Liputan6.com, Jakarta - Provinsi Papua Selatan merupakan wilayah yang didominasi dengan dataran rendah berawa dan juga pesisir. Rumah adat Papua Selatan dikenal punya kekayaan arsitektur vernakular yang unik dan sengaja adaptif terhadap lingkungan alamnya.
Berbeda dengan rumah Honai yang khas ada di wilayah pegunungan Papua. Rumah adat di Papua Selatan, seperti Rumah Jew suku Asmat dan Rumah Gotad suku Marind, memang dirancang dengan struktur panggung tinggi untuk mengatasi tantangan geografisnya. Misalnya saja seperti menghadapi adanya banjir dan pasang air laut.
Berikut Liputan6.com ulas tiga jenis rumah adat di Papua Selatan yang dimaksudkan.
Advertisement
1. Rumah Adat Papua Selatan Hanoi Modifikasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440932/original/075508500_1765447324-Rumah_Hanoi_Papua__Wikimedia_Commons_.jpg)
Rumah Honai sebenarnya lebih dikenal sebagai rumah adat khas Suku Dani di wilayah pegunungan Papua, bukan Papua Selatan yang mayoritas wilayahnya berupa dataran rendah dan rawa. Namun, dalam pembahasan rumah adat yang sudah dimodifikasi dengan konsep Honai memang diadopsi di Selatan, melansir dari dokumen scribd berjudul Rumah Adat Papua Selatan yang dipublikasikan Atiza Nurhuzna.
Rumah adat di Papua Selatan yang dipaparkan Atiza berbentuk kerucut, dindingnya kayu, dan ada teras depannya. Konsep tersebut memang dapat diadopsi atau dimodifikasi oleh masyarakat di Selatan untuk berbagai keperluan sesuai kondisi wilayahnya.
Rumah adat di Papua Selatan dari modifikasi ini dilakukan menyesuaikan fungsi dan bahan dengan lingkungan lokalnya. Meskipun memang desain dasar rumah di Papua Selatan tersebut tetap terinspirasi dari rumah adat Honai asli.
Atiza juga menjelaskan rumah adat Papua Selatan tersebut kini menggunakan kayu, bambu, dan rumbia. Hal ini menunjukkan adaptasi bahan alam setempat yang memang sangat melimpah khususnya di wilayah pesisir dan dataran rendah.
Rumah yang berbentuk kerucut untuk atap dan terbuat dari dinding kayu yang diadopsi dari desain Honai memang efisien untuk menjaga kehangatan dan tahan terhadap cuaca dingin di pegunungan. Bentuk kerucut dengan atap rumbia tebal melansir dari unej.ac.id umumnya difungsikan membantu agar air hujan mengalir dengan cepat dan menjaga suhu di dalam ruang.
Lalu, keberadaan teras depan rumah pada rumah adat di Papua Selatan modifikasi ini merupakan penyesuaian fungsional. Dikarenakan rumah adat Honai asli biasanya tidak memiliki teras yang jelas, melainkan hanya satu pintu masuk kecil saja.
Kini, rumah adat tersebut difungsikan sebagai tempat tinggal yang memang modifikasinya dirancang untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Meskipun Honai asli punya fungsi spesifik (Honai untuk laki-laki, Ebe'ai untuk perempuan, dan Wamai untuk ternak atau ruang penyimpanan), versi modifikasi satu ini lebih fleksibel sebagai hunian keluarga.
2. Rumah Adat Papua Selatan Panggung Sederhana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440933/original/012985100_1765447325-Rumah_adat_Papua_Selatan_panggung_sederhana__Gemini_AI_.jpg)
Rumah panggung sederhana dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis di wilayah Papua Selatan. Di sana merupakan wilayah yang didominasi oleh daerah rawa, pesisir, dan dekat sekali dengan sungai besar, terutama di kawasan Suku Asmat dan Marind.
Bangunan rumah adat di Papua Selatan ini akan berfungsi optimal untuk menghindar dari bencana banjir musiman, pasangnya air laut, dan gangguan dari binatang buas. Struktur panggung sangat umum ditemukan di berbagai suku di sepanjang pesisir selatan Papua ini.
Atiza menjelaskan rumah adat Papua Selatan ini punya ciri khas tiang penyangga tinggi, lantai kayu, dan atapnya miring terbuat dari daun nipah.
