Liputan6.com, Jakarta - Nyamuk sering menjadi masalah di area rumah, terutama di bagian teras yang terbuka. Kehadiran nyamuk tidak hanya mengganggu kenyamanan saat bersantai, tetapi juga berpotensi membawa penyakit. Banyak orang mulai mencari cara alami untuk mengurangi jumlah nyamuk di sekitar rumah. Salah satu cara yang cukup populer adalah menanam tanaman herbal anti nyamuk di teras.
Selain membantu mengusir nyamuk, tanaman herbal juga dapat mempercantik tampilan teras rumah. Beberapa jenis tanaman bahkan memiliki aroma khas yang tidak disukai nyamuk sehingga dapat berfungsi sebagai pengusir alami. Dengan menata beberapa tanaman secara bersamaan, Anda bisa membuat kombinasi tanaman herbal anti nyamuk di teras yang efektif sekaligus estetik. Berikut delapan kombinasi tanaman yang bisa dicoba di rumah, dirangkum Liputan6.com pada Senin (23/3/2026).Â
1. Serai Wangi dan Lavender
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525804/original/021228400_1773064888-Gemini_Generated_Image_lb1d75lb1d75lb1d.jpeg)
Salah satu kombinasi tanaman herbal anti nyamuk di teras yang cukup populer adalah serai wangi dan lavender. Serai wangi dikenal memiliki aroma sitronela yang kuat dan sering digunakan sebagai bahan alami pengusir nyamuk. Aroma tersebut terbukti tidak disukai oleh nyamuk sehingga efektif membantu mengurangi keberadaannya di sekitar rumah.
Lavender juga memiliki wangi khas yang menyegarkan sekaligus membantu mengusir serangga. Ketika ditanam bersama serai wangi, kedua tanaman ini dapat saling melengkapi dalam menciptakan aroma alami di teras. Selain fungsional, warna ungu bunga lavender juga membuat tampilan teras terlihat lebih menarik dan segar.
Advertisement
2. Kemangi dan Rosemary
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525805/original/095395400_1773064888-Gemini_Generated_Image_e41g2ge41g2ge41g.jpeg)
Kemangi tidak hanya dikenal sebagai bahan masakan, tetapi juga termasuk tanaman herbal anti nyamuk. Daun kemangi memiliki aroma yang cukup kuat dan dipercaya dapat membantu mengusir nyamuk secara alami. Tanaman ini juga mudah dirawat dan cocok ditanam dalam pot kecil di teras rumah.
Jika dipadukan dengan rosemary, kombinasi ini dapat memberikan manfaat ganda. Rosemary memiliki aroma herbal yang tajam dan sering digunakan sebagai tanaman pengusir serangga. Dengan menanam keduanya berdampingan, teras rumah tidak hanya lebih wangi tetapi juga lebih terlindungi dari gangguan nyamuk.
3. Mint dan Lemon Balm
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525806/original/065922900_1773064889-Gemini_Generated_Image_tumqvgtumqvgtumq.jpeg)
Mint merupakan salah satu tanaman herbal anti nyamuk di teras yang cukup efektif. Daun mint memiliki aroma segar yang kuat sehingga tidak disukai oleh nyamuk. Selain itu, tanaman ini juga mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan yang rumit.
Lemon balm memiliki aroma lemon yang lembut namun cukup tajam bagi serangga. Ketika dipadukan dengan mint, kedua tanaman ini dapat menciptakan aroma segar yang menyenangkan di area teras. Kombinasi ini cocok untuk Anda yang ingin membuat teras terasa lebih alami sekaligus membantu mengurangi nyamuk.
Advertisement
4. Daun Jeruk dan Basil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525807/original/037304800_1773064890-Gemini_Generated_Image_ql6dfgql6dfgql6d.jpeg)
Daun jeruk dikenal memiliki aroma citrus yang khas dan cukup kuat. Aroma tersebut sering dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk mengusir nyamuk di sekitar rumah. Tanaman ini juga bisa tumbuh dengan baik di pot sehingga cocok dijadikan tanaman herbal anti nyamuk di teras.
Basil dapat menjadi pasangan yang tepat untuk daun jeruk. Tanaman ini memiliki aroma herbal yang cukup kuat dan sering digunakan dalam berbagai masakan. Kombinasi keduanya tidak hanya membantu mengurangi nyamuk tetapi juga menyediakan bahan segar yang bisa digunakan untuk memasak.
5. Lavender dan Mint
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525808/original/013163100_1773064891-Gemini_Generated_Image_423rg8423rg8423r.jpeg)
Lavender sering dijadikan pilihan utama sebagai tanaman herbal anti nyamuk di teras karena aromanya yang menenangkan. Bunga lavender juga memberikan sentuhan estetika yang indah pada area teras rumah. Tanaman ini cocok diletakkan di pot kecil atau pot gantung agar tampil lebih menarik.
