Liputan6.com, Bogor - Sidang perdana sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 yang dilayangkan kubu pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK).
Anggota tim Koalisi Merah Putih, Malam Sambat Kaban berharap agar hakim MK serius dan sungguh-sungguh dalam memproses perkara tersebut.
"Banyak fakta-faktanya, banyak penyimpangan. Jadi MK Jangan terkesan melegitimasi apa yang telah dibuat KPU," jelasnya saat ditemui di kediamannya di Bogor, Jawa Barat, Selasa 5 Agustus 2014.
Dirinya yakin, sepanjang hakim-hakim MK bisa berpikir jernih dalam melihat persoalan, kesalahan-kesalah KPU dalam merekapitulasi suara pilpres yang terstruktur, sistematis dan masif akan terbukti dengan dokumen-dokumen yang telah dipersiapkan.
Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini mengatakan, Tim Koalisi Merah Putih sudah sangat siap untuk menghadapi sidang hari ini, di mana tim pengacara sudah menyiapkan data dan fakta yang kuat soal penyimpangan yang dilakukan KPU.
"Kita seharusnya malu terhadap pemilu tahun 1955, di mana ketika dunia mengakui pemilu tahun 1955 adalah pemilu yang bersih, sedangkan pemilu tahun ini adalah yang paling amburadul," tegasnya.
Terkait dengan adanya pergerakan massa saat sidang di MK, ia memandang wajar dan sah-sah saja. Sebab, masyarakat berhak untuk mengawal proses persidangan agar berjalan transparan dan adil.
"Kita mengajak masyarakat, terutama pendukung Koalisi Merah Putih bahwa perjuangan belum selesai. Di sini kita juga mengajak masyarakat untuk berpikir rasional bahwa tuntutan tim koalisi ke MK ini semata-mata agar negara yang besar ini beradab dan taat kepada undang-undang," pungkas mantan Menteri Kehutanan itu.
MS Kaban: MK Harus Jernih dan Serius Tangani Sengketa Pilpres
Terkait dengan adanya pergerakan massa saat sidang di MK, MS Kaban memandang wajar dan sah-sah saja.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/683550/original/a3.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433901/original/080742000_1764906305-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-05T103803.223.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)