Liputan6.com, Jakarta - Masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dianggap masih menjadi hantu yang akan 'menggerogoti' Pemilu 2014. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak memberikan antisipasi yang jelas terkait DPT.
Koordinator Jaringan Pendidikan Politik Untuk Rakyat (JPPR) Yus Fitriadi mengatakan, memang KPU telah melakukan antisipasi pemilih bias berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengantisipasi pemilih yang belum terdaftar.
"Seperti yang sudah saya perkirakan, KPU telah mengantisipasi aspek hukumnya walaupun pada tataran aspek implikasinya sampai saat ini tidak ada antisipasi yang jelas yang direncanakan oleh KPU," kata Yus kepada Liputan6.com, Kamis (20/3/2014).
"Permasalahan DPT pada aspek hukum sudah diantisipasi dengan sinkronisasi peraturan KPU dengan peraturan MK, walaupun tidak menyertakan daftar tersebut ke TPS. Walaupun dalam konteks kasuaistik itu tidak menyelesaikan masalah," tandas Yus.
Yus menjelaskan, tidak jelasnya pemilih yang belum terdaftar maupun para pemilih fiktif, akan berpengaruh kepada penyediaan logistik. Seperti pemilih yang dievakuasi karena bencana atau masyarakat urban.
"Banyaknya masyarakat yang belum terdaftar di DPT maupun banyaknya DPT fiktif (penggelembungan suara) akan berpengaruh besar terhadap penyediaan logistik," katanya.
Walapun hanya permasalahan administasi, kata Yus, masyarakat juga perlu tahu namanya terdaftar atau tidak di dalam DPT yang telah dirangkum KPU. "Makanya, walaupun hanya permasalahan administratif dan tidak berimplikasi signifikan terhadap sanksi pemilu, penempelan DPT di setiap TPS menjadi penting."
"Karena masyarakat akan bisa melihat secara jelas namanya tercantum atau tidak pada DPT," imbuh Yus.
21 Hari menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014, DPT masih belum rampung juga. Tercatat 400 ribu DPT di KPU belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
"Mengenai NIK yang belum lengkap, sampai hari ini tinggal 400 ribu lagi. Tetapi tentu kami koordinasi dengan pemerintah ya untuk (NIK) ini," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di kantornya, Jakarta, Rabu 19 Maret 2014.
Hadar menjelaskan, jumlah DPT yang masih bermasalah itu telah berkurang jika dibandingkan pada awal penemuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yakni sebanyak 10,6 juta. Dari 10,6 juta DPT bermasalah kemudian berkurang menjadi 3,3 juta, lalu 2,1 juta, dan terakhir pada 11 Februari berubah menjadi 400 ribu. (Ismoko Widjaya)
Baca juga:
DPT `Hantu` Pengaruhi Logistik
Memang, KPU telah melakukan antisipasi ini, namun belum optimal.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/653612/original/Deklarasi-Pemilih-Muda-Indonesia-110314-SP-1.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan21 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
- Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
- Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
- Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325714/original/050754000_1786927542-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-17T074440.081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364021/original/072430000_1790928361-cek_fakta_-_aturan_pembelian_bbm_pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845745/original/091933300_1562319808-2.jpg)