Tata Cara Sholat Jamak Takhir Beserta Niat dan Doanya

Pahami tata cara sholat jamak takhir lengkap dengan niat dan doa agar ibadah tetap lancar. Keringanan ibadah bagi musafir atau kondisi mendesak.

Diterbitkan 19 Agustus 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tata cara sholat jamak takhir penting untuk diketahui terlebih bagi mereka yang akan bepergian jauh. Sholat merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang harus dilaksanakan dalam kondisi apapun. Namun, Islam memberikan keringanan atau rukhsah bagi umatnya dalam kondisi tertentu, salah satunya adalah sholat jamak takhir.

Keringanan ini sangat membantu bagi mereka yang sedang dalam perjalanan jauh atau menghadapi kondisi yang menyulitkan untuk menunaikan sholat pada waktunya. Menurut Tuntunan Praktis Shalat Wajib & Sunah karya Tim Al-Qalam, jamak adalah meringkas dua waktu sholat dalam satu waktu. 

Sebagai contoh, sholat Zuhur dapat dikerjakan bersamaan dengan sholat Ashar, atau sholat Maghrib dikerjakan bersamaan dengan sholat Isya. Konsep ini memungkinkan fleksibilitas dalam beribadah tanpa meninggalkan kewajiban. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (18/8/2025).

Tata Cara Sholat Jamak Takhir Zuhur dan Ashar

Sholat jamak takhir adalah penggabungan dua sholat fardhu yang dilaksanakan pada waktu sholat yang terakhir. Misalnya, sholat Zuhur dan Ashar dikerjakan pada waktu Ashar, atau sholat Maghrib dan Isya dikerjakan pada waktu Isya. Konsep jamak sendiri berarti menggabungkan atau menyatukan dua sholat fardhu dalam satu waktu.

Pelaksanaan tata cara sholat jamak takhir untuk Zuhur dan Ashar dilakukan pada waktu Ashar. Meskipun demikian, sholat Zuhur tetap dikerjakan terlebih dahulu baru kemudian sholat Ashar, dengan niat khusus untuk jamak takhir.

  1. Niat Sholat Zuhur: Membaca niat sholat jamak takhir Zuhur.
    • Arab: أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
    • Latin: Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    • Terjemah: "Aku sengaja sholat fardhu Zuhur 4 rakaat yang dijamak dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’ala."
  2. Takbiratul Ihram: Memulai sholat Zuhur dengan takbiratul ihram.
  3. Melaksanakan Sholat Zuhur: Melaksanakan sholat Zuhur 4 rakaat seperti biasa hingga selesai.
  4. Niat Sholat Ashar: Setelah sholat Zuhur selesai, langsung dilanjutkan dengan sholat Ashar dengan membaca niat.
    • Arab: أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالظُّهْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
    • Latin: Ushollii fardlol ‘ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’azh zhuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    • Terjemah: "Aku sengaja sholat fardhu Ashar 4 rakaat yang dijamak dengan Zuhur, fardu karena Allah Ta’ala."
  5. Melaksanakan Sholat Ashar: Melaksanakan sholat Ashar 4 rakaat seperti biasa hingga salam.

Tata Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya

Sama halnya dengan jamak takhir Zuhur dan Ashar, tata cara sholat jamak takhir Maghrib dan Isya dilaksanakan pada waktu Isya. Sholat Maghrib dikerjakan terlebih dahulu, baru kemudian sholat Isya, dengan urutan dan niat yang sesuai.

  1. Niat Sholat Maghrib: Membaca niat sholat jamak takhir Maghrib.
    • Arab: أُصَلِّي فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالعِشَاءِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
    • Latin: Ushollii fardlozh maghribi tsalaatsa raka’aatin majmuu’an ma’al ‘isyaa’i Jam’a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    • Terjemah: "Aku sengaja sholat fardhu Maghrib tiga rakaat yang dijamak dengan Isya, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta’ala."
  2. Takbiratul Ihram: Memulai sholat Maghrib dengan takbiratul ihram.
  3. Melaksanakan Sholat Maghrib: Melaksanakan sholat Maghrib 3 rakaat seperti biasa hingga selesai.
  4. Niat Sholat Isya: Setelah sholat Maghrib selesai, langsung dilanjutkan dengan sholat Isya dengan membaca niat.
    • Arab: أُصَلِّي فَرْضَ العِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالمَغْرِبِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
    • Latin: Ushollii fardlozh ‘isyaa’i arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al magribi Jam’a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    • Terjemah: "Aku berniat sholat Isya empat rakaat yang dijamak dengan Maghrib, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta’ala."
  5. Melaksanakan Sholat Isya: Melaksanakan sholat Isya 4 rakaat seperti biasa hingga salam.

Syarat Melaksanakan Sholat Jamak Takhir

Untuk dapat melaksanakan tata cara sholat jamak takhir, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar ibadah ini sah di mata syariat. Syarat-syarat ini memastikan bahwa keringanan yang diberikan tidak disalahgunakan dan hanya berlaku dalam kondisi yang memang memerlukan.

  • Niat Jamak Takhir di Waktu Sholat Pertama: Niat untuk menjamak takhir harus dilakukan pada waktu sholat yang pertama, meskipun pelaksanaannya di waktu sholat kedua. Kementerian Agama RI menjelaskan, "Adapun syarat-syarat jama’ ta’khir ada dua: pertama, niat jama’ ta’khir yang dilakukan di waktu shalat yang pertama."
  • Masih dalam Perjalanan: Ketika mengerjakan sholat yang kedua, seseorang masih harus berada dalam perjalanan.
  • Jarak Perjalanan: Perjalanan yang ditempuh minimal mencapai jarak tertentu, seperti 82 km menurut beberapa pendapat ulama.
  • Bukan Tujuan Maksiat: Perjalanan tersebut tidak bertujuan untuk hal yang maksiat.
  • Dilakukan Setelah Keluar dari Batas Desa: Sholat jamak takhir dilakukan setelah keluar dari batas desa atau tempat tinggal.
  • Kondisi Mendesak: Selain musafir, sholat jamak juga dapat dilakukan dalam kondisi mendesak seperti sakit parah atau keadaan darurat lainnya yang menyulitkan pelaksanaan sholat pada waktunya.

