Cara Membuat Pakan Ayam Fermentasi dari Ampas Kelapa, Praktis dan Hemat Biaya

Cara membuat pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa yang hemat biaya dan bernutrisi tinggi.

Diterbitkan 27 Mei 2026, 15:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa mulai banyak dicari karena dinilai lebih hemat dan mudah dibuat di rumah. Bahan yang sederhana serta proses yang praktis membuat metode ini cocok diterapkan oleh peternak rumahan maupun pemula.

Memanfaatkan ampas kelapa sebagai campuran pakan dapat membantu mengurangi limbah dapur sekaligus menekan biaya perawatan ternak. Selain itu, cara membuat pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa juga dipercaya membantu meningkatkan kualitas pakan agar lebih mudah dicerna ayam.

Banyak peternak memilih pakan fermentasi karena bahan yang digunakan mudah ditemukan dan proses pembuatannya tidak terlalu rumit. Dengan pengolahan yang tepat, cara membuat pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa dapat menjadi solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan pakan harian ayam secara lebih ekonomis.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membuat pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa, Rabu (27/5/2026).

Cara Membuat Pakan Ayam Fermentasi dari Ampas Kelapa

Bahan-Bahan

  • 10 kg ampas kelapa segar
  • 2 tutup botol EM4 peternakan atau ragi tempe secukupnya
  • 200 gram gula merah atau molase
  • 1–2 liter air bersih
  • Wadah kedap udara seperti tong atau plastik besar
  • Sekop atau sarung tangan untuk mengaduk

Cara Membuat

A. Persiapan Ampas Kelapa

Pilih ampas kelapa yang masih segar dan tidak berbau busuk agar hasil fermentasi lebih baik. Ampas kelapa bisa berasal dari sisa pembuatan santan maupun pengolahan VCO.

Jika ampas kelapa terlalu basah, kadar air perlu dikurangi terlebih dahulu. Caranya bisa dengan dikukus sekitar 30 menit lalu didinginkan sebelum proses fermentasi dimulai.

B. Membuat Larutan Starter Fermentasi

Larutkan gula merah ke dalam air bersih hingga tercampur rata. Gula merah berfungsi sebagai sumber makanan bagi bakteri baik selama proses fermentasi berlangsung.

Setelah itu, tambahkan EM4 peternakan atau starter fermentasi ke dalam larutan gula. Aduk hingga merata lalu diamkan sekitar 15 menit agar bakteri aktif bekerja dengan optimal.

C. Proses Pencampuran

Tuangkan larutan starter sedikit demi sedikit ke atas ampas kelapa yang sudah disiapkan. Aduk menggunakan sekop atau tangan bersih hingga semua bagian tercampur rata.

Pastikan ampas kelapa tidak terlalu basah agar fermentasi berjalan dengan baik. Tekstur campuran sebaiknya lembap tetapi tidak berair.

D. Proses Fermentasi

Masukkan campuran ampas kelapa ke dalam wadah kedap udara seperti tong plastik atau kantong besar. Tutup rapat agar tidak terkontaminasi udara luar maupun kotoran.

Simpan di tempat teduh dengan suhu ruang selama sekitar 3–7 hari. Selama proses fermentasi, bahan akan menghasilkan aroma khas asam manis yang menandakan fermentasi berjalan dengan baik.

E. Pasca Fermentasi

Setelah fermentasi selesai, pakan dapat langsung diberikan kepada ayam dalam jumlah secukupnya. Jika ingin disimpan lebih lama, pakan bisa dijemur terlebih dahulu hingga agak kering.

Simpan pakan fermentasi di wadah tertutup dan tempat yang kering agar kualitasnya tetap terjaga. Dengan penyimpanan yang baik, pakan dapat digunakan lebih praktis untuk kebutuhan harian ternak ayam.

Manfaat Pakan Ayam Fermentasi dari Ampas Kelapa

1. Meningkatkan Kandungan Nutrisi

Pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa memiliki nilai gizi yang lebih baik dibandingkan ampas kelapa biasa. Proses fermentasi membantu meningkatkan kadar protein kasar sehingga pakan menjadi lebih bernutrisi untuk ayam.

Selain itu, fermentasi juga membantu memecah serat dan lemak menjadi bentuk yang lebih sederhana. Nutrisi tersebut menjadi lebih mudah diserap oleh sistem pencernaan ayam sehingga kebutuhan gizi harian dapat terpenuhi dengan lebih optimal.

2. Membantu Pakan Lebih Mudah Dicerna

Fermentasi dengan bantuan mikroorganisme seperti EM4 mampu memecah serat kasar pada ampas kelapa. Proses ini membuat tekstur pakan menjadi lebih lembut dan lebih mudah dicerna oleh ayam.

Peningkatan kecernaan sangat penting karena membantu nutrisi terserap lebih maksimal oleh tubuh ayam. Dengan begitu, ayam dapat tumbuh lebih sehat dan aktif setiap hari.

3. Menghemat Biaya Pakan

Salah satu manfaat terbesar pakan fermentasi adalah membantu menekan biaya pakan ternak. Ampas kelapa yang biasanya menjadi limbah dapat dimanfaatkan kembali sebagai campuran pakan alternatif yang lebih ekonomis.

