Doa untuk Orang Sakit Perempuan dan Artinya, Memohon Diberi Kesembuhan

Simak bacaan doa untuk orang sakit perempuan dan artinya yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Diperbarui 10 Juni 2025, 16:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ketika seorang perempuan yang kita sayangi sedang mengalami ujian berupa sakit, hati kita pun ikut merasakan duka dan kekhawatiran. Dalam kondisi seperti ini, banyak orang yang mencari ketenangan melalui doa untuk orang sakit perempuan sebagai bentuk ikhtiar spiritual. Doa bukan hanya sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah seruan tulus yang lahir dari hati untuk memohon kesembuhan kepada Allah.

Dalam Islam, doa diyakini sebagai salah satu bentuk ibadah yang paling kuat. Menurut Imam Al-Ghazali dalam kitabnya yang berjudul Ihya Ulumiddin, menyatakan bahwa, doa adalah inti dari ibadah dan penghubung antara hamba dan Tuhannya. Maka ketika kita memanjatkan doa untuk orang sakit perempuan, yang sesungguhnya kita lakukan bukan sekadar berbicara, tetapi menyerahkan seluruh harapan dan keinginan kepada Sang Maha Menyembuhkan, dengan penuh keyakinan bahwa tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh-Nya.

Lebih lanjut, dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, disebutkan bahwa mendoakan orang yang sedang sakit adalah amalan yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Bahkan doa-doa yang dipanjatkan secara khusus untuk kesembuhan menjadi bagian dari adab menjenguk orang sakit. Maka dari itu, memahami bentuk dan makna doa untuk orang sakit perempuan sangatlah penting, agar setiap kata yang terucap benar-benar membawa harapan dan keyakinan yang mendalam.

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Selasa (10/6/2025).

Bacaan Doa untuk Orang Sakit Perempuan dan Artinya

Dikutip dari hadis yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim dari Aisyah ra, berikut ini bacaan doa untuk orang sakit perempuan dan artinya:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا 

Arab Latin: Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqaman.

Artinya: “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.”

Masih dalam kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi, dalam riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi, terdapat bacaan doa untuk orang sakit perempuan lain yang dianjurkan oleh Rasulullah saw dilafalkan sebanyak 7 kali di hadapan orang yang sakit. Berikut bacaannya:

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Arab Latin: As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka. 

Artinya: “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan 'arasy yang megah agar menyembuhkanmu."

Bacaan Doa untuk Orang Sakit Secara Umum

Rasulullah SAW membaca doa untuk orang sakit berikut ini ketika menjenguk Salman Al-Farisi RA. Doa ini juga bisa kamu baca untuk mendoakan orang sakit yang sedang dijenguk:

Syafakallahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘afāka fī dīnika wa jismika ila muddati ajalika.

Artinya: “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia."

Selain itu, doa selanjutnya yang bisa dibacakan untuk memohon kesembuhan pada orang yang sedang sakit. Berikut doa orang sakit:

Amsihil ba’sa rabbannaasi biyadikas syifaa’u laa kaasyifa lahu illa anta.

Artinya: "Hilangkanlah penyakit wahai Tuhan segala manusia. Di tangan-Mu kesembuhan. Tak ada yang menghilangkan penyakit, selain dari pada-Mu sendiri."

Tak sampai disitu, ada lagi doa untuk orang sakit yang bisa dipanjatkan. Seperti ketika menjenguk Sa'ad bin Abi Waqash sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW membaca doa untuk kesembuhan orang sakit berikut ini:

Allahummasyfi Sa‘dan. Allahummasyfi Sa‘dan. Allahummasyfi Sa‘dan. 

Artinya: “Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad."

Doa untuk orang sakit yang lainnya juga meliputi:

Syafakillah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba'dahu saqaman.

Artinya: “Semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya.”

Cara Mendoakan Orang Sakit

1. Berniat karena Allah SWT

Cara mendoakan untuk orang sakit yang pertama adalah dengan niat melakukannya hanya karena Allah Ta'ala. Mendoakan orang sakit adalah perbuatan yang baik, maka sudah sepatutnya Anda meniatkan hal tersebut untuk mengharap ridha dan pahala Allah SWT. Ada baiknya Anda juga membawa sedikit buah tangan seperti kue atau buah untuk diberikan kepada orang yang sedang sakit tersebut.

