Liputan6.com, Jakarta - Memiliki jenis ayam hias termahal mudah dipelihara bisa jadi investasi menarik atau malah jadi sumber cuan jika dibudidayakan. Memelihara ayam hias telah menjadi tren yang berkembang pesat di Indonesia, tidak hanya sebagai hobi atau koleksi, tetapi juga sebagai bentuk investasi yang menjanjikan. Keindahan dan keunikan fisik ayam hias seringkali menjadi daya tarik utama bagi para penggemar, dengan nilai jual yang bisa sangat tinggi.
Banyak orang tertarik pada ayam hias dengan nilai jual tinggi, namun seringkali muncul kekhawatiran mengenai kesulitan perawatannya. Padahal, tidak semua ayam hias mahal memerlukan perawatan yang rumit; beberapa jenis justru memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan perawatannya relatif mudah, bahkan mirip dengan ayam kampung biasa.
Hal ini menjadikan mereka pilihan ideal bagi pemula maupun kolektor yang ingin menambah koleksi tanpa harus direpotkan dengan perawatan intensif. Berikut 11 jenis ayam hias termahal mudah dipelihara yang dapat menjadi pilihan Anda, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (6/4/2026).
Advertisement
Ayam Cemani – Hitam Pekat Seluruh Tubuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1299281/original/094728700_1469586597-Capture_1.jpg)
Ayam Cemani merupakan jenis ayam asli Indonesia yang pertama kali dibudidayakan di kawasan Kedu, Temanggung, sejak abad ke-20. Keunikan utamanya terletak pada warna hitam pekat di seluruh tubuhnya, mulai dari bulu, kulit, daging, hingga tulangnya.
Ayam ini memiliki harga yang sangat mahal, terutama untuk tujuan ekspor, dengan harga bibit berkisar antara Rp300.000 hingga Rp1.000.000 per ekor. Sementara itu, ayam dewasa berkualitas tinggi bisa mencapai Rp3 juta hingga Rp10 juta, tergantung kualitasnya.
Meskipun harganya fantastis, perawatannya mirip dengan ayam kampung biasa, hanya perlu menyiapkan kandang kering dan pakan berkualitas seperti campuran jagung, dedak, dan konsentrat. Perawatan rutin seperti menjaga kebersihan kandang dan pemberian vitamin juga penting untuk menjaga nilai jual dan kesehatan ayam Cemani.
Advertisement
Ayam Serama – Mungil & Berdada Tegap
Ayam Serama berasal dari Malaysia dan dikenal sebagai ayam terkecil di dunia, dengan ukuran hanya sekitar 15-20 cm. Keunikan utamanya adalah postur dada yang membusung tegak, memberikan kesan gagah meskipun ukurannya mungil.
Ayam Serama sangat populer di kontes dan memiliki harga mulai dari sekitar Rp350.000 hingga jutaan rupiah, tergantung kualitasnya. Ayam ini juga dikenal aktif, pintar, relatif ramah, dan mudah dijinakkan.
Perawatannya relatif mudah karena tidak membutuhkan kandang yang luas dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, menjadikannya pilihan ideal bagi pemula dengan lahan terbatas.
Ayam Brahma – Raja Ayam Berbulu Kaki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527831/original/017164600_1773215655-unnamed_-_2026-03-11T145234.178.jpg)
Ayam Brahma dijuluki "Raja Ayam" karena ukurannya yang sangat besar dan posturnya yang gagah. Ciri khas lainnya adalah bulu lebat yang menutupi hingga ke kaki, menambah daya tarik visual yang unik.
Meskipun besar, ayam Brahma dikenal kalem dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Ayam ini dijual dengan harga di kisaran Rp500.000 hingga Rp2 juta per ekor, tergantung usia dan kualitas.
Dalam pemeliharaan, ayam ini membutuhkan pakan yang cukup banyak karena ukuran tubuhnya yang besar, serta kandang yang luas dan kering agar bulunya tidak mudah kotor dan kusut.
Advertisement
Ayam Poland (Jambul/Mahkota) – Gaya Rambut Unik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1234335/original/84c2851d4b434b7167d7c59e33bdb529_2.jpg)
Meskipun namanya Ayam Poland, jenis ayam ini sebenarnya berasal dari Belanda. Ciri khas utamanya adalah jambul bulu lebat di kepala yang hampir menutupi mata dan sebagian lingkar kepalanya, sehingga sering disebut ayam jambul, tanduk, atau mahkota.
Penampilan unik ini membuat harganya tinggi, dengan ayam Poland dewasa dijual berkisar Rp400.000 hingga Rp500.000. Jika kualitas bulunya bagus dan warnanya langka, harga jualnya bisa lebih tinggi.
Ayam ini mudah dijinakkan, namun perawatannya memerlukan perhatian khusus untuk menjaga kebersihan jambulnya agar tidak kotor dan tetap menarik. Ukuran tubuhnya yang tidak terlalu besar juga cocok dipelihara di lahan kecil.
Ayam Batik (Sebright) – Corak Seperti Batik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546892/original/084716000_1775379130-Ayam_Batik.jpg)
Ayam Batik, atau dikenal juga dengan nama Sebright, berasal dari Inggris. Keunikan ayam ini terletak pada corak bulunya yang menyerupai motif batik, menjadikannya sangat diminati kolektor.
Ada dua jenis utama: Batik Kanada dengan warna dasar coklat kemerahan, dan Batik Italia dengan warna dasar putih perak. Ayam ini berukuran mungil dan cantik, sangat cocok untuk hiasan halaman.
Harga anakan ayam Batik umumnya dibanderol Rp150.000 hingga Rp170.000 untuk usia satu bulan, sedangkan indukannya berkisar Rp350.000 hingga Rp700.000, dan kualitas bagus bisa mencapai jutaan rupiah. Perawatannya mudah, dengan kebersihan kandang dan pakan seimbang penting untuk menjaga kualitas bulu.
Advertisement
Ayam Cochin – Bulu Lebat & Tubuh Bantet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546893/original/048503200_1775379132-Ayam_Cochin.jpg)
Ayam Cochin berasal dari Tiongkok dan memiliki bentuk tubuh yang hampir sama dengan ayam Brahma, yaitu besar dan berbulu lebat hingga menutupi kaki. Keberadaan ayam Cochin masih terbatas dan belum banyak dipelihara di Indonesia.
Ada dua jenis yang bisa dipilih, yaitu giant cochin atau bantam. Ayam Cochin berumur satu bulan umumnya dijual dengan harga sekitar Rp500.000, sedangkan yang dewasa dihargai Rp2.500.000 hingga Rp3.000.000 per pasang.
Jenis ini membutuhkan kandang yang bersih dan kering karena bulunya mudah kotor dan berjamur. Perawatan rutin untuk merapikan bulu juga diperlukan agar tetap menarik.
Ayam Onagadori – Ekor Super Panjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546894/original/051085700_1775379132-Ayam_Onagadori.jpg)
Ayam Onagadori berasal dari Jepang dan telah dikembangbiakkan di Indonesia sejak 30 tahun lalu. Keunikan utamanya adalah ekornya yang bisa tumbuh sangat panjang, bahkan di Jepang bisa mencapai 15 meter.
Di Indonesia, panjang ekornya umumnya mencapai sekitar 1,5 meter jika dirawat dengan baik. Ayam ini dijuluki sebagai unggas yang terhormat.
Harga ayam hias ini pada usia dewasa berkisar Rp1.300.000 hingga Rp2.000.000. Perawatannya membutuhkan perhatian khusus, seperti kandang yang tinggi dan bersih agar bulu ekornya tidak rusak dan tetap sehat.
Advertisement
Ayam Pelung – Kokok Merdu & Panjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/536562/original/ayam-pelung-130911c.jpg)
Ayam Pelung adalah salah satu ayam hias asli Indonesia yang berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Ciri khasnya adalah tubuhnya yang besar dan tegap dengan kaki yang kuat dan lebih panjang dibandingkan ayam lainnya, serta tembolok yang menonjol.
Keunikan utama ayam Pelung terletak pada suara kokoknya yang merdu dan panjang mengalun, menjadikannya populer di berbagai kontes.
Ayam Pelung dewasa memiliki harga di kisaran Rp500.000 hingga Rp800.000, namun ayam Pelung berkualitas tinggi yang sering diikutkan kontes bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp10 juta. Untuk hasil maksimal, perlu memperhatikan pola makan, latihan suara, dan kebersihan kandang.
Ayam Ketawa – Kokok Seperti Tawa Manusia
Ayam Ketawa berasal dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Keunikan yang paling mencolok dari ayam ini adalah suara kokoknya yang menyerupai suara orang tertawa, sehingga dinamakan Ayam Ketawa.
Ukuran tubuhnya mirip dengan ayam kampung biasa. Ada tiga pilihan jenis Ayam Ketawa berdasarkan kokoknya: dangdut, slow, dan gretek.
