Cara Membuat Pakan Fermentasi Ayam dari Azolla dan Dedak, Ekonomis Bergizi

Pelajari cara membuat pakan fermentasi ayam dari azolla dan dedak yang mudah dan efektif untuk pertumbuhan optimal, ekonomis namun bergizi tinggi.

Diterbitkan 26 Mei 2026, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat pakan fermentasi ayam dari azolla dan dedak menjadi solusi alternatif bagi peternak untuk menekan biaya pakan sekaligus meningkatkan kualitas nutrisi ayam. Azolla yang kaya protein dipadukan dengan dedak menghasilkan pakan yang lebih ekonomis dan mudah dibuat.

Proses fermentasi membantu mengurai senyawa kompleks pada bahan pakan menjadi lebih sederhana sehingga lebih mudah dicerna ayam. Metode ini juga membantu mengurangi zat antinutrisi sehingga penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal dan bermanfaat bagi kesehatan ternak.

Pemanfaatan azolla dan dedak fermentasi dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas ayam pedaging maupun petelur. Selain lebih hemat biaya dibanding pakan pabrikan, metode ini juga mendukung sistem peternakan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Berikut ulasannya yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (26/5/2026).

Manfaat Pakan Fermentasi Azolla dan Dedak untuk Ayam

Pakan fermentasi azolla dan dedak menawarkan beragam manfaat yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan ayam, yaitu sebagai berikut:

  • Proses fermentasi secara efektif meningkatkan daya cerna pakan, memecah senyawa kompleks menjadi nutrisi yang lebih mudah diserap oleh sistem pencernaan ayam.
  • Fermentasi juga memperkaya kandungan protein, asam amino, vitamin, dan mineral, sekaligus menghasilkan probiotik yang mendukung kesehatan usus ayam.
  • Mengurangi bau tidak sedap pada pakan, membuat lingkungan kandang lebih nyaman. Aroma asam segar yang dihasilkan dari proses fermentasi juga terbukti dapat meningkatkan nafsu makan ayam, sehingga mereka lebih lahap mengonsumsi pakan.
  • Manfaat ekonomi juga sangat terasa, karena pemanfaatan azolla dan dedak sebagai pakan alternatif dapat menekan biaya produksi pakan komersial yang mahal.
  • Secara keseluruhan, pakan fermentasi ini berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ayam pedaging dan produksi serta kualitas telur pada ayam petelur, berkat kandungan protein dan asam amino yang tinggi dalam azolla.
  • Pakan ini juga membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh ayam, karena azolla mengandung enzim pencernaan alami dan antioksidan.

Bahan dan Alat yang Diperlukan untuk Fermentasi Pakan

Bahan:

  • Azolla segar dalam jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya 5-10 kg.
  • Dedak atau bekatul sekitar 3 kg atau 20% dari total bahan.
  • Probiotik, seperti EM4, dibutuhkan sekitar 100 ml untuk 10 kg azolla, bersama dengan tetes tebu, gula merah cair, atau molase sebanyak 100 ml, dan air bersih sekitar 5 liter.
  • Beberapa peternak juga menambahkan bahan lain untuk lebih meningkatkan nutrisi pakan. Bahan tambahan ini bisa berupa tepung ikan sekitar 10% dari total bahan, jagung giling sekitar 2 kg, atau pakan pabrik sekitar 2 kg, tergantung pada ketersediaan dan tujuan nutrisi yang diinginkan.

Alat:

Adapun alat-alat yang digunakan dalam proses ini cukup sederhana dan mudah ditemukan. Anda memerlukan wadah pencampur yang bisa berupa ember atau drum, alat semprot untuk meratakan cairan, wadah kedap udara seperti plastik, karung, atau bak plastik dengan tutup rapat untuk proses fermentasi, serta timbangan untuk mengukur bahan dengan akurat.