Cara ini membantu peternak mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan yang harganya sering naik. Pengeluaran harian untuk kebutuhan ternak pun menjadi lebih hemat dan efisien.

4. Meningkatkan Nafsu Makan Ayam

Proses fermentasi menghasilkan aroma khas yang lebih disukai ayam dibandingkan ampas kelapa segar. Selain itu, tekstur pakan juga menjadi lebih lembut sehingga ayam lebih mudah memakannya.

Nafsu makan yang meningkat membuat asupan nutrisi ayam menjadi lebih baik. Hal ini dapat membantu mempercepat pertumbuhan dan menjaga kondisi tubuh ayam tetap sehat.

5. Membantu Pertumbuhan Ayam Lebih Cepat

Nutrisi yang lebih mudah dicerna dan nafsu makan yang meningkat membuat pertumbuhan ayam menjadi lebih optimal. Ayam dapat mencapai bobot ideal lebih cepat dibandingkan pemberian pakan biasa.

Kondisi ini tentu menguntungkan peternak karena masa panen dapat berlangsung lebih efisien. Ayam juga terlihat lebih aktif dan memiliki kondisi tubuh yang lebih baik.

6. Memiliki Daya Simpan Lebih Lama

Fermentasi dapat membantu mengawetkan ampas kelapa secara alami sehingga pakan tidak mudah basi. Proses ini juga membantu menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk dan jamur pada pakan.

Dengan daya simpan yang lebih lama, peternak dapat menyimpan stok pakan lebih praktis tanpa khawatir cepat rusak. Cara ini juga membantu mengurangi pemborosan bahan pakan.

7. Mengurangi Bau Tidak Sedap

Ampas kelapa segar terkadang menghasilkan aroma kurang sedap jika disimpan terlalu lama. Setelah difermentasi, bau tersebut biasanya berkurang dan berubah menjadi aroma khas fermentasi yang lebih ringan.

Hal ini membuat area penyimpanan pakan dan kandang terasa lebih nyaman. Lingkungan ternak pun menjadi lebih bersih dan tidak terlalu menyengat.

8. Memanfaatkan Limbah Menjadi Lebih Berguna

Ampas kelapa yang sering dibuang ternyata dapat dimanfaatkan menjadi pakan ayam bernilai ekonomis. Cara ini membantu mengurangi limbah rumah tangga maupun limbah usaha pengolahan kelapa.

Selain lebih ramah lingkungan, pemanfaatan limbah juga membuat bahan yang sebelumnya tidak terpakai menjadi lebih bermanfaat untuk kebutuhan peternakan.

9. Cocok untuk Peternak Rumahan

Pembuatan pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa cukup mudah dilakukan dengan bahan sederhana. Prosesnya juga tidak membutuhkan alat mahal sehingga cocok diterapkan oleh peternak kecil maupun pemula.

Dengan biaya rendah dan manfaat yang cukup banyak, pakan fermentasi menjadi solusi praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan pakan ayam sehari-hari.

Pemberian dan Penyimpanan Pakan Fermentasi

Pemberian Pakan

Pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa dapat diberikan langsung kepada ayam sebagai pakan tambahan maupun dicampur dengan pakan lainnya. Banyak peternak mengombinasikannya dengan pakan komersial agar kandungan nutrisi menjadi lebih seimbang dan lengkap.

Penggunaan ampas kelapa fermentasi dalam ransum biasanya dapat mencapai sekitar 20% dari total pakan. Namun, jumlah pemberian tetap perlu disesuaikan dengan usia, jenis ayam, dan kebutuhan nutrisi harian agar hasil pertumbuhan tetap optimal.

Penyimpanan Pakan

Penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas pakan fermentasi tetap baik dan tidak mudah rusak. Simpan pakan di tempat yang kering, sejuk, dan tidak terkena sinar matahari langsung agar proses fermentasi tidak berlebihan.

Gunakan wadah tertutup atau kedap udara untuk mencegah kontaminasi jamur, bakteri, maupun serangga. Dengan penyimpanan yang baik, pakan fermentasi dapat bertahan lebih lama dan tetap aman diberikan kepada ayam.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Pakan Ayam Fermentasi dari Ampas Kelapa

Mengapa pakan ayam fermentasi dari ampas kelapa bermanfaat?

Pakan ini meningkatkan nutrisi, kecernaan, menghemat biaya pakan, serta meningkatkan nafsu makan dan daya simpan ampas kelapa.

Bahan apa saja yang diperlukan untuk membuat pakan fermentasi ampas kelapa?

Bahan utamanya adalah ampas kelapa segar, larutan starter fermentasi (EM4 atau ragi tempe), gula merah, dan air bersih.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk fermentasi ampas kelapa?

Proses fermentasi umumnya berlangsung selama sekitar 3 hingga 7 hari pada suhu ruang dalam wadah kedap udara.

Berapa proporsi ampas kelapa fermentasi yang bisa diberikan pada ayam?

Ampas kelapa fermentasi dapat mencapai 20% dari total ransum pakan ayam, bahkan hingga 50% pada ayam broiler.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6