Liputan6.com, Jakarta - Konsep desain resort tropis modern kini semakin identik dengan kehadiran unsur alam yang kuat, terutama lewat pemilihan vegetasi berdaun lebar. Tak heran bila inspirasi tanaman berdaun besar yang menjadi favorit desain resort kerap dijadikan rujukan utama arsitek lanskap saat merancang taman, kolam renang, hingga area lobi bergaya alami.
Bukan sekadar pemanis ruang, tanaman berdaun lebar mampu menghadirkan keteduhan alami sekaligus memperkuat karakter visual sebuah properti. Teksturnya yang khas menciptakan lapisan hijau berdimensi, memberi kesan rimbun tanpa membuat area tampak sesak, gelap, atau justru terlihat berlebihan di mata pengunjung yang datang berkunjung.
Berikut adalah beberapa inspirasi tanaman berdaun besar yang menjadi favorit desain resort yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (16/7/2026). Daftar ini dapat menjadi panduan awal sebelum menentukan vegetasi paling tepat untuk mempercantik hunian pribadi maupun properti komersial bergaya tropis.
Advertisement
1. Pisang Kipas (Ravenala Madagascariensis)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298849/original/082927500_1784184454-dezalb-travelers-tree-1814746_1280.jpg)
Ravenala madagascariensis atau pisang kipas menjadi salah satu tanaman paling mencolok yang kerap ditemui di gerbang atau lobi resort mewah. Susunan daunnya yang membentuk kipas raksasa secara simetris menciptakan kesan megah sekaligus artistik bagi siapa pun yang melihatnya. Selain fungsi estetika, bentuknya yang lebar dan menjulang membuat tanaman ini efektif meredam terik matahari, sehingga kerap dijadikan focal point utama di area kolam renang maupun jalur masuk utama sebuah resort tropis.
Â
Advertisement
2. Monstera Deliciosa
Monstera deliciosa hampir tidak pernah absen dari daftar tanaman favorit desainer lanskap resort tropis di berbagai belahan dunia. Daunnya yang besar dengan lubang khas memberi kesan modern sekaligus tetap terasa alami dan menyatu dengan lingkungan sekitar. Tanaman ini fleksibel ditempatkan, baik di sudut teras, dekat kolam renang, maupun sebagai elemen dekoratif di ruang semi-outdoor. Perawatannya yang relatif mudah membuat Monstera terus menjadi pilihan utama berbagai proyek resort skala besar maupun butik.
3. Philodendron Selloum
Philodendron Selloum dikenal luas karena daunnya yang lebar dan bercelah dalam, memberi tekstur berbeda dibanding tanaman tropis lain pada umumnya. Ditanam secara berkelompok, Philodendron mampu menciptakan lapisan hijau yang padat namun tetap rapi dan terstruktur secara visual sepanjang tahun. Karakter inilah yang membuatnya sering dipilih untuk mengisi area taman resort yang luas, terutama di bagian yang membutuhkan kesan rimbun tanpa terlihat berantakan atau tidak tertata rapi.
Advertisement
4. Bird of Paradise (Strelitzia Nicolai)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298850/original/088963200_1784184454-hans-white-strelitzia-406595_1280.jpg)
Strelitzia Nicolai atau Bird of Paradise menawarkan lebih dari sekadar bunga eksotis yang menarik perhatian pengunjung resort. Daunnya yang lebar dan tumbuh tegak menciptakan struktur vertikal kuat, ideal untuk menegaskan garis desain lanskap sebuah properti tropis. Tanaman ini sering ditanam berjajar di sepanjang jalan setapak atau area dekat kolam, memberi kesan megah sekaligus modern yang cocok dipadukan dengan arsitektur resort bergaya kontemporer maupun tropis klasik yang lebih tradisional.
5. Kuping Gajah (Alocasia Macrorrhiza)
Alocasia macrorrhiza atau kuping gajah menghadirkan nuansa hutan tropis yang dramatis lewat daunnya yang berbentuk hati dan berukuran sangat besar. Tanaman ini biasa ditempatkan di area teduh resort, seperti di bawah pohon besar, dekat gazebo, atau sudut taman yang minim sinar matahari langsung. Warna hijau tuanya yang pekat menciptakan kontras menarik dengan elemen kayu maupun batu alam yang umum digunakan dalam desain resort tropis bergaya alami.
