8 Doa Melihat Hujan Teks Arab Latin dan Artinya, Agar Berkah dan Tak Picu Bencana

Al-Qur’an juga banyak menyebut hujan sebagai rahmat dan tanda kebesaran-Nya, di antaranya dalam surah An-Nur ayat 43 dan Ar-Rum ayat 48

Diterbitkan 21 September 2025, 10:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hujan dalam pandangan Islam dipandang sebagai salah satu tanda kebesaran Allah dan bentuk rahmat bagi makhluk di bumi. Meski seringkali hujan turu lebat, disertai petir atau angin kencang yang bisa memicu bencana, namun hal ini tak menghilangkan status hujan sebagai berkah untuk alam dan sekalian makhluk-Nya. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa melihat hujan.

Status hujan sebagai berkah ditegaskan Rasulullah SAW melalui hadis dari Zaid bin Khalid al-Juhani, yang artinya: Kami diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah (HR Bukhari Muslim). Pernyataan ini menekankan bahwa hujan adalah berkah dan nikmat yang harus disandarkan sepenuhnya kepada Allah, bukan kepada faktor alam semata.

Al-Qur’an juga banyak menyebut hujan sebagai rahmat dan tanda kebesaran-Nya, di antaranya dalam surah An-Nur ayat 43 dan Ar-Rum ayat 48. Ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa Allah-lah yang menurunkan hujan, menghidupkan bumi yang tandus, serta menjadi sebab tumbuhnya tanaman dan kehidupan. Ulama seperti Imam an-Nawawi dalam al-Adzkār menjelaskan doa-doa yang dibaca saat turun hujan sebagai bentuk syukur dan pengakuan atas nikmat ini.

Berikut ini adalah kumpulan doa melihat hujan teks Arab, latin dan artinya, yang meliputi hujan dalam pengertian umum, disertai petir, angin kencang, dan lain sebagainya. Berikut ulasannya.

1. Doa Melihat Hujan Turun

Berikut ini adalah kumpulan doa melihat hujan yang dinukil dari Buku Risalah Tuntunan Sholat Dilengkapi  Dzikir dan Doa-Doa Mustajab karya Ustadz Abu Quro, Buku Doa Dzikir Muslimah oleh Abu Ayyub El-Faruqi, Buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun oleh H. Hamdan Hamedan MA, Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan kemenag Jatim dan Kitab Fiqih. 

 

Berikut ini adalah doa ketika melihat turun hujan.

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Arab latin: Allâhumma shayyiban nâfi'an.

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat." (H.R. Bukhari).

2. Doa Melihat Hujan Turun Versi 2

Selain itu, ada doa lain yang diajarkan Rasulullah saat turun hujan, hal ini sebagaimana tercantum dalam kitab Maslakul Akhyar karya Utsman bin Yahya, sebagaimana berikut:

اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا

Latin: Allâhumma shayyiban haniyyâ wa sayyiban nâfi‘â.

“Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat.”

3. Doa Agar Hujan Tak Datangkan Bencana

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang dinukil oleh Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Al-Wabilus Shayyib minal Kalimit Thayyib, karya Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah.

Rasulullah membaca doa ini saat khutbah Jumat berlangsung ketika seorang sahabat datang melapor bahwa hujan deras yang selama sekira enam hari berlangsung membuat masyarakat kehilangan harta benda dan merusak fasilitas jalan.

Adapun doa saat hujan deras yang dikhawatirkan terjadi banjir tersebut adalah sebagaimana berikut:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin: Allāhumma hawālainā wa lā ‘alainā. Allāhumma ‘alal ākāmi wal jibāli, waz zhirābi, wa buthūnil awdiyati, wa manābitis syajari.

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudaratkan). Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon.”

4. Doa Melihat Hujan Turun usai Sholat Istisqa

Selain doa di atas, ada doa lain yang dapat dipanjatkan. Doa ini dibaca ketika turun hujan, seusai melaksanakan sholat Istisqa'. Berikut bacaannya:

اللَّهُمَّ سُقْيَا رَحْمَةٍ، وَلَا سُقْيَا عَذَابٍ، وَلَا بَلَاءِ، وَلَا هَدَمٍ وَلَا غَرَةٍ. اللَّهُمَّ عَلَى الظُّرَابِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ. اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا.

Arab latin: Allaahumma suqyaa rahmatin, wa laa suqya adzaabin, wa laa balaa'in, wa laa hadamin wa la gharaqin. Allaahumma 'alazh- zhiraabi wa manaabitisy-syajari. Allaahumma hawaalaina wa laa 'alainaa.

