6 Makanan Kesukaan Ular yang Sering Ada di Rumah, Bagini Cara Mencegahnya Masuk

Ular sering masuk rumah karena mencari mangsa. Kenali daftar makanan kesukaan ular yang sering ada di rumah dan cara efektif mencegahnya bersarang demi keamanan hunian Anda.

Diterbitkan 15 Oktober 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Keberadaan ular yang tiba-tiba muncul di dalam rumah sering kali menimbulkan kepanikan bagi penghuni. Hewan melata ini dapat masuk melalui celah-celah kecil di pintu, jendela, atau bahkan lubang di dinding tanpa disadari. Karena bersifat nokturnal atau aktif di malam hari, pemilik rumah mungkin baru menyadari keberadaannya saat ular sudah berada di dalam ruangan.

Namun, tahukah Anda bahwa ular tidak datang tanpa alasan? Salah satu faktor utama yang menarik ular masuk ke rumah adalah keberadaan sumber makanan. Beberapa jenis ular memiliki penciuman tajam terhadap aroma mangsa yang sering ada di sekitar lingkungan manusia. Mengetahui makanan kesukaan ular yang sering ada di rumah menjadi langkah penting untuk mencegah kehadiran hewan ini.

Liputan6.com akan mengulas secara mendalam berbagai makanan yang disukai ular, mengacu pada beberapa jurnal dan laman ilmiah seperti PetMD, Northgate Veterinary Clinic (Seattle Vets), dan panduan dari Booval Veterinary Hospital Australia. Selain itu, dibahas juga langkah-langkah efektif untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah, Rabu (15/10/2025).

Jenis-jenis Makanan Kesukaan Ular yang Sering Ada di Rumah

Menurut laman PetMD dan Northgate Veterinary, semua ular adalah karnivora. Artinya, ular tidak makan tumbuhan, melainkan hanya mengonsumsi daging dari hewan lain. Baik ular liar maupun peliharaan memiliki pola makan yang mirip, tergantung ukuran dan jenisnya. Di lingkungan rumah, berikut makanan yang paling sering mengundang ular:

1. Tikus dan Hewan Pengerat

Tikus, mencit, dan celurut adalah makanan utama bagi banyak jenis ular seperti piton dan ular kobra. Seperti dikutip dari Booval Veterinary, ular sering tertarik ke gudang, loteng, atau dapur yang dihuni tikus. Aroma urine dan kotoran tikus dapat menjadi sinyal kuat bagi ular bahwa ada sumber makanan di sekitar. Pakar reptil AH David dalam wawancara di Best Life juga menegaskan bahwa bau hewan pengerat dan sisa makanannya dapat menarik ular besar seperti sanca masuk ke rumah.

2. Burung dan Telurnya

Ular, terutama jenis sanca dan ular pohon, juga gemar memangsa burung serta telur mereka. Menurut Northgate Veterinary, ular bahkan dapat memanjat untuk mencapai sarang burung di atap rumah atau di kandang peliharaan. Aroma bulu, kotoran, atau bahkan wadah minum burung dapat menjadi daya tarik bagi ular yang sedang berburu mangsa.

3. Ikan di Kolam atau Akuarium

Jenis ular semiakuatik seperti ular air atau garter snake tertarik pada ikan kecil yang hidup di kolam hias atau akuarium. Laman PetMD menjelaskan bahwa ular ini mengandalkan indera penciuman untuk melacak bau amis ikan. Jika kolam tidak tertutup rapat, ular bisa masuk untuk berburu.

4. Kodok dan Katak

Amfibi seperti kodok dan katak juga merupakan makanan alami bagi banyak spesies ular. Seperti disebutkan dalam artikel Chef Wonders, bau tubuh atau suara katak yang hidup di sekitar genangan air bisa menarik ular datang. Karena itu, rumah dengan taman lembap atau kolam kecil berpotensi menjadi tempat favorit ular berburu.

5. Serangga Kecil

Beberapa ular kecil seperti ular pucuk dan ular tanah memakan serangga seperti jangkrik, belalang, atau cacing tanah. Menurut Northgate Veterinary, keberadaan serangga di pekarangan juga bisa memicu kedatangan ular karena menjadi rantai makanan yang menarik bagi mereka.

6. Makanan Hewan Peliharaan

Bau makanan kucing, anjing, atau unggas peliharaan dapat memancing tikus datang, dan tikus itulah yang kemudian mengundang ular. Karena itu, seperti dijelaskan dalam Booval Veterinary, penting untuk menyimpan makanan hewan di wadah tertutup dan tidak meninggalkan sisa makanan di lantai.

Mengapa Ular Masuk ke Rumah?

Selain makanan, ular juga mencari tempat yang aman dan hangat untuk berlindung. Laporan Booval Veterinary (2018) menjelaskan bahwa ular sering ditemukan di:

  • Tumpukan kayu dan logam, yang menyediakan tempat bersembunyi.
  • Atap rumah atau plafon, terutama karena di sana banyak tikus atau kelelawar.
  • Taman lembap dan semak-semak tinggi, tempat ideal untuk beristirahat di siang hari.

Dengan kata lain, kehadiran ular hampir selalu berkaitan dengan kombinasi antara makanan dan tempat perlindungan yang nyaman.

Cara Mencegah Ular Masuk ke Dalam Rumah

Mengetahui makanan kesukaan ular saja tidak cukup. Untuk benar-benar mencegahnya, perlu dilakukan langkah-langkah pengendalian lingkungan. Berdasarkan panduan Keeping Snakes Away From Your Home dari Booval Veterinary, berikut cara efektif mencegah ular masuk rumah:

a. Hilangkan Sumber Makanan

Bersihkan rumah dari sisa makanan, terutama yang berpotensi menarik tikus dan serangga. Pastikan makanan hewan peliharaan disimpan di wadah tertutup rapat dan jangan biarkan remah-remah makanan berserakan.

b. Tutup Celah dan Akses Masuk

Ular dapat masuk melalui celah di bawah pintu, ventilasi, atau lubang pipa. Gunakan kasa atau kawat pada ventilasi, dan periksa area sekitar atap untuk menutup lubang yang berpotensi menjadi jalan masuk.

c. Jaga Kebersihan Pekarangan

Potong rumput secara rutin, rapikan semak, dan singkirkan tumpukan kayu atau logam bekas yang bisa menjadi tempat bersembunyi. Ular cenderung menghindari area terbuka tanpa tempat berlindung.

d. Atur Letak Kandang Hewan dan Kolam

Kandang burung sebaiknya ditempatkan di tempat tinggi dan jauh dari dinding. Tutup kolam ikan dengan jaring bila memungkinkan. Pastikan kandang ayam atau burung memiliki kawat berukuran kecil agar ular tidