Cara Menutup Lubang Tikus di Rumah dengan Mudah, Panduan Lengkap untuk Hunian Bebas Hama

Tikus sering masuk rumah melalui celah kecil. Ketahui cara menutup lubang tikus di rumah dengan mudah menggunakan bahan tepat dan langkah pencegahan efektif agar hunian bebas hama.

Diterbitkan 09 November 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tak ada yang lebih mengganggu dari mendengar suara “geratak” tikus di tengah malam. Selain merusak makanan dan perabotan, kehadiran tikus di rumah juga berpotensi menimbulkan penyakit berbahaya. Banyak orang berusaha membasmi tikus dengan perangkap, racun, atau lem tikus, namun sering lupa pada akar masalahnya, yaitu lubang atau celah tempat tikus masuk.

Padahal, langkah paling efektif untuk mencegah serangan tikus bukan hanya membasmi, tetapi menutup akses masuknya. Menurut panduan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), seekor tikus bisa masuk melalui lubang sekecil pensil (sekitar 6 mm saja). Artinya, sedikit celah di dinding, pipa, atau ventilasi bisa jadi “pintu utama” mereka menuju dapur dan kamar kita.

Dalam artikel ini, Liputan6.com akan membahas secara rinci cara menutup lubang tikus di rumah dengan mudah, disertai langkah-langkah praktis dan bahan sederhana yang bisa dilakukan tanpa harus memanggil jasa pest control profesional, Minggu (9/11/2025).

Kenali Dulu Di Mana Biasanya Lubang Tikus Berada

Sebelum menutup lubang, kita perlu tahu dulu di mana saja tikus biasa membuat jalan masuk. Berdasarkan pedoman CDC dan laman Good Housekeeping Home Improvement Lab, area berikut perlu menjadi fokus pengecekan:

1. Di dalam rumah:

  • Di bawah atau belakang lemari dapur.
  • Di sekitar pipa wastafel, mesin cuci, atau water heater.
  • Di bawah kompor, kulkas, atau perabot besar lainnya.
  • Di sekitar ventilasi udara atau saluran pengering.
  • Di sudut lemari pakaian atau ruang bawah tangga.
  • Di antara sambungan lantai dan dinding.

2. Di luar rumah:

  • Di sela fondasi dan tanah sekitar rumah.
  • Di area atap, gable, atau celah ventilasi loteng.
  • Di sekitar pipa air, kabel, atau saluran gas yang menembus dinding luar.
  • Di dekat pintu garasi, kusen jendela, atau ventilasi kamar mandi.

Gunakan senter dan cermin kecil untuk memeriksa area sulit dijangkau. Jika terlihat debu tergerus, kotoran kecil seperti beras hitam, atau jejak minyak di dinding, kemungkinan besar itu jalur tikus.

Langkah-langkah Cara Menutup Lubang Tikus di Rumah dengan Mudah

Berikut panduan lengkap cara menutup lubang tikus di rumah dengan mudah berdasarkan referensi CDC.gov dan GoodHousekeeping.com, serta saran praktis dari berbagai laman desain rumah.

1. Bersihkan Area Sekitar Lubang

Sebelum menutup, bersihkan area sekitar lubang dengan sabun dan air hangat. Ini penting karena tikus meninggalkan bau feromon yang bisa menarik tikus lain datang kembali. Gunakan sarung tangan dan semprotkan cairan disinfektan bila perlu.

2. Identifikasi Ukuran Lubang

  • Lubang kecil (≤ 6 mm): biasanya cukup dengan bahan sederhana seperti steel wool atau busa semprot.
  • Lubang besar (> 1 cm): butuh material kuat seperti kawat kasa logam, semen, atau lembaran metal sheet.

3. Gunakan Steel Wool dan Sealant

Menurut CDC, bahan steel wool (wol baja) adalah cara paling efektif menutup lubang kecil karena tikus tidak bisa menggigit atau mengunyahnya. Caranya:

  1. Gunting steel wool sesuai ukuran lubang.
  2. Masukkan hingga rapat ke dalam lubang.
  3. Lapisi bagian luar dengan caulk silikon atau busa semprot agar tidak mudah lepas.

4. Tutup Lubang Besar dengan Kawat Logam atau Semen

Jika lubangnya besar, gunakan lath screen (kawat kasa galvanis), lembaran logam, atau semen cepat kering:

  1. Potong kawat kasa sesuai bentuk lubang.
  2. Rekatkan dengan sekrup atau semen hingga rapat.
  3. Pastikan tidak ada celah tersisa di sekitar pipa atau kabel yang menembus dinding.

Untuk area luar rumah, gunakan semen mortar atau beton ringan agar tahan cuaca.

5. Pasang Penutup Ventilasi dan Door Sweep

  • Tambahkan penutup ventilasi logam di loteng, kamar mandi, dan dapur.
  • Gunakan door sweep (karet pelindung bawah pintu) agar tikus tidak menyelinap lewat celah bawah pintu garasi atau pintu dapur.

6. Rapikan Lingkungan Rumah

Tikus tidak hanya mencari jalan masuk, tapi juga sumber makanan dan tempat berlindung. Beberapa hal yang wajib dilakukan:

  • Simpan makanan di wadah tertutup rapat (kaca atau logam).
  • Jangan biarkan sisa makanan atau pakan hewan terbuka semalaman.
  • Bersihkan tumpukan kardus, kain bekas, dan tumpukan kayu di sekitar rumah.
  • Pangkas semak-semak atau cabang pohon yang menyentuh dinding rumah.

Langkah sederhana ini mengurangi kemungkinan tikus kembali mencari celah baru.

 

Tambahan Tips dari Ahli Desain Rumah dan Lingkungan

Selain langkah-langkah yang sudah dijelaskan, ada cara pencegahan yang ramah lingkungan juga penting. Berikut diantaranya

  • Gunakan bubuk kapur barus, daun mint, atau serai wangi di area rawan tikus. Bau tajamnya tidak disukai tikus.
  • Pastikan saluran air tertutup rapat dengan jaring logam agar tikus tidak naik lewat pipa.
  • Jika ada kebun kecil, jauhkan komposter dan tempat sampah minimal 30 meter dari bangunan rumah.

Kombinasi antara kebersihan, penutupan lubang, dan pencegahan alami ini terbukti efektif menjaga rumah tetap bebas dari hama pengerat.

 

FAQ Seputar Lubang Tikus di Rumah

1. Apakah menutup lubang saja cukup untuk mengusir tikus?

Tidak selalu. Menutup lubang menghentikan akses masuk baru, tapi tikus yang sudah terjebak di dalam perlu dibasmi atau ditangkap dengan perangkap.

2. Apakah busa semprot bisa digunakan untuk menutup lubang tikus?

Bisa, tapi sebaiknya kombinasikan dengan steel wool agar tikus tidak menggigit dan merusaknya.

3. Bagaimana cara menemukan lubang tikus yang tersembunyi?

Gunakan senter di malam hari dan cari tanda-tanda aktivitas seperti kotoran, bekas gigitan, atau bau pesing di area dapur dan gudang.

4. Apakah menaruh racun tikus di sekitar lubang aman?

Tidak direkomendasikan, terutama jika ada anak kecil atau hewan peliharaan. Gunakan perangkap atau hubungi petugas pengendali hama profesional.

5. Seberapa sering rumah perlu diperiksa untuk mencegah tikus?

Setidaknya setiap 3 bulan sekali atau setiap kali ada tanda-tanda aneh seperti bunyi di plafon atau kabel tergigit.

 

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6