Apakah Emas Bisa Luntur? Ini Penjelasan Lengkap, Penyebab, dan Cara Merawatnya

Apakah emas bisa luntur? Temukan penjelasan lengkap tentang penyebab emas menjadi kusam atau menghitam berdasarkan kadar karatnya, serta tips merawat dan menyimpan perhiasan emas agar tetap berkilau dan awet dalam jangka panjang.

Diterbitkan 17 Januari 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Emas dikenal sebagai logam mulia yang bernilai tinggi dan identik dengan kemewahan. Sejak dahulu, emas digunakan sebagai perhiasan, simbol kekayaan, hingga instrumen investasi yang relatif stabil. Namun, di tengah popularitasnya, masih banyak orang yang bertanya-tanya tentang ketahanannya dalam pemakaian sehari-hari.

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah emas bisa luntur. Banyak pemilik perhiasan merasa khawatir ketika warna emas tampak kusam, menghitam, atau tidak lagi berkilau seperti saat pertama kali dibeli. Kondisi ini sering menimbulkan anggapan bahwa kualitas emas menurun.

Untuk menjawab keraguan tersebut, penting memahami sifat emas, kadar kemurniannya, serta faktor lingkungan yang memengaruhi tampilannya. Liputan6.com akan mengulas secara lengkap apakah emas bisa luntur, penyebabnya, serta cara merawat dan menyimpan emas agar tetap awet dan bernilai tinggi, Sabtu (17/1/2026).

Apakah Emas Bisa Luntur?

Jawaban dari pertanyaan apakah emas bisa luntur adalah: bisa, tergantung pada kadar kemurnian emas tersebut. Emas murni atau emas 24 karat memiliki tingkat kemurnian sekitar 99,90–99,98 persen. Pada kadar ini, emas hampir tidak bereaksi dengan udara, keringat, maupun kelembapan sehingga sangat kecil kemungkinan mengalami luntur atau perubahan warna.

Namun, berbeda halnya dengan emas perhiasan yang umumnya bukan emas murni. Perhiasan emas di pasaran biasanya berupa emas campuran, seperti emas 22K, 18K, bahkan 9K atau 8K. Emas jenis ini dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, atau nikel untuk meningkatkan kekerasan dan daya tahannya. Sayangnya, logam campuran inilah yang dapat bereaksi dengan lingkungan.

Reaksi antara logam campuran dengan oksigen, kelembapan, atau bahan kimia dapat menyebabkan oksidasi. Proses alami ini dikenal dengan istilah tarnish, yaitu perubahan warna pada permukaan logam yang membuat emas terlihat kusam atau menghitam. Semakin rendah kadar karat emas, semakin besar kemungkinan luntur terjadi. Misalnya, emas berkode 375 (9K) atau 333 (8K) akan lebih cepat mengalami perubahan warna dibandingkan emas 750 (18K).

Perlu dipahami bahwa luntur pada emas bukan berarti emas tersebut palsu atau kualitasnya buruk. Ini merupakan reaksi alami yang dapat terjadi seiring waktu dan pemakaian, terutama jika perhiasan tidak dirawat dengan baik.

Penyebab Emas Bisa Luntur dan Terlihat Kusam

Meski emas dikenal tahan lama, beberapa faktor berikut dapat membuat perhiasan emas tampak pudar:

1. Oksidasi Udara

Logam campuran dalam emas, seperti tembaga atau perak, dapat bereaksi dengan oksigen di udara. Reaksi ini menimbulkan lapisan tipis di permukaan emas yang membuat warnanya berubah.

2. Kelembapan dan Keringat Tubuh

Keringat mengandung garam dan asam alami yang dapat mempercepat proses oksidasi. Bagian perhiasan yang sering bersentuhan dengan kulit, seperti bagian dalam cincin atau gelang, biasanya lebih cepat kusam.

3. Paparan Bahan Kimia

Parfum, sabun, lotion, klorin, hingga cairan pembersih rumah tangga dapat merusak permukaan emas. Kandungan zat seperti klorit dapat mengikis lapisan emas secara perlahan.

4. Usia dan Intensitas Pemakaian

Semakin sering perhiasan dipakai, semakin besar gesekan yang terjadi. Gesekan terus-menerus dapat membentuk patina, yaitu lapisan alami yang membuat emas terlihat lebih gelap.

5. Gesekan dengan Benda Lain

Aktivitas fisik seperti olahraga, berkebun, atau bekerja kasar dapat menyebabkan perhiasan bergesekan dengan benda lain. Jika terjadi terus-menerus, lapisan emas bisa terkikis dan tampak luntur.

Cara Merawat dan Menyimpan Emas agar Tidak Luntur

Agar perhiasan emas tetap berkilau dan awet, perawatan yang tepat sangat diperlukan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

1. Hindari Bahan Kimia dan Kolam Renang

Lepaskan perhiasan sebelum berenang atau menggunakan produk berbahan kimia keras. Klorin pada air kolam renang sangat berisiko merusak emas campuran.

2. Lepas Perhiasan Saat Aktivitas Berat

Sebaiknya jangan memakai perhiasan saat berolahraga, mandi, atau bekerja berat. Hal ini untuk menghindari keringat berlebih, benturan, dan gesekan.

3. Bersihkan Secara Rutin

Gunakan air hangat dan sabun lembut untuk membersihkan emas. Gosok perlahan dengan kain halus, lalu keringkan hingga benar-benar kering.

4. Simpan di Tempat yang Tepat

Simpan emas di tempat kering, tertutup, dan berlapis kain lembut. Hindari kotak penyimpanan dari besi karena dapat memicu korosi. Sebaiknya pisahkan setiap perhiasan agar tidak saling bergesekan.

5. Lapisi dengan Pelindung

Salah satu tips tambahan adalah melapisi perhiasan dengan kuteks bening (cat kuku transparan). Lapisan ini dapat melindungi permukaan emas dari goresan ringan dan memperlambat proses oksidasi.

Solusi Jika Perhiasan Emas Sudah Luntur

Jika perhiasan emas Anda terlanjur kusam, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan:

1. Sepuh Ulang

Sepuh ulang adalah proses pelapisan kembali emas menggunakan cairan khusus yang mengandung partikel emas murni. Cara ini efektif mengembalikan warna dan kilau emas seperti baru.

2. Gunakan Kain Poles Perhiasan

Kain poles khusus dapat membantu mengangkat oksidasi ringan. Gosok perlahan pada bagian yang kusam untuk hasil maksimal.

3. Cuci dengan Alat Pembersih Khusus

Beberapa toko emas menyediakan layanan pembersihan menggunakan ultrasonic cleaner yang mampu membersihkan perhiasan secara menyeluruh tanpa merusak struktur emas.

FAQ Seputar Emas

1. Apakah emas 24 karat bisa luntur?

Hampir tidak. Emas 24 karat sangat murni sehingga jarang bereaksi dengan lingkungan.

2. Mengapa emas perhiasan lebih cepat kusam?

Karena emas perhiasan mengandung campuran logam lain yang mudah teroksidasi.

3. Apakah emas yang luntur berarti palsu?

Tidak. Luntur adalah proses alami pada emas campuran dan bukan indikator emas palsu.

4. Apakah mencuci emas terlalu sering berbahaya?

Ya, jika caranya salah. Gunakan air hangat dan sabun lembut agar tidak mengikis lapisan emas.

5. Apakah sepuh ulang mengurangi nilai emas?

Tidak mengurangi nilai intrinsik emas, tetapi biaya sepuh perlu diperhitungkan.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6