Liputan6.com, Jakarta - Hasil survei terbaru yang dilakukan Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) mengungguli Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Bahkan, bila Pilpres 2014 digelar pada saat survei dilakukan, pasangan Prabowo-Hatta melesat jauh mengungguli Jokowi-JK.
Peneliti utama LSN Dipa Pradipta mengatakan, berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan dalam rentang waktu 23 sampai 29 Juni 2014, elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta jauh lebih unggul yaitu sebesar 46,6% dibanding Jokowi-JK dengan tingkat elektabilitas sebesar 39,9%.
"Secara umum, Prabowo-Hatta lebih unggul dibanding Jokowi-JK. Sedangkan sebanyak 13,5% belum memutuskan memilih pasangan yang mana," ujar Dipa di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Minggu (29/6/2014).
Menurut Dipa, secara umum Prabowo-Hatta jauh lebih unggul atas Jokowi-JK di Indonesia bagian barat, atau di wilayah-wilayah berpenduduk padat. Sedangkan Jokowi-JK banyak dipilih di Indonesia bagian timur yang akumulasi jumlah pemilihnya tidak begitu besar.
"Prabowo-Hatta jauh lebih unggul di wilayah Sumatera dan sebagian wilayah Jawa. Di 2 pulau itu, jumlah pemilih cukup besar. Sedangkan Jokowi unggul di wilayah-wilayah Indonesia timur seperti di Pulau Kalimantan dan sebagian Indonesia timur seperti Papua," ucapnya.
Sedangkan tingkat swing voters atau responden yang sudah memilih Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK namun masih ragu-ragu, masing-masing menurut Dipa hanya tinggal sekitar 11%.
"Sementara tingkat kemantapan pendukung kedua belah pihak terus meningkat, masing-masing sudah mencapai sekitar 88%," ucapnya.
Berdasarkan hasil temuan survei tersebut, Dipa pun berkesimpulan, temuan LSN tersebut menunjukkan bahwa selama Juni 2014, tidak ada perubahan elektabilitas yang cukup jauh untuk Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK.
"Tingkat elektabilitas dua pasangan sebagaimana ditemukan dalam survei LSN 1 sampai 8 Juni 2014 dengan survei saat ini pada 23 sampai 26 Juni cenderung stabil. Kesimpulan kami, pasangan Prabowo-Hatta masih tetap leading atas Jokowi-JK," ujarnya.
Survei tersebut dilakukan di 34 propinsi di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini merupakan seluruh penduduk Indonesia yang sudah memiliki hal pilih dan tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Â
Jumlah sampel sebanyak 1.070 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara rambang berjenjang (multistage random sampling), dengan simpangan kesalahan (margin of error) sebesar 3,0% dan tingkat kepercayaan 95%. Sedangkan pengumpulan data dilakukan menggunkan teknik wawancara dengan responden menggunakan telepon. (Rmn)
Survei LSN: Prabowo-Hatta 46,6%, Jokowi-JK 39,9%
Hasil survei LSN, Prabowo-Hatta jauh lebih unggul atas Jokowi-JK di Indonesia bagian barat, atau di wilayah berpenduduk padat.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/690215/original/debat3.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)