Ayam ini dijual sekitar Rp250.000 hingga Rp5 juta, tergantung kualitas suaranya. Perawatannya mirip ayam kampung dan penting untuk memberikan pakan bernutrisi serta lingkungan yang tidak stres untuk menjaga performa suara.
Advertisement
Ayam Mutiara – Bintik-Bintik Seperti Mutiara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546895/original/063461300_1775379132-nature-bird-animal-wildlife-beak-chicken-933934-pxhere.com.jpg)
Ayam Mutiara berasal dari daratan Afrika dan termasuk dalam keluarga burung. Keunikan utamanya adalah bulunya yang memiliki pola bintik putih tersebar merata, sehingga terlihat menarik secara visual.
Ayam ini memiliki tubuh yang bantet dan kepala kecil, serta dikenal dengan suaranya yang bising. Ayam Mutiara dewasa memiliki harga sekitar Rp280.000 hingga Rp400.000.
Perawatannya relatif mudah dan tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, serta suka hidup bergerombol. Pemberian pakan bergizi dan kandang yang tidak lembap akan membantu menjaga kesehatan dan pertumbuhan optimal.
Ayam Kalkun – Bulu Mekar Spektakuler
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1726067/original/040849900_1506914848-20170930-Balapan-Ayam-Kalkun-di-California-AFP-5.jpg)
Ayam Kalkun berasal dari Turki dan sangat terkenal di Indonesia karena keindahan bulunya ketika mekar. Ada beberapa jenis Kalkun yang bisa dipelihara, seperti bourbon red, self, dan golden palm.
Untuk bisa membeli ayam Kalkun yang indah, Anda perlu menyiapkan biaya sekitar Rp400.000-an. Keindahan bulunya saat mekar menjadikannya daya tarik utama.
Perawatannya meliputi penyediaan kandang yang luas dan pakan bernutrisi untuk menjaga kilau bulunya tetap optimal.
Advertisement
FAQ
Q: Apa yang dimaksud dengan jenis ayam hias termahal mudah dipelihara?
A: Ayam hias yang memiliki harga jual tinggi karena keunikan fisik, kelangkaan, atau prestasi kontes, namun tetap memiliki daya tahan tubuh kuat dan tidak memerlukan perawatan rumit.
Q: Ayam hias termahal di Indonesia apa?
A: Ayam Cemani dan Ayam Pelung kualitas super bisa mencapai harga puluhan juta rupiah, terutama yang sudah memiliki sertifikat kontes atau ekspor.
Q: Apakah ayam hias mahal sulit dirawat?
A: Tidak selalu. Ayam Cemani, Serama, Batik, dan Ketawa perawatannya mirip ayam kampung. Onagadori dan Cochin membutuhkan perhatian khusus pada kandang dan kebersihan bulu.
Q: Berapa modal awal untuk ternak ayam hias skala rumahan?
A: Modal tergantung jenis ayam, mulai dari Rp100.000 hingga jutaan rupiah per ekor. Untuk memulai, bisa disiapkan sekitar Rp500.000–2 juta untuk 2–4 ekor bibit plus kandang sederhana.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2750791/original/035955600_1552534969-michael-anfang-1270819-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292617/original/012709000_1783634462-000_B9T69YH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261503/original/087816000_1671051714-AP22348707544069.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261666/original/017552200_1671070721-Manisnya_Bromance_Achraf_Hakimi_dan_Kylian_Mbappe-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288984/original/089270000_1783373925-063_2284950359-Spanyol_vs_Portugl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261477/original/074496300_1671047490-AP22348710214768.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251091/original/011186900_1670306483-latihanspanyol2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259009/original/093710600_1781434062-gabriel_magalhaes_ismael_saibari_brasil_maroko_ap_matt_slocum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537684/original/000893000_1774433253-43136ce3-700b-4a55-ad89-c17e130f5510.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519830/original/095111400_1772598376-ternak_ayam_petelur__9_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526505/original/052034300_1773124361-75c22df9-70b5-4685-9a96-eab5e5eaddf7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527811/original/078657200_1773214963-unnamed_-_2026-03-11T144140.724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510387/original/008794300_1771827363-Kandang_Ayam_Kate.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488846/original/087103000_1769766270-Gemini_Generated_Image_8y26b78y26b78y26_2.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517567/original/029999100_1772432607-Gemini_Generated_Image_485c16485c16485c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376538/original/075413700_1760007499-Backbone_-_Ilustrasi_Kamar_Mandi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546851/original/057613100_1775373827-tanaman_low_maintanance.jpg)