Liputan6.com, Jakarta - Ide bisnis memanfaatkan momen lebaran bisa jadi tambahan cuan. Lebaran merupakan momen istimewa yang selalu dinanti masyarakat Indonesia setiap tahunnya, tidak hanya sebagai perayaan religius tetapi juga sebagai ajang tradisi dan silaturahmi yang kuat.
Berbagai kebiasaan seperti mudik, berkunjung ke sanak saudara, hingga berbagi hampers dan makanan khas Lebaran, secara signifikan mendorong peningkatan konsumsi masyarakat. Fenomena ini secara langsung menciptakan peluang bisnis musiman yang sangat menarik dan patut untuk dimanfaatkan oleh para pelaku usaha.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga di Indonesia melonjak sekitar 20-30% menjelang Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya. Peningkatan ini terjadi pada berbagai kebutuhan, mulai dari pakaian baru, makanan khas, hingga parsel dan hampers, yang semuanya mengalami permintaan drastis menjelang dan saat Lebaran. Tingginya permintaan inilah yang menjadikan bisnis Lebaran sebagai peluang usaha musiman yang sangat menjanjikan bagi banyak pihak.
Advertisement
Meskipun demikian, kendala modal seringkali menjadi penghalang bagi sebagian orang yang ingin memulai bisnis menjelang Lebaran. Padahal, di era digital saat ini, banyak ide bisnis memanfaatkan momen Lebaran yang bisa dijalankan tanpa modal besar, bahkan tanpa modal sama sekali.
Dengan kreativitas, jaringan sosial yang baik, serta pemanfaatan teknologi dan media sosial, Anda dapat menjalankan bisnis Lebaran tanpa modal yang berpotensi memberikan keuntungan menggiurkan. Jadi simak ide selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (4/3/2026).
1. Hampers dan Parcel Lebaran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517729/original/089881800_1772438205-Gemini_Generated_Image_bm9zk1bm9zk1bm9z.jpg)
Hampers selalu menjadi tren populer menjelang Lebaran, mulai dari hampers kue kering, sembako, perlengkapan ibadah, hingga hampers personal care edisi khusus Lebaran. Semua jenis hampers ini selalu diburu untuk hantaran atau hadiah bagi keluarga dan kolega. Hampers Lebaran kini telah berkembang menjadi paket yang lebih personal, berisi produk-produk unik yang disesuaikan dengan selera penerima, tidak hanya sekadar bingkisan kue kering.
Tradisi berbagi di momen Lebaran, seperti memberikan hampers atau parsel, secara signifikan berkontribusi terhadap meningkatnya permintaan pasar. Banyak orang bahkan mengirim hampers ke luar kota untuk keluarga, relasi bisnis, atau pelanggan setia dalam jumlah dan berat yang besar. Potensi margin keuntungan bisnis hampers juga dinilai tinggi, terutama jika dikemas secara menarik dan kreatif.
Untuk tips sukses, Anda bisa membuat hampers dengan kemasan estetik dan menambahkan kartu ucapan kustom agar lebih menarik. Model bisnisnya dapat berupa memproduksi sendiri, menjadi reseller, atau dropshipper, memberikan fleksibilitas bagi para pelaku usaha.
Advertisement
2. Kue Kering Lebaran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479612/original/019585800_1768982774-Hampers_Kue_Kering_Toples_Isi_Sendiri.jpg)
Kue-kue kering seperti nastar, kastengel, lidah kucing, dan putri salju selalu menjadi favorit utama saat Lebaran, sehingga permintaan akan produk ini selalu melonjak setiap tahunnya. Survei Katadata Insight Center tahun 2024 menunjukkan bahwa sekitar 85% responden mengalokasikan dana khusus untuk membeli makanan dan kue khas Lebaran. Nastar bahkan menjadi camilan kue khas Lebaran yang paling banyak disiapkan konsumen Indonesia saat menyambut Idul Fitri.
Peluang bisnis kue kering ini sangat menjanjikan karena merupakan hidangan wajib yang selalu ada di meja tamu setiap rumah saat Idul Fitri. Konsumen mencari kue kering berkualitas dengan rasa otentik untuk disajikan kepada tamu atau sebagai hantaran. Oleh karena itu, inovasi rasa dan tampilan dapat menjadi nilai tambah yang menarik perhatian pasar.
Tips sukses untuk bisnis ini adalah membuat foto produk yang terlihat nyata dan menggugah selera, serta menawarkan kemasan dalam bentuk toples atau pouch. Anda bisa menjualnya secara satuan atau dalam paket bundling untuk menarik lebih banyak pembeli.