Advertisement
6. Talas Hias (Colocasia Esculenta)
Colocasia esculenta atau talas hias memiliki kemiripan dengan Alocasia, namun daunnya cenderung menggantung ke bawah dengan gerakan yang lebih lembut saat tertiup angin sepoi. Karakter ini membuatnya populer ditanam di sekitar kolam atau area berair buatan di dalam kompleks resort. Kehadirannya memberi kesan alami dan menenangkan, cocok untuk menciptakan suasana relaksasi di tepi kolam renang, gazebo, area spa terbuka, maupun sudut taman air milik resort.
7. Palem Kipas (Livistona Rotundifolia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298851/original/099200500_1784184454-Saribus_rotundifolius_Livistona_rotundifolia_in_the_pot.jpg)
Livistona rotundifolia atau palem kipas menawarkan tekstur berbeda dari deretan tanaman berdaun lebar lainnya berkat bentuk daunnya yang bundar menyerupai kipas terbuka lebar. Kehadirannya kerap dimanfaatkan sebagai elemen kontras visual di tengah taman resort yang didominasi daun besar berbentuk hati atau memanjang. Tinggi pohonnya yang menjulang juga membantu menciptakan lapisan hijau bertingkat yang terlihat lebih dinamis dan tidak monoton di mata para pengunjung yang datang berkunjung.
Advertisement
8. Ficus Lyrata
Ficus lyrata, yang lebih dikenal dengan sebutan janda bolong biola, memiliki daun tebal dan besar dengan urat daun yang menonjol jelas. Tanaman ini kerap ditempatkan di area indoor maupun semi-outdoor resort bergaya kontemporer, seperti lobi, ruang tunggu, sudut restoran, atau dekat meja resepsionis. Bentuknya yang tegas dan elegan membuat Ficus lyrata cocok dipadukan dengan konsep interior minimalis modern yang belakangan banyak diadopsi berbagai resort butik.
9. Calathea Orbifolia
Calathea orbifolia mungkin tidak seukuran Alocasia atau Strelitzia, namun daunnya yang lebar dengan pola garis-garis perak memberi sentuhan dekoratif tersendiri bagi ruang resort. Tanaman ini kerap ditempatkan di area lobi, koridor, atau bahkan di dalam kamar resort untuk menghadirkan nuansa segar dan menenangkan bagi tamu yang menginap. Perpaduan warna hijau dan perak pada daunnya menambah kesan elegan tanpa perlu banyak elemen dekorasi tambahan di sekitarnya.
Advertisement
10. Puring (Codiaeum Variegatum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298852/original/013018900_1784184455-david-clode-yuzLue_-gS0-unsplash.jpg)
Codiaeum variegatum atau puring menjadi favorit karena daunnya yang besar dengan corak warna beragam, mulai dari kuning, merah, hingga hijau tua pekat. Tanaman ini sering ditanam sebagai pembatas taman atau elemen aksen di sepanjang jalur pejalan kaki resort maupun area parkir tamu yang datang. Warna-warni daunnya memberi variasi visual yang menyegarkan di tengah dominasi warna hijau tanaman tropis lainnya yang cenderung seragam dan terasa monoton.
11. Pisang Hias (Musa Ornata)
Musa ornata atau pisang hias menghadirkan kesan hutan tropis yang autentik lewat rumpun daunnya yang lebar, panjang, dan tumbuh rapat satu sama lain. Ditanam berkelompok, tanaman ini efektif menciptakan area terbuka resort yang terasa rimbun secara instan tanpa membutuhkan waktu tumbuh terlalu lama. Selain nilai estetika, rumpun pisang hias juga memberi keteduhan alami yang membuat pengunjung merasa lebih nyaman saat berjalan menyusuri seluruh taman resort.
Advertisement
12. Anthurium Daun (Anthurium Jenmanii)
Anthurium jenmanii dikenal lewat daunnya yang lebar, bergelombang, dan berukuran cukup besar dibanding jenis Anthurium lainnya yang lebih umum dijumpai di pasaran. Karakter unik ini membuatnya sering dipakai sebagai elemen dekoratif di teras atau area semi-teduh resort yang membutuhkan sentuhan visual berbeda. Bentuk daunnya yang khas memberi kesan eksklusif, sehingga banyak dipilih untuk mempercantik sudut-sudut tertentu tanpa perlu menanam dalam jumlah yang terlalu banyak sekaligus.