Fungsi dari tiang yang tinggi untuk memastikan rumah aman dari jangkauan air pasang tertinggi. Lantai kayunya bisa memberikan sirkulasi udara sangat baik, menjaga kelembapan, dan juga kenyamanan. Atap miring terbuat dari daun nipah merupakan bahan alam yang mudah didapat di ekosistem rawa dan hutan bakau. Bahan tersebut juga snagat efektif melindungi dari curah hujan tinggi.
Fungsi dari rumah adat di Papua Selatan yang dipaparkan Atiza tersebut paling utama sebagai tempat tinggal. Biasanya, rumah panggung sederhana di Selatan Papua menjadi hunian bagi satu keluarga inti yang bisa untuk menampung beberapa kerabat.
3. Rumah Adat Papua Selatan untuk Upacara Adat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4944384/original/040551800_1726315591-20240913_160300.jpg)
Di wilayah Papua Selatan, rumah adat yang spesifik untuk upacara adat umumnya dijuluki dengan sebutan Rumah Jew, dikutip dari dokumen scribd berjudul Rumah Jew: Arsitektur Tradisional Asmat yang diunggah studio. Rumah tersebut umumnya dimiliki oleh Suku Asmat, yang juga dikenal dengan nama rumah bujang atau bujang house.
Rumah Jew biasa difungsikan sebagai pusat kegiatan komunal, spiritual, dan berbagai macam upacara penting. Misalnya saja seperti kegiatan yang diselenggarakan oleh para pemuda, musyawarah, dan dipergunakan untuk persiapan perang. Rumah ini umumnya hanya boleh dimasuki oleh laki-laki dewasa.
Selain itu, melansir dari merauke.go.id, rumah Gotad Suku Marind sebagai salah satu suku asli yang mendiami Papua Selatan juga punya fungsi sama, yakni rumah bujang dan tempat pertemuan adat setempat.
Atiza menerangkan ciri khas ornamen dengan ukiran rumit dan ukuran bangunan lebih besar sangat menonjol pada Rumah Jew. Tiang-tiang penyangga dan balok utamanya biasa dihiasi dengan ukiran motif khas Asmat. Ukiran tersebut menggambarkan roh leluhur.
Bentuk bangunannya unik (persegi panjang panjang) dan ukuran besar ini memang dirancang untuk menampung banyak orang ketika upacara adat tersebut berlangsung.
Bahan utama bangunan rumah adat Papua Selatan ini adalah kayu dan atap rumbia atau daun sagu. Ruangan di dalam rumah adat tersebut juga diatur secara khusus untuk ritual dan penyimpanan benda-benda sakral.
Maka bisa dipahami, ketiga arsitektur rumah adat di Provinsi Papua Selatan tersebut memang menunjukkan adaptasi fungsional terhadap lingkungan geografis kawasan pesisir dan rawa.
FAQ
1. Apa contoh rumah adat Papua Selatan?
Modifikasi Honai, panggung sederhana, serta Rumah Jew.
2. Mengapa rumah panggung umum di Papua Selatan?
Kondisi rawa dan pasang air yang menuntut struktur tinggi.
3. Apa fungsi utama Rumah Jew?
Pusat kegiatan komunal, musyawarah, serta upacara adat.
4. Bahan apa yang sering dipakai rumah adat Papua Selatan?
Kayu, bambu, rumbia, serta daun nipah.
5. Apa keunikan modifikasi Honai di Papua Selatan?
Bentuk kerucut tetap dipertahankan namun ditambah teras untuk aktivitas harian.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379728/original/080061400_1760356827-20251013_140108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033050/original/073846700_1580099128-20200127--Melihat-Tes-SKD-CPNS-di-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440931/original/029839800_1765447324-Rumah_adat_Papua_Selatan_panggung_sederhana__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3472231/original/055353500_1622715971-078467800_1561539772-palace-3541493_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295862/original/035555400_1783973067-Jude_Bellingham_celebrates_England_s_victory.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295861/original/079168800_1783972957-Spain_s_Mikel_Merino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295860/original/053984200_1783972780-France_s_Ousmane_Dembele__7__celebrates_with_Kylian_Mbappe_and_jules_kounde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111782/original/019814700_1738060856-000_36492MT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293528/original/019700700_1783732096-spa11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3491033/original/081375500_1624442715-000_APP2001111319916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313886/original/026447700_1755057460-rumah_adat_kalimantan_timur_samarindakota_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5353075/original/016416200_1758166510-ChatGPT_Image_Sep_18__2025__10_34_30_AM.jpg)