3. Katering Makanan Khas Lebaran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5459691/original/045806800_1767169765-Usaha_Katering_Makanan_Sehat.jpg)
Banyak orang menginginkan Lebaran yang praktis tanpa harus repot memasak, sehingga ini menjadi peluang besar untuk menjual ketupat instan, opor ayam siap saji, hingga rendang frozen. Menu andalan yang selalu dicari saat Lebaran meliputi ketupat, opor ayam, rendang, serta aneka kue kering. Ide jualan makanan Lebaran ini selalu laris karena tidak semua orang memiliki waktu atau keahlian untuk memasaknya sendiri.
Target pasar untuk bisnis katering ini adalah keluarga sibuk, anak rantau, atau siapa saja yang menginginkan kepraktisan dalam menyajikan hidangan Lebaran. Kebutuhan akan makanan praktis ini meningkat drastis menjelang waktu berbuka puasa dan persiapan Idul Fitri. Ini membuka lebar pintu peluang usaha kecil-kecilan yang sangat potensial untuk dijalankan dari rumah.
Inovasi yang bisa ditawarkan adalah menyediakan versi frozen food agar makanan lebih tahan lama dan bisa dibawa mudik. Sistem bisnisnya dapat menggunakan pre-order dengan pembayaran down payment (DP) di awal pemesanan untuk mengamankan modal.
Advertisement
4. Busana Muslim dan Aksesoris
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518120/original/089107800_1772465057-Mulai_dengan_Belanja_dari_Lemari_Sendiri.jpg)
Menjelang Lebaran, banyak orang berburu outfit baru, menjadikan busana muslim seperti gamis, baju koko, hingga mukena selalu laris manis di pasaran. Tidak hanya pakaiannya, aksesori seperti peci, hijab, bros, hingga tas muslimah juga memiliki banyak peminat. Peningkatan penjualan produk fesyen menjelang Lebaran dapat mencapai 30-40% dibandingkan bulan-bulan biasa, bahkan bisa melonjak hingga 200-300%.
Peluang lain yang bisa dimanfaatkan adalah jasa titip (jastip) baju dari Malaysia, Bangkok, atau Turki yang sedang tren di kalangan masyarakat. Permintaan akan busana muslim dan aksesoris ini sangat tinggi karena masyarakat ingin tampil maksimal di Hari Raya. Memilih bisnis non-makanan juga lebih tenang karena barang yang dijual tidak cepat basi dan bisa disimpan dalam waktu lama.
Tips suksesnya adalah fokus pada tren terkini dan kualitas bahan untuk menarik pembeli, serta menawarkan desain yang unik dan sesuai selera pasar. Anda juga bisa menyediakan pilihan untuk berbagai rentang harga agar menjangkau lebih banyak konsumen.
5. Jasa Titip (Jastip) Produk Lebaran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515035/original/098535400_1772149753-2.jpg)
Jasa titip (jastip) memungkinkan Anda untuk membuka pre-order untuk barang-barang tertentu, di mana setelah ada pesanan dan transfer DP, Anda baru membeli barang tersebut baik secara online maupun offline. Produk populer yang sering di-jastip saat Lebaran meliputi baju muslim dari Thailand atau Malaysia, oleh-oleh khas daerah, atau barang-barang unik lainnya. Tren jastip dari luar negeri juga semakin populer, terutama dari Bangkok dan Malaysia.
Jastip merupakan salah satu ide bisnis yang paling cocok untuk pemula karena bisa dimulai tanpa modal besar, bahkan tanpa modal sama sekali. Cara kerjanya adalah dengan mengumpulkan pesanan, menerima DP, baru kemudian membelikan barang yang diinginkan pelanggan. Ini meminimalkan risiko kerugian karena Anda tidak perlu stok barang terlebih dahulu.
Kunci sukses dalam menjalankan jastip adalah transparansi harga, memberikan detail produk yang jelas, dan selalu memperbarui ketersediaan barang kepada pelanggan. Penting juga untuk menjaga komunikasi yang baik dan memberikan pelayanan yang cepat serta terpercaya.
Advertisement
6. Jasa Penukaran Uang Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4375846/original/057251800_1680074711-Warga_mulai_berburu_penukaran_uang_baru-ANGGA_2.jpg)
Jasa penukaran uang baru menyediakan pecahan uang baru untuk Tunjangan Hari Raya (THR), yang permintaannya sangat tinggi menjelang Lebaran. Tradisi memberikan THR kepada anak-anak dan keluarga membuat kebutuhan akan uang pecahan baru melonjak drastis. Bisnis ini sangat menjanjikan karena kebutuhan ini bersifat musiman dan mendesak bagi banyak keluarga.
