Ramadan di Makkah: 2,3 Juta Layanan Keagamaan Dihadirkan untuk Jamaah dari Seluruh Dunia

Pelayanan selama Ramadan ini diakomodasi oleh Kementerian Urusan Islam Arab Saudi.

Diterbitkan 29 Maret 2026, 07:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Riyadh - Selama bulan suci Ramadan, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi mencatat pencapaian besar dengan menyediakan sekitar 2,3 juta layanan penyuluhan bagi jamaah haji dan umrah di Makkah. Laporan ini disampaikan oleh Saudi Press Agency (SPA) sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan keagamaan di Tanah Suci.

Layanan tersebut mencakup pelajaran harian dan ceramah yang digelar di berbagai lokasi strategis, seperti ruang salat hotel, sejumlah masjid di kawasan pusat, hingga titik layanan lapangan yang beroperasi 24 jam. Menariknya, seluruh kegiatan ini tersedia dalam berbagai bahasa internasional guna menjangkau jamaah dari berbagai negara, dikutip dari laman Arab News, Minggu (29/3/2026).

Dalam kegiatan penyuluhan ini, para jamaah mendapatkan penjelasan mendalam mengenai tata cara pelaksanaan umrah, aturan serta keutamaan ibadah puasa, hingga nilai-nilai kesederhanaan dan keseimbangan dalam Islam. Selain itu, berbagai pertanyaan keagamaan turut dijawab langsung oleh para pembimbing, termasuk penjelasan mengenai keistimewaan dan kesucian kota Makkah.

Tak hanya melalui tatap muka, kementerian juga memanfaatkan teknologi modern. Beragam buklet dan panduan ibadah dalam berbagai bahasa dibagikan kepada jamaah. Selain itu, layar digital dengan kode QR dipasang di sejumlah titik untuk memudahkan pengunjung mengakses perpustakaan elektronik serta mengunduh materi keagamaan langsung melalui ponsel pintar.

Inovasi lainnya adalah penyediaan layanan konsultasi melalui panggilan video dan telepon bebas pulsa yang tersedia dalam lebih dari 40 bahasa internasional. Langkah ini dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan jamaah secara cepat dan praktis.

Upaya terpadu antara layanan langsung dan teknologi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan kelancaran aktivitas ibadah di kawasan Masjidil Haram, tetapi juga memperkuat pesan toleransi dalam Islam. Di saat yang sama, inisiatif ini menegaskan peran Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat Muslim dari seluruh dunia.