Sukses

PKB `Tunggangi` Mahfud MD dan Rhoma Irama untuk Genjot Suara

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hingga kini belum menetapkan siapa calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2014. PKB masih menimbang 2 nama, yakni mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan Raja Dangdut Rhoma Irama.

"Kita lagi berjuang elektabilitas Pak Mahfud meningkat. Terus elektabilitas Rhoma Irama meningkat. Nanti elektabilitas (mereka) tinggi, perolehan PKB naik," ujar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu (24/11/2013).

Dalam riset Lembaga Survei Nasional (LSN), Mahfud MD dilihat sebagai tokoh yang dapat menjadi pemersatu partai Islam.

"Mahfud MD paling banyak dipilih (16,4%). Di luar Mahfud nama lain yang juga cukup banyak disebut responden adalah Rhoma Irama (9,6%) dan Suryadharma Ali (9,1%)," kata peneliti LSN Dipa Pradipta di Century Park Hotel, Jakarta Selatan, Minggu.

Dipa menjelaskan, Mahfud dapat menjadi pemersatu karena ia merupakan top of mind publik ketika ditanya soal figur pemimpin Islam. Tak hanya itu, Mahfud juga dinilai sebagai sosok lintas aliran. Sebab, Mahfud merupakan lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) dan tumbuh dalam kultur Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).

"Jika mantan Ketua MK itu didorong menjadi lokomotif koalisi partai Islam, niscaya tidak akan banyak resistensi dari berbagai sekte keagamaan lingkungan Islam di Indonesia," tutur Dipa.

Survei yang dilakukan di 34 Provinsi di seluruh Indonesia sejak tanggal 20 sampai 30 Oktober 2013. Sampel yang digunakan sebanyak 1.240 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara Multistage Random Sampling dengan margin of error sebesar 2,8% dan pada level of confidence 95%. (Mut/Ism)