituangkan dalam bentuk puisi.
3. Apa makna Lailatul Qadar dalam puisi Ramadhan?
Lailatul Qadar digambarkan sebagai malam penuh kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan. Dalam puisi, malam ini sering dimaknai sebagai puncak kerinduan spiritual, momen pengampunan dosa, dan kesempatan terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah.
4. Bagaimana puisi Ramadhan menggambarkan makna puasa?
Puisi Ramadhan tidak hanya menggambarkan puasa sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai latihan kesabaran, pengendalian diri, serta proses pembersihan hati dari amarah, iri, dan dosa.
5. Apa pesan moral yang bisa dipetik dari puisi-puisi Ramadhan?
Pesan moralnya antara lain pentingnya memperbanyak ibadah, berbagi kepada sesama, menjaga hati, meningkatkan keikhlasan, dan memanfaatkan Ramadhan sebagai ladang amal sebelum waktu berlalu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3555099/original/AGNmyxYsmp2O0yLNbyo5fE5y6vCzeKFPb4GWb-vYY2F9%3Ds96-c.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408990/original/097410300_1762842584-Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860527/original/082452700_1734048766-pexels-david-kanigan-239927285-29558894.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258799/original/021874200_1781411244-brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8658507/original/009732800_1782681457-000_B8LH2L7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314861/original/012980000_1675661791-rade-nugroho-rlj3VznKap0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2815541/original/062443200_1558775153-iStock-698697244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540376/original/062198200_1774719387-Kondisi_arus_balik_di_Pelabuhan_Merak_Banten.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)