Tips Membersihkan Oven dari Cipratan Minyak dan Sisa Adonan Kue, Pakai Cara Sederhana Ini

Temukan cara sederhana membersihkan oven dari cipratan minyak dan sisa adonan kue dengan tips praktis ini.

Diterbitkan 19 Maret 2026, 11:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Oven menjadi alat penting di dapur untuk memanggang berbagai hidangan, termasuk mematangkan kue. Namun, penggunaan oven seringkali meninggalkan cipratan minyak dan sisa adonan yang dapat mengganggu penampilan dan kinerja oven. Kebersihan oven sangat penting untuk menjaga kualitas makanan dan mencegah bau tidak sedap. Oleh karena itu, pembersihan oven secara rutin menjadi keharusan bagi setiap pemiliknya.

Membersihkan oven sebenarnya sederhana dan tidak harus menggunakan produk pembersih yang keras. Dengan memanfaatkan bahan alami yang ada di rumah, seperti soda kue dan cuka, pembersihan dapat dilakukan dengan mudah dan aman. Cara ini kemudian dianggap lebih praktis bagi setiap rumah tangga dalam menjaga kebersihan alat pemanggang tersebut, tanpa biaya tinggi.

Berikut tips membersihkan oven dari cipratan minyak dan sisa adonan kue, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (19/3/2026). 

Oven Bersih Jadi Kunci Makanan Sehat

Kebersihan oven berpengaruh pada kualitas masakan. Oven yang kotor dapat menimbulkan bau tidak sedap dan memengaruhi rasa makanan. Sisa makanan dan minyak yang menempel dapat mengeluarkan asap saat dipanaskan, sehingga berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran. Oleh karena itu, menjaga kebersihan oven menjadi sebuah keharusan demi kesehatan hasil makanan yang dibuat.

Penumpukan sisa makanan dan minyak dapat berubah menjadi karbon. Karbon ini dapat menyebabkan bau hangus saat oven digunakan. Selain itu, oven yang bersih memastikan makanan yang dimasak tetap sehat dan lezat. Dengan menjaga kebersihan oven, pengguna juga dapat memperpanjang umur pakai alat dapur ini.

Asap berlebih dari oven yang kotor dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Menghirup asap dari oven yang tidak bersih dapat menyebabkan masalah pernapasan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pembersihan secara rutin agar oven tetap dalam kondisi baik.

Bersihkan Oven saat Keadaan Dingin

Sebelum membersihkan oven, ada beberapa langkah persiapan yang perlu dilakukan. Pertama, pastikan oven dalam keadaan dingin. Membersihkan oven yang masih panas dapat meningkatkan risiko terbakar dan membuat proses pembersihan lebih sulit. Tunggu hingga oven benar-benar dingin sebelum memulai pembersihan.

Kedua, keluarkan semua komponen yang dapat dilepas dari dalam oven, seperti rak dan loyang. Komponen ini dapat dibersihkan secara terpisah untuk memudahkan proses pembersihan. Jika rak oven tidak muat di wastafel, rendam di bak mandi dengan air hangat dan sabun cuci piring.

Ketiga, siapkan area kerja dengan menempatkan koran bekas atau tisu dapur di lantai sekitar oven. Ini akan membantu menampung kotoran yang menetes selama proses pembersihan. Penggunaan sarung tangan karet juga disarankan untuk melindungi tangan dari bahan pembersih.

Pakai Soda Kue dan Cuka untuk Melarutkan Minyak yang Menempel di Oven

Pembersihan oven dapat dilakukan dengan bahan alami yang aman dan ramah lingkungan. Soda kue dan cuka adalah dua bahan yang efektif untuk menghilangkan noda dan minyak. Soda kue dapat melarutkan lemak dan kotoran yang menempel pada oven.

Untuk membuat pasta pembersih, campurkan setengah cangkir soda kue dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental. Pastikan pasta cukup tebal agar dapat menempel dengan baik pada permukaan oven. Setelah pasta siap, oleskan pada area yang kotor dan biarkan selama beberapa jam.

Setelah pasta soda kue bekerja, semprotkan cuka putih pada seluruh permukaan oven. Reaksi antara cuka dan soda kue akan menghasilkan busa yang membantu melarutkan kotoran lebih lanjut. Setelah itu, lap dengan kain basah hingga bersih.

Gunakan Lap Basah untuk Memudahkan Pembersihan

Cipratan minyak yang mengering di dalam oven seringkali menjadi noda yang sulit dihilangkan. Salah satu cara efektif adalah dengan mengoleskan pasta soda kue pada area yang berminyak. Pasta ini akan membantu melunakkan dan memecah kotoran minyak.