Modal untuk bisnis ini dapat dimulai dengan menjalin kerja sama dengan bank atau teman yang memiliki akses ke uang pecahan baru. Anda bisa menawarkan paket penukaran uang dengan berbagai pecahan, misalnya paket Rp 500.000 yang berisi pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, dan Rp 10.000. Keuntungan bisa didapatkan dari biaya jasa penukaran yang dikenakan kepada pelanggan.
Tips suksesnya adalah memastikan ketersediaan uang pecahan yang bervariasi dan menawarkan layanan yang cepat serta terpercaya kepada pelanggan. Lokasi yang strategis dan promosi yang efektif juga akan membantu menarik lebih banyak konsumen.
7. Penitipan Hewan Peliharaan (Pet Hotel/Cat Hotel)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2818901/original/014369400_1559118553-20190529-Hotel-Kucing-2.jpg)
Tidak semua orang bisa membawa hewan peliharaannya saat mudik Lebaran, sehingga bisnis penitipan hewan peliharaan menjadi sangat menjanjikan di momen ini. Bisnis ini menargetkan pemilik hewan yang mudik dan tidak bisa membawa serta hewan kesayangan mereka. Permintaan akan layanan ini meningkat drastis menjelang libur panjang Idul Fitri.
Fasilitas yang bisa ditawarkan meliputi kandang bersih, makanan berkualitas, layanan grooming, dan update foto atau video harian kepada pemilik. Memberikan update rutin dapat membantu pemilik tetap tenang dan percaya bahwa hewan peliharaan mereka dirawat dengan baik. Ini juga membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan.
Tips suksesnya adalah memastikan lingkungan penitipan nyaman dan aman bagi hewan, serta memiliki staf yang mencintai dan memahami kebutuhan hewan peliharaan. Pelayanan yang personal dan penuh perhatian akan menjadi nilai tambah yang membuat bisnis Anda direkomendasikan.
Advertisement
8. Jasa Bersih-bersih Rumah (Cleaning Service)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/653799/original/images.jpg)
Tradisi bersih-bersih rumah sebelum Lebaran sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, namun tidak semua orang punya waktu untuk melakukannya sendiri karena kesibukan menjelang cuti bersama. Di sinilah kesempatan bagi Anda untuk membuka jasa cleaning service khusus menjelang Lebaran. Layanan ini sangat dibutuhkan untuk membantu keluarga mempersiapkan rumah menyambut Hari Raya.
Layanan yang bisa ditawarkan meliputi deep cleaning, cuci karpet, atau cuci sofa, yang semuanya sangat dibutuhkan untuk membuat rumah bersih dan rapi. Target pasar untuk jasa ini adalah rumah pribadi, kantor, atau tempat usaha yang membutuhkan pembersihan menyeluruh sebelum hari raya. Anda bisa menawarkan paket-paket khusus Lebaran untuk menarik pelanggan.
Untuk sukses, pastikan tim Anda profesional, menggunakan peralatan yang memadai, dan memberikan hasil kerja yang memuaskan. Promosikan jasa Anda melalui media sosial dan jaringan pertemanan untuk menjangkau lebih banyak calon pelanggan.
9. Jasa Laundry Kiloan dan Cuci Sepatu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515037/original/012722500_1772149755-4.jpg)
Jasa laundry pakaian, cuci sepatu, atau cuci karpet sangat dibutuhkan menjelang Lebaran karena banyak orang sibuk mempersiapkan berbagai hal untuk hari raya. Masyarakat membutuhkan layanan laundry instan agar pakaian dan perlengkapan ibadah mereka bersih dan rapi saat Lebaran. Selain itu, karpet atau gorden rumah juga sering dicuci untuk menyambut tamu.
Peningkatan kebutuhan ini menciptakan peluang usaha kecil-kecilan yang sangat potensial untuk dijalankan dari rumah. Anda bisa menawarkan layanan jemput-antar untuk menambah kenyamanan pelanggan, terutama bagi mereka yang sibuk. Kualitas layanan yang cepat, bersih, dan wangi akan menjadi kunci kepuasan pelanggan.
Tips suksesnya adalah menawarkan paket khusus Lebaran dengan harga spesial, serta memastikan kualitas layanan yang cepat dan bersih. Promosikan layanan Anda jauh-jauh hari sebelum Lebaran agar pelanggan memiliki waktu untuk mempersiapkan cucian mereka.