Mint bisa menjadi pasangan yang tepat untuk lavender karena memiliki aroma yang lebih segar dan tajam. Kombinasi kedua tanaman ini menghasilkan aroma yang kuat namun tetap menyenangkan. Selain membantu mengusir nyamuk, teras rumah juga terasa lebih segar dan nyaman untuk bersantai.
Advertisement
6. Serai Wangi dan Daun Mint
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525809/original/022319900_1773064892-Gemini_Generated_Image_bp4yuxbp4yuxbp4y.jpeg)
Serai wangi merupakan salah satu tanaman yang paling dikenal sebagai pengusir nyamuk alami. Kandungan sitronela di dalamnya membuat tanaman ini sering digunakan sebagai bahan dasar lotion atau lilin anti nyamuk. Karena itu, serai wangi sangat cocok dijadikan tanaman herbal anti nyamuk di teras.
Jika dipadukan dengan daun mint, efek pengusir nyamuknya bisa menjadi lebih maksimal. Mint memberikan aroma segar yang cukup kuat sehingga membantu mengurangi kehadiran serangga. Kombinasi ini juga membuat teras terasa lebih sejuk dan alami.
7. Rosemary dan Lavender
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525810/original/094979000_1773064892-Gemini_Generated_Image_uwjrrvuwjrrvuwjr.jpeg)
Rosemary memiliki aroma khas yang cukup tajam dan sering digunakan sebagai tanaman pengusir serangga. Tanaman ini juga memiliki bentuk daun yang unik sehingga cocok dijadikan dekorasi di teras. Rosemary bisa tumbuh baik di pot dengan paparan sinar matahari yang cukup.
Lavender menjadi pasangan yang ideal untuk rosemary dalam kombinasi tanaman herbal anti nyamuk di teras. Kedua tanaman ini memiliki aroma yang berbeda namun saling melengkapi. Selain membantu mengurangi nyamuk, perpaduan warna dan bentuknya membuat teras terlihat lebih cantik.
Advertisement
8. Kemangi dan Serai Wangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525811/original/068797700_1773064893-Gemini_Generated_Image_jl0hbjl0hbjl0hbj.jpeg)
Kemangi termasuk tanaman herbal yang mudah tumbuh di berbagai kondisi. Aroma khas pada daunnya dipercaya dapat membantu mengusir nyamuk secara alami. Tanaman ini juga praktis karena daunnya bisa dipetik untuk kebutuhan dapur.
Jika dipadukan dengan serai wangi, kombinasi ini menjadi tanaman herbal anti nyamuk di teras yang cukup efektif. Serai wangi memberikan aroma sitronela yang kuat, sementara kemangi menambah aroma herbal yang khas. Dengan menanam keduanya di pot terpisah, teras rumah bisa terasa lebih segar dan nyaman.
Pertanyaan Seputar Tanaman Herbal Anti Nyamuk
1. Tanaman herbal apa yang paling ampuh mengusir nyamuk?
Beberapa tanaman herbal yang dikenal efektif mengusir nyamuk antara lain serai wangi, lavender, mint, rosemary, dan kemangi. Tanaman ini memiliki aroma alami yang tidak disukai oleh nyamuk.
2. Apakah tanaman anti nyamuk harus ditanam di tanah?
Tidak harus. Banyak tanaman herbal anti nyamuk yang bisa ditanam di pot atau pot gantung. Cara ini bahkan lebih praktis untuk diletakkan di teras rumah.
3. Di mana sebaiknya menaruh tanaman anti nyamuk di rumah?
Tanaman anti nyamuk sebaiknya diletakkan di area yang sering dilewati nyamuk seperti teras, dekat jendela, atau sekitar pintu rumah. Dengan begitu aromanya bisa membantu mengurangi nyamuk yang masuk.
4. Apakah tanaman herbal benar-benar bisa mengusir nyamuk?
Tanaman herbal memang tidak membunuh nyamuk secara langsung, tetapi aromanya dapat membantu mengurangi ketertarikan nyamuk untuk mendekat. Karena itu, tanaman herbal sering dijadikan solusi alami untuk mengurangi nyamuk di rumah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864020/original/002661400_1735004657-FOTO_RIZKA_NUR_LAILY_MUALLIFA.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525799/original/063192600_1773064742-Teras_Herbal_Indonesia.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860538/original/012031000_1557478700-IMG_20190307_174224_257.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5281448/original/001938100_1752387209-beautiful-lavender-field-background.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7681739/original/074268400_1780477365-12356285505590446374.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7235099/original/093082300_1780019836-1780019229.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6478253/original/094597900_1779338391-rak_kayu_pokcoy_6.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6209564/original/011763600_1779087780-Lakukan_Pemangkasan_dan_Panen_dengan_Benar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548762/original/024658400_1775551051-Desain_Gantung_untuk_Teras_Mungil__Hanging_Herbs_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6300024/original/045699400_1779174537-Gemini_Generated_Image_23vsad23vsad23vs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6300020/original/047191400_1779174536-Gemini_Generated_Image_6b60ts6b60ts6b60.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6504350/original/033889500_1779361547-cara_menanam_daun_kari_di_pot_kecil_agar_rimbun.jpg)