Setelah mengoleskan pasta, biarkan menempel di oven selama minimal 12 jam atau semalaman. Proses ini memberikan waktu yang cukup bagi soda kue untuk bekerja. Setelah didiamkan, lap sisa pasta soda kue dengan kain basah.

Untuk noda minyak yang sangat membandel, campurkan cuka putih, sabun cuci piring, dan air dengan perbandingan yang sama dalam botol semprot. Semprotkan campuran ini pada area berminyak, lalu lap hingga bersih. Metode ini efektif untuk mengatasi noda yang sulit dihilangkan.

Semprot Cuka untuk Bersihkan Sisa Adonan Kue Kering yang Membandel

Sisa adonan kue yang mengering di oven juga memerlukan penanganan khusus. Metode soda kue dan cuka dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini. Oleskan pasta soda kue pada sisa adonan yang mengering, pastikan seluruh area tertutup.

Biarkan pasta soda kue bekerja selama beberapa jam atau semalaman. Soda kue akan membantu melunakkan sisa adonan yang mengeras. Setelah itu, gunakan spatula plastik atau silikon untuk mengikis sisa adonan yang sudah melunak.

Setelah sisa adonan terangkat, semprotkan cuka putih ke area tersebut. Reaksi busa yang dihasilkan akan membantu membersihkan sisa-sisa kecil dan memastikan tidak ada residu soda kue yang tertinggal. Lap area tersebut dengan kain basah hingga bersih.

Bersihkan Oven Setiap Bulan Jika Pemakaian Tinggi

Pembersihan rutin oven dapat mencegah penumpukan kotoran yang sulit dihilangkan. Jika oven sering digunakan, disarankan untuk membersihkannya setiap bulan. Untuk penggunaan yang jarang, pembersihan setiap tiga bulan sudah cukup.

Segera bersihkan tumpahan atau cipratan makanan saat oven sudah cukup dingin. Menunda pembersihan akan membuat kotoran mengeras dan lebih sulit dihilangkan. Menaburkan garam pada makanan yang tumpah selagi masih hangat dapat membantu membentuk kerak yang lebih mudah dibersihkan.

Penggunaan pelapis oven juga dapat membantu menjaga kebersihan oven. Pelapis ini akan menangkap tumpahan dan cipratan minyak sebelum menempel pada dasar oven. Pelapis ini dapat dicuci dengan sabun dan air atau dimasukkan ke mesin pencuci piring.

Jangan Pernah Pakai Pembersih Kimia

Beberapa kesalahan umum sering terjadi saat membersihkan oven. Salah satunya adalah menunda waktu pembersihan. Tumpahan dan tetesan makanan yang dibiarkan mengering akan menjadi noda membandel. Oleh karena itu, penting untuk segera membersihkan setelah menggunakan oven.

Kesalahan lain adalah mencampur bahan kimia pembersih yang berbeda. Mencampur bahan kimia dapat menghasilkan asap beracun dan larutan korosif yang berbahaya. Bahkan bahan yang tampak tidak berbahaya seperti cuka putih tidak boleh dicampur dengan pembersih lain.

Menggunakan pembersih oven kimia yang keras pada pintu kaca oven juga merupakan kesalahan. Bahan kimia kuat dapat menggores kaca, membuatnya buram, atau bahkan menyebabkan kaca pecah jika terkena panas. Untuk kaca oven, gunakan pembersih alami seperti soda kue dan cuka atau air.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Mengapa oven saya selalu kotor?

A: Oven sering kotor karena sisa makanan, minyak, dan adonan yang tumpah atau terciprat selama proses memasak.

Q: Apakah berbahaya menggunakan oven yang kotor?

A: Ya, oven yang kotor dapat menimbulkan bau tidak sedap, menghasilkan asap saat dipanaskan, dan berpotensi memicu kebakaran.

Q: Berapa sering oven harus dibersihkan?

A: Jika sering digunakan, disarankan membersihkan setiap bulan. Untuk penggunaan yang jarang, pembersihan setiap tiga bulan sudah cukup.

Q: Bisakah saya membersihkan oven dengan lemon?

A: Ya, lemon dapat digunakan untuk membersihkan oven, terutama untuk noda yang tidak terlalu kotor.

Q: Bagaimana cara menghilangkan bau tidak sedap dari oven?

A: Untuk menghilangkan bau tidak sedap, Anda dapat menggunakan campuran air dan sari lemon yang dipanaskan di dalam oven.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6