Niat Sholat Jamak Takhir

Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah, termasuk sholat jamak takhir. Niat diucapkan dalam hati saat takbiratul ihram, sebagai penentu sahnya sholat yang dikerjakan.

  • Niat Sholat Zuhur (dilakukan di waktu Ashar):
    • Arab: أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
    • Latin: Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    • Terjemah: "Aku sengaja sholat fardhu Zuhur 4 rakaat yang dijamak dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’ala."
  • Niat Sholat Ashar (dilakukan setelah Zuhur):
    • Arab: أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالظُّهْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
    • Latin: Ushollii fardlol ‘ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’azh zhuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    • Terjemah: "Aku sengaja sholat fardhu Ashar 4 rakaat yang dijamak dengan Zuhur, fardu karena Allah Ta’ala."
  • Niat Sholat Maghrib (dilakukan di waktu Isya):
    • Arab: أُصَلِّي فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالعِشَاءِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
    • Latin: Ushollii fardlozh maghribi tsalaatsa raka’aatin majmuu’an ma’al ‘isyaa’i Jam’a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    • Terjemah: "Aku sengaja sholat fardhu Maghrib tiga rakaat yang dijamak dengan Isya, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta’ala."
  • Niat Sholat Isya (dilakukan setelah Maghrib):
    • Arab: أُصَلِّي فَرْضَ العِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْCًا بِالمَغْرِبِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
    • Latin: Ushollii fardlozh ‘isyaa’i arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al magribi Jam’a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta’aalaa.
    • Terjemah: "Aku berniat sholat Isya empat rakaat yang dijamak dengan Maghrib, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta’ala."

Doa Setelah Sholat Jamak Takhir

Setelah menyelesaikan sholat jamak takhir, dianjurkan untuk membaca zikir dan doa. Tidak ada doa khusus yang hanya diperuntukkan setelah sholat jamak takhir, namun umat Muslim dapat membaca doa-doa umum setelah sholat fardhu sebagai bentuk syukur dan permohonan kepada Allah SWT.

Salah satu doa yang umum dibaca setelah sholat fardhu adalah:

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِى سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ. رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Allaahumma innaa nas'aluka salaamatan fiddiini wa 'aafiyatan fil jasadi wa shihhatan fil badani wa ziyaadatan fil 'ilmi wa barakatan firrizqi wa taubatan qablal maut wa rahmatan 'indalmaut wa maghfiratan ba'dal maut. Allaahumma hawwin 'alainaa fii sakaraatil maut wannajaata minannaari wal 'afwa 'indal hisaab. Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaabannaar.

Artinya: "Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, kesehatan pada tubuh, penambahan ilmu, keberkahan dalam rezeki, taubat sebelum mati, rahmat ketika mati, dan ampunan setelah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, selamatkanlah kami dari api neraka, dan berikanlah kami ampunan saat hisab. Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka."

Melansir dari laman Muhammadiyah, dalil dibolehkannya shalat jamak takhir adalah hadis nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, sebagai berikut:

Dari Anas bin Malik diceritakan bahwa dahulu Rasulullah SAW apabila berangkat sebelum tergelincir matahari, beliau mengakhirkan salat dzuhur sampai waktu ashar (dikala itu beliau berhenti dan menjama;kan kedua salat). Jika beliau berangkat sesuadah tergelincir matahari, beliau mengerjakan dahulu salat dzuhur, sesudah itu berangkat (HR. Bukhari Muslim).

Daftar Sumber

  • Kementerian Agama RI. "Cara Shalat Jamak Lengkap dengan Niat dan Syaratnya". 2023-11-28. https://kemenag.go.id/read/cara-shalat-jamak-lengkap-dengan-niat-dan-syaratnya-42805
  • Tuntunan Praktis Shalat Wajib & Sunah. Tim Al-Qalam.
  • Muhammadiyah. "Bagaimana Tata Cara Pelaksanaan Salat Jamak Ta’khir". 2022. https://muhammadiyah.or.id/2022/05/bagaimana-tata-cara-pelaksanaan-salat-jamak-takhir/

FAQ

1. Apa itu sholat jamak takhir? Sholat jamak takhir adalah menggabungkan dua sholat fardhu dan melaksanakannya pada waktu sholat yang terakhir.

2. Sholat apa saja yang bisa dijamak takhir? Sholat Zuhur dengan Ashar, dan Maghrib dengan Isya.

3. Kapan niat sholat jamak takhir diucapkan? Niat sholat jamak takhir diucapkan pada waktu sholat yang pertama.

4. Apakah sholat jamak takhir hanya untuk musafir? Umumnya untuk musafir, namun bisa juga dalam kondisi darurat lain seperti sakit parah.

5. Berapa rakaat sholat jamak takhir? Jumlah rakaat tetap sama dengan sholat aslinya, misalnya Zuhur 4 rakaat dan Ashar 4 rakaat.

6. Apakah ada doa khusus setelah sholat jamak takhir? Tidak ada doa khusus, namun dianjurkan membaca doa-doa umum setelah sholat fardhu.

7. Mana yang didahulukan saat sholat jamak takhir Zuhur dan Ashar? Sholat Zuhur didahulukan, baru kemudian Ashar.