Advertisement
10. Jasa Penjahit dan Permak Baju
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437732/original/003147700_1765261424-Ide_Usaha_Depan_Rumah_Khusus_Ibu_Rumah_Tangga_yang_Bisa_Sambil_Awasi_Anak_Usaha_Jahit_Rumahan.jpg)
Jasa penjahit untuk membuat baju baru atau permak baju lama agar pas di badan sangat dicari menjelang Lebaran. Banyak orang ingin tampil beda dengan pakaian baru atau menyesuaikan pakaian lama agar terlihat lebih segar dan sesuai tren. Permintaan ini meningkat drastis karena semua orang ingin tampil maksimal di Hari Raya.
Target pasar untuk jasa ini adalah mereka yang ingin tampil maksimal di Hari Raya namun dengan budget terbatas, atau yang memiliki ukuran pakaian tidak standar. Selain itu, ada juga yang ingin membuat seragam keluarga untuk Lebaran, yang menjadi peluang tambahan bagi penjahit. Memilih bisnis non-makanan juga lebih tenang karena barang yang dijual tidak cepat basi.
Tipsnya adalah memasang tarif yang kompetitif dan menerima pesanan jauh-jauh hari sebelum Lebaran untuk menghindari penumpukan pekerjaan. Kualitas jahitan yang rapi dan pelayanan yang ramah akan membuat pelanggan kembali di masa mendatang.
11. Produk Dekorasi Rumah Bernuansa Lebaran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1282024/original/086609700_1467709289-cover.jpg)
Menjelang Lebaran, cukup banyak orang yang ingin rumahnya tampil lebih cantik atau menciptakan suasana baru, sehingga produk dekorasi seperti taplak meja, kaligrafi, karpet, gorden, atau lampu hias menjadi barang yang banyak dicari. Kebutuhan ini muncul karena masyarakat ingin rumah mereka terlihat indah dan meriah saat menyambut tamu di Hari Raya. Dekorasi rumah menciptakan suasana hangat dan meriah yang identik dengan perayaan Idul Fitri.
Peluang usaha ini sangat menarik karena dapat dijalankan dengan modal minimal, bahkan dari rumah. Anda bisa berkreasi dengan desain-desain Islami atau elegan minimalis yang sesuai dengan tema Lebaran. Produk-produk ini juga bisa dipasarkan melalui media sosial atau platform e-commerce dengan mudah.
Tips suksesnya adalah menyediakan produk dengan desain Islami atau elegan minimalis yang sesuai dengan tema Lebaran, serta menawarkan variasi harga untuk menjangkau berbagai segmen pasar. Kualitas bahan dan detail produk juga penting untuk menarik perhatian konsumen.
Advertisement
12. Jualan Kurma dan Parcel Buah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519751/original/000666700_1772595894-Gemini_Generated_Image_8zzt7v8zzt7v8zzt.jpeg)
Kurma menjadi makanan wajib saat Ramadan dan Lebaran, sehingga Anda bisa menjual kurma premium atau varian unik seperti kurma isi keju atau cokelat. Selain itu, Anda juga bisa menjual paket parcel buah segar yang berisi berbagai jenis buah premium seperti apel, anggur, dan jeruk. Kurma identik dengan Ramadan, apalagi jika menggunakan varian Medjool atau Ajwa.
Saat dipadukan dengan praline dan almond panggang, tampilan kurma bisa menjadi lebih elegan dan menarik sebagai hantaran. Parcel buah juga menjadi pilihan sehat dan segar untuk berbagi kebahagiaan di momen Lebaran. Kebutuhan akan makanan dan minuman meningkat drastis selama bulan suci ini.
Variasi yang bisa ditawarkan adalah mengombinasikan parcel buah dengan madu, kacang-kacangan, atau minuman herbal supaya makin menarik dan memiliki nilai tambah. Pastikan kualitas produk segar dan kemasan menarik untuk memikat pembeli.
13. Toples dan Wadah Makanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5052552/original/043866800_1734340637-product-branding-packaging.jpg)
Tak cuma makanan, toples dan wadah makanan juga banyak dicari menjelang Lebaran karena banyak orang membutuhkan tempat penyimpanan untuk kue dan hidangan khas Lebaran mereka. Kebutuhan ini muncul karena masyarakat ingin menyajikan kue kering dan hidangan Lebaran dalam wadah yang cantik dan rapi saat menyambut tamu. Toples dan wadah yang estetik dapat meningkatkan nilai sajian Lebaran.