13. Palem Raja (Ravenea Rivularis)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298853/original/062642400_1784184455-Starr-090806-3959-Ravenea_rivularis-habit-Maui_Community_College_Kahului-Maui__24341079014___1_.jpg)
Ravenea rivularis atau palem raja tergolong keluarga palem, namun daunnya yang menjuntai lebar tetap memberi kesan mewah khas tanaman berdaun besar pada umumnya. Tanaman ini kerap ditanam berjajar di sepanjang jalan masuk resort untuk menciptakan kesan megah sejak pengunjung pertama kali tiba di area lobi utama. Bentuknya yang tinggi dan tegak juga turut membantu menegaskan arah pandang menuju bangunan utama resort secara visual dan simbolis.
Advertisement
14. Sirih Gading Raksasa (Epipremnum Pinnatum)
Epipremnum pinnatum, atau sirih gading raksasa, memiliki daun berukuran jauh lebih besar dibanding sirih gading biasa yang sering dijumpai di rumah-rumah warga. Tanaman merambat ini sering dibiarkan tumbuh menjalar di dinding atau pergola untuk menciptakan nuansa hijau vertikal yang segar di area resort. Kehadirannya turut membantu melunakkan tampilan bangunan beton atau kayu, sekaligus menambah kesan alami pada fasad maupun area terbuka lainnya di dalam kompleks resort.
15. Pakis Haji (Cycas Revoluta)
Cycas revoluta atau pakis haji menutup daftar dengan daun majemuk yang lebar dan tegas, memberi kesan klasik sekaligus tropis pada saat bersamaan. Tanaman ini biasa ditanam sebagai elemen struktural utama di taman resort bergaya formal, sering ditempatkan simetris di kedua sisi jalan atau pintu masuk utama bangunan. Pertumbuhannya yang lambat juga membuat bentuknya tetap terjaga rapi dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa perawatan rumit.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Inspirasi Tanaman Berdaun Besar untuk Desain Resort
1. Mengapa tanaman berdaun besar banyak dipilih untuk desain resort?
Tanaman berdaun besar mampu menciptakan kesan rimbun dan teduh secara instan tanpa memerlukan banyak variasi jenis vegetasi. Karakter visualnya yang kuat juga membantu menegaskan identitas resort bergaya tropis.
2. Apa tanaman berdaun besar yang paling sering dijadikan focal point di resort?
Ravenala madagascariensis atau pisang kipas dan Strelitzia Nicolai umum dijadikan focal point karena bentuknya yang simetris, tegak, dan mudah dikenali dari kejauhan.
3. Di mana sebaiknya tanaman berdaun besar ditempatkan dalam desain resort?
Penempatan disesuaikan dengan kebutuhan cahaya masing-masing tanaman, misalnya area terbuka untuk Ravenala dan Strelitzia, atau area teduh untuk Alocasia dan Calathea.
4. Apakah tanaman berdaun besar sulit dirawat di lingkungan resort?
Sebagian besar tanaman dalam daftar ini tergolong mudah dirawat asalkan kebutuhan air, cahaya, dan drainase tanahnya terpenuhi sesuai karakter masing-masing jenis.
5. Bagaimana cara memadukan beberapa tanaman berdaun besar agar tidak terlihat berlebihan?
Kombinasikan tanaman dengan tinggi, tekstur, dan warna daun yang berbeda, lalu susun secara bertingkat agar taman tetap terlihat rapi meski dipenuhi vegetasi berdaun lebar.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298662/original/060228200_1784179310-cek_fakta_bantuan_alat_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298612/original/078139900_1784176536-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-16T113248.324.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298463/original/022893100_1784171596-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-16T101149.857.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298848/original/075585400_1784184454-05679afc-6165-4f4e-8ff1-0d5e1619b11b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298289/original/003845200_1784165599-063_2286277553.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298237/original/082194800_1784160981-England_head_coach_Thomas_Tuchel_talks_to_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298232/original/069179300_1784159975-England_s_Jude_Bellingham__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298228/original/014527500_1784157563-Argentina_s_Enzo_Fernandez__24__celebrates_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293926/original/055506600_1783762689-05ad4e1b-7489-4e3e-a3ff-5995247b51f8_hl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292133/original/033644100_1783586530-biopot_HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289044/original/070962000_1783389175-Gemini_Generated_Image_vfr6povfr6povfr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381433/original/033688200_1760504798-rumah_taman_indoor_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8937847/original/011720000_1782964448-ChatGPT_Image_Jul_2__2026__10_44_12_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776331/original/050485200_1782875017-16810947309602545474.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8468519/original/039393100_1782370872-Tanaman_Pangan_yang_Cocok_Ditanam_di_Galon_Bekas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8413058/original/013014600_1782297352-aa64a0b3-3e63-4712-992a-0aa363e80845.jpg)