Panduan Langkah demi Langkah Membuat Pakan Fermentasi Azolla dan Dedak

Proses pembuatan pakan fermentasi azolla dan dedak cukup mudah diikuti, dimulai dengan persiapan bahan:

  1. Pertama, panen azolla segar, lalu cuci hingga bersih untuk menghilangkan kotoran dan tiriskan airnya.
  2. Selanjutnya, siapkan larutan probiotik dengan mencampurkan probiotik (misalnya EM4) dengan tetes tebu atau gula merah cair, dan air bersih, kemudian aduk hingga larut merata.
  3. Setelah larutan probiotik siap, semprotkan secara merata ke azolla segar.
  4. Kemudian, campurkan azolla yang sudah disemprot tersebut dengan dedak atau bekatul, serta bahan tambahan lain seperti tepung ikan atau jagung giling jika digunakan, hingga semua bahan terbalut dengan baik dan merata.
  5. Langkah berikutnya adalah proses fermentasi. Masukkan campuran bahan ke dalam wadah kedap udara seperti plastik, karung, ember, atau drum. Pastikan wadah tertutup rapat untuk menciptakan kondisi anaerob tanpa udara.
  6. Diamkan campuran tersebut selama 3-7 hari di tempat yang teduh agar proses fermentasi berjalan optimal.
  7. Setelah masa fermentasi berakhir, pakan akan mengeluarkan bau asam segar yang menandakan bahwa pakan fermentasi siap diberikan kepada ayam. Pakan yang telah terfermentasi ini akan memiliki tekstur yang lebih lembut dan aroma yang disukai ayam.

Cara Pemberian dan Perhatian Penting Pakan Fermentasi Ayam

Pakan fermentasi azolla dan dedak sebaiknya tidak diberikan sebagai pakan tunggal, melainkan dicampur dengan pakan utama seperti konsentrat, jagung giling, atau pakan lain. Pencampuran ini penting untuk memastikan ayam mendapatkan nutrisi yang seimbang dan lengkap. Azolla berfungsi sebagai pakan tambahan yang kaya nutrisi, bukan sebagai pengganti pakan utama.

Pemberian pakan fermentasi harus dilakukan secara bertahap agar ayam dapat beradaptasi dan terbiasa dengan pakan baru, sehingga menghindari gangguan pencernaan. Untuk ayam kampung, takaran yang disarankan adalah 10-30% dari total pakan harian. Sementara itu, untuk ayam petelur, pakan fermentasi dapat diberikan sekitar 5-10% dari total pakan, dan untuk ayam pedaging sekitar 10-20%.

Beberapa perhatian penting perlu diperhatikan. Pastikan azolla yang digunakan bersih dan tidak busuk untuk mencegah kontaminasi. Meskipun azolla tinggi protein, kandungan serat kasarnya juga cukup tinggi, sehingga fermentasi sangat penting untuk meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan. Pakan fermentasi yang sudah dibuka sebaiknya habis dalam 5-7 hari untuk menjaga kualitasnya.

Pertanyaan Seputar Pakan Fermentasi Ayam dari Azolla dan Dedak

Apa manfaat utama pakan fermentasi azolla dan dedak untuk ayam?

Pakan fermentasi azolla dan dedak meningkatkan daya cerna, menambah nutrisi seperti protein dan asam amino, mengurangi bau pakan, meningkatkan nafsu makan, menghemat biaya pakan, serta meningkatkan pertumbuhan dan produksi telur ayam.

Bahan apa saja yang diperlukan untuk membuat pakan fermentasi ini?

Bahan utama yang dibutuhkan adalah azolla segar, dedak/bekatul, probiotik (misalnya EM4), tetes tebu/gula merah cair/molase, dan air bersih. Bahan tambahan opsional bisa berupa tepung ikan, jagung giling, atau pakan pabrik.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses fermentasi pakan azolla dan dedak?

Proses fermentasi pakan azolla dan dedak umumnya membutuhkan waktu sekitar 3-7 hari, dilakukan dalam wadah kedap udara di tempat yang teduh.

Bagaimana cara memberikan pakan fermentasi azolla dan dedak kepada ayam?

Pakan fermentasi sebaiknya dicampur dengan pakan utama dan diberikan secara bertahap. Takaran yang disarankan bervariasi: 10-30% untuk ayam kampung, 5-10% untuk ayam petelur, dan 10-20% untuk ayam pedaging dari total pakan harian.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6