Peluang bisnis ini bisa dimanfaatkan dengan menjual toples kaca atau plastik dengan desain estetik, atau menawarkan paket bundling dengan label custom agar lebih eksklusif. Anda juga bisa menyediakan berbagai ukuran dan bentuk toples untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda. Memilih bisnis non-makanan juga lebih tenang karena barang yang dijual tidak cepat basi.
Tips suksesnya adalah memastikan wadah yang dijual kedap udara untuk menjaga kualitas makanan, serta menawarkan desain yang menarik dan fungsional. Promosikan produk Anda sebagai solusi praktis dan estetik untuk persiapan Lebaran.
Advertisement
14. Souvenir dan Perlengkapan Ibadah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509330/original/026236200_1771680382-unnamed__4_.jpg)
Banyak orang mencari hadiah untuk keluarga atau rekan kerja saat Lebaran, dan souvenir seperti tasbih, sajadah mini, hingga Al-Qur’an bisa menjadi pilihan yang laris manis. Produk-produk ini termasuk dalam kategori laris menjelang Lebaran karena relevan dengan makna religius hari raya. Hampers perlengkapan ibadah juga dapat menjadi pilihan yang berkesan dan bermanfaat.
Target pasar untuk bisnis ini adalah mereka yang mencari bingkisan untuk keluarga, rekan kerja, atau acara halal bihalal. Hampers perlengkapan ibadah bisa memasukkan sajadah, mukena atau sarung, tasbih, serta Al-Qur'an saku yang dikemas dalam box kayu atau besek bambu agar terlihat lebih hangat dan personal. Peningkatan pola konsumsi masyarakat selama bulan suci ini menciptakan lonjakan permintaan.
Tipsnya adalah membuat paket hampers eksklusif dengan desain custom untuk memberikan sentuhan personal, serta menawarkan produk dengan kualitas baik. Anda juga bisa bekerja sama dengan pengrajin lokal untuk menyediakan souvenir unik.
15. Afiliasi Produk Lebaran di Marketplace
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485845/original/098641200_1769565631-i.jpg)
Program afiliasi e-commerce adalah cara mudah untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa modal, terutama jika Anda fokus mempromosikan produk-produk Lebaran. Anda hanya perlu membagikan link afiliasi dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang terjadi melalui link tersebut. Ini adalah ide bisnis yang paling cocok untuk pemula karena bisa dimulai tanpa modal.
Produk yang bisa dipromosikan meliputi baju Lebaran, hampers Lebaran, kue kering, dan perlengkapan ibadah seperti sajadah, mukena, atau tasbih. Platform yang bisa digunakan antara lain Shopee Affiliates, Tokopedia ByMe, atau Lazada Affiliates. Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan link afiliasi ini kepada target audiens.
Cara kerjanya adalah Anda akan diberikan link afiliasi untuk produk tertentu, dan setiap kali ada pembelian melalui link yang Anda bagikan, Anda akan mendapatkan komisi sebagai imbalan. Tips suksesnya adalah membuat konten review, unboxing, atau rekomendasi produk dalam format video pendek untuk menarik perhatian audiens.
Advertisement
FAQ
Q: Ide bisnis apa yang paling cocok untuk pemula?
A: Untuk pemula, bisnis hampers dengan sistem dropship, jasa titip (jastip), atau afiliasi marketplace adalah pilihan tepat karena bisa dimulai tanpa modal.
Q: Apakah bisnis Lebaran hanya musiman? Bisakah menjadi sumber penghasilan tetap?
A: Bisnis Lebaran bisa dikembangkan menjadi bisnis tetap jika Anda konsisten, misalnya hampers untuk berbagai momen atau kue kering dijual sepanjang tahun.
Q: Kapan waktu terbaik mulai promosi bisnis Lebaran?
A: Sebaiknya mulai promosi H-2 bulan sebelum Lebaran, dan untuk makanan serta hampers, terima pesanan H-1 bulan.
Q: Berapa modal minimal untuk memulai bisnis Lebaran?
A: Ada bisnis tanpa modal sama sekali seperti dropship, afiliasi, atau jastip; untuk produksi sendiri, modal bisa dimulai dari Rp 100.000 - Rp 500.000.
Q: Bagaimana cara mencari supplier terpercaya?
A: Anda dapat mencari supplier terpercaya di marketplace besar dengan memilih seller rating tinggi, ulasan positif, atau melalui grup komunitas bisnis.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479613/original/071271500_1768982774-Hampers_Perlengkapan_Ibadah_Travel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3243886/original/008227900_1600662631-20200921-Pertalite-Harga-Premium-7.jpg)