2. Menyebutkan nama penjenguk

Cara mendoakan untuk orang sakit yang berikutnya adalah menyebutkan nama. Hal ini berlaku ketika menjenguk orang sakit, anda bisa mengenalkan diri supaya orang yang sedang sakit itu pasti akan merasa senang dan diingat. Baru kemudian lanjutkan dengan mendoakannya.

3. Duduk dekat kepala

Cara mendoakan untuk orang sakit yang berikutnya adalah duduk dekat dengan kepala atau bagian samping dari posisi kepalanya. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan orang-orang soleh sesudahnya. Hal ini diriwayatkan oleh Anas RA, yang berkata: 

"Apabila Nabi Muhammad menjenguk orang yang sakit, beliau duduk di sisi kepalanya." (HR.Bukhari).

4. Berjabat tangan

Cara mendoakan untuk orang sakit yang berikutnya adalah berjabat tangan. Hal ini sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhamad, yakni menjabat tangan, memegang kening, tangan, atau bagian tubuh lainnya dari orang yang sedang sakit. Hal ini dilakukan sebagai wujud kasih sayang dan perhatian. Rasulullah bersabda,

"Merupakan kesempurnaan menjenguk orang yang sakit adalah salah seorang kalian meletakkan tangannya pada wajahnya atau tangannya, kemudian bertanya bagaimana keadaannya. Dan, kesempurnaan penghormatan di antara kalian adalah berjabat tangan." (HR Ahmad dan Thabrani).

5. Bertanya kondisi penyakitnya

Cara mendoakan untuk orang sakit yang berikutnya adalah bertanya kondisi penyakitnya. Dengan begitu, anda sudah menunjukkan bentuk kepedulian terhadap sesama dan mencoba memahami kondisi pasien.

6. Hibur orang yang sedang sakit

Cara mendoakan untuk orang sakit yang berikutnya adalah menghibur orang yang sedang sakit. Hal ini untuk memberikan semangat dan dapat membantu mereka merasa lebih yakin untuk bisa sembuh, dan merasakan emosi yang lebih positif meski tengah diuji dengan penyakit. 

QnA tentang Doa Untuk Orang Sakit Perempuan

Q: Apa itu doa untuk orang sakit perempuan?

A: Doa untuk orang sakit perempuan adalah bentuk permohonan kepada Allah SWT agar seorang perempuan yang sedang mengalami sakit diberi kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan. Doa ini bisa dibaca oleh keluarga, kerabat, maupun siapa saja yang peduli, sebagai wujud kasih sayang dan dukungan spiritual.

Q: Apakah ada doa khusus dalam Islam untuk perempuan yang sedang sakit?

A: Secara umum, doa untuk kesembuhan dalam Islam bersifat universal, tidak terbatas pada jenis kelamin. Namun, ketika yang didoakan adalah seorang perempuan, kita dapat menyesuaikan kata ganti dan lafaz doanya sesuai konteks. Inti dari doa tetap mengandung harapan agar Allah mengangkat penyakit dan memberi kesembuhan.

Q: Siapa saja yang boleh membaca doa untuk orang sakit perempuan?

A: Siapa saja boleh membacanya, baik anggota keluarga, teman, tetangga, atau bahkan orang asing. Tidak ada syarat khusus, yang penting doa dibaca dengan niat ikhlas dan penuh keyakinan bahwa Allah Maha Menyembuhkan.

Q: Kapan waktu terbaik untuk membaca doa ini?

A: Doa bisa dibaca kapan saja. Namun, beberapa waktu yang dianggap mustajab antara lain saat setelah salat fardhu, sepertiga malam terakhir, hari Jumat, dan saat menjenguk langsung orang yang sakit.

Q: Apakah doa bisa membantu mempercepat kesembuhan?

A: Dalam Islam, doa adalah salah satu bentuk ikhtiar batin. Rasulullah SAW mengajarkan agar umatnya berobat secara medis dan memanjatkan doa. Maka, doa dipercaya bisa menjadi sebab turunnya rahmat dan kesembuhan, selama disertai dengan usaha nyata dan tawakal kepada Allah.

Q: Apakah ada adab khusus saat membacakan doa untuk perempuan yang sakit?

A: Ya, Islam mengajarkan adab dalam mendoakan, seperti menggunakan kata-kata yang baik, menyebut nama orang yang sakit (jika memungkinkan), dan mendoakan dengan suara lembut. Jika dilakukan secara langsung, disarankan menjaga sopan santun, terutama jika yang mendoakan bukan mahramnya.