Liputan6.com, Jakarta - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla, masih lebih unggul dibandingkan lawannya, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Berdasarkan hasil survei yang digelar lembaga survei Indo Barometer, pasangan Jokowi-JK unggul di banyak provinsi.
"Jokowi-JK unggul di Provinsi Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Sulawesi Selatan. Sedangkan Prabowo-Hatta unggul di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Jawa Barat. Di Provinsi Lampung, dukungan untuk 2pasangan sama besar," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Selasa (17/6/2014).
Berdasarkan pulau, lanjut Qodari, Jokowi-JK tak hanya unggul di wilayah Jawa, tapi juga di luar Jawa, seperti Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Papua. Sementara Prabowo-Hatta unggul di Sumatera, Nusa Tenggara, dan Maluku.
Dari segmen jenis kelamin, dukungan perempuan lebih besar jatuh ke pasangan Jokowi-JK. "Dari segi etnisitas, Prabowo-Hatta sebenarnya unggul di suku nomor 2 terbesar yakni Sunda. Namun, mereka kalah telak di pemilih terbesar, yakni etnis Jawa. Ini isu yang harus dicari solusinya oleh Prabowo-Hatta," papar Qodari.
Terkait aspek pekerjaan atau profesi, Qodari menerangkan pekerjaan rumah terbesar pasangan Prabowo-Hatta terletak pada ibu rumah tangga, petani, dan pedagang. Sebab ini 3 profesi dengan pemilih terbesar.
"Dari aspek pendidikan dan pendapatan, ada fenomena menarik di mana Prabowo-Hatta unggul di kelompok pendidikan dan pendapatan tinggi," tandas Qodari.
Survei terkait distribusi pilihan pasangan capres-cawapres dari provinsi-provinsi di Indonesia ini dilakukan pada 28 Mei sampai 4 Juni 2014. Digelar di 33 provinsi dengan responden 1.200 orang. Margin error 3 persen. (Mut)
Survei Indo Barometer: Jokowi-JK Unggul di Jawa dan Luar Jawa
Dari segmen jenis kelamin, dukungan perempuan lebih besar jatuh ke pasangan Jokowi-JK.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680937/original/ilustrasi-jokowi-JK-prabowo-hatta-140522-andri.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)