Artinya: "Ya Allah, semoga ini adalah hujan rahmat, bukan hujan adzab, bukan hujan bala (musibah), bukan hujan yang menghancurkan, bukan hujan yang menenggelamkan. Ya Allah, alihkanlah hujan kepada bukit-bukit dan tempat-tempat tumbuhnya pohon. Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai nikmat bagi kami, bukan sebagai siksa atas kami.

Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam Fath al-Bari menjelaskan makna doa tersebut, yaitu memohon agar hujan tidak menjadi bencana yang merusak, tetapi membawa manfaat dengan turun di tempat yang membutuhkannya.

5. Doa Melihat Hujan Disertai Petir

Hujan disertai petir sering terjadi. Ini adalah doa Nabi SAW saat mendengar petir.

Teks Arab

اللَّهُمَّ لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ، وَلَا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ، وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ

Latin: Allahumma lā taqtulnā bighaḍabika, wa lā tuhliknā bi‘adzābika, wa ‘āfinā qobla dzālik.

Artinya“Ya Allah, janganlah Engkau membinasakan kami dengan kemurkaan-Mu, dan janganlah Engkau membinasakan kami dengan azab-Mu, dan selamatkanlah kami sebelum itu.”

Doa ini disebutkan oleh Imam al-Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad, dan dianjurkan untuk dibaca ketika mendengar suara petir/guntur sebagai bentuk memohon perlindungan dari murka Allah.

6. Doa Hujan Disertai Angin Kencang

Doa Hujan Disertai Angin Kencang. Doa ini adalah Doa Nabi SAW ketika melihat angin kencang, yang juga bisa terjadi bersamaan dengan hujan.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

Latin: Allāhumma innī as’aluka khairohā, wa khaira mā fīhā, wa khaira mā ursilat bih, wa a‘ūdzu bika min syarrihā, wa syarri mā fīhā, wa syarri mā ursilat bih.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang ada padanya, dan kebaikan tujuan diutusnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan apa yang ada padanya, dan keburukan tujuan diutusnya.”

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim.

 

7. Doa Agar Hujan Berhenti atau Dialihkan ke Tempat Lain

Berikut ini adalah bacaan doa agar hujan berhenti.

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا اللَّهُمْ عَلَى الأَكَامِ وَالطِرَابِ وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ.

Latin: Allaahumma hawaalainaa wa laa 'alainaa. Allaahumma 'alal aakaami wazh-zhiraabi, wa buthuunil audiyati wa manaabitisy syajar.

Artinya: "Ya Allah, hujanilah di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya Allah, berilah hujan ke daratan tinggi, beberapa anak bukit dasar lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan."

 

8. Doa Ketika Hujan Reda

Doa yang dianjurkan setelah hujan turun, sebagai ungkapan syukur kepada Allah.

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Arab latin: Muthirnaa bifadhlillaahi wa rahmatihi.

Artinya: "Kami telah diberi hujan karunia dan rahmat Allah." (HR Bukhari dan Muslim)

Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam Fath al-Bari menjelaskan bahwa doa ini adalah bentuk syukur dan pengakuan bahwa hujan turun atas kehendak Allah, bukan karena pengaruh bintang atau ramalan.

People also Ask:

1. Apa doa ketika turun hujan?

Doa yang dianjurkan ketika hujan turun adalah "Allahumma shoyyiban nafi'an" yang berarti "Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat". Selain itu, terdapat doa lain saat hujan lebat agar hujan tidak mendatangkan bahaya, yaitu "Allahumma hawalaina wa laa 'alaina, Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari".

3. Allahumma shoyyiban nafi'an doa apakah itu?

"Allahumma shoyyiban nafi'an" adalah sebuah doa saat turun hujan yang berarti "Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat". Doa ini berasal dari hadis Nabi Muhammad SAW dan merupakan permohonan agar hujan yang turun membawa kebaikan, bukan bencana, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesuburan tanaman, hewan, dan kehidupan secara umum.

4. Apa arti Allahumma Hawalaina?

Allahumma hawalaina wa la 'alaina, Allahumma 'ala al-akami wa al-zirabi wa butuni al-awdiyati wa manabiti al-syajari. Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan di atas kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di bukit-bukit, gunung-gunung, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan."

5. Jika hujan baca surat apa?

Saat hujan turun, Anda dianjurkan untuk membaca doa ketika hujan seperti "Allahumma aj'alhu shayyiban naafi'an" (Ya Allah jadikanlah hujan ini bermanfaat) atau ayat Al-Qur'an seperti Surat An-Nahl ayat 10 yang menjelaskan bahwa hujan adalah rahmat Allah. Selain doa khusus, Anda juga bisa memanjatkan doa-doa lain sesuai kebutuhan dan memperbanyak zikir karena hujan adalah waktu yang baik untuk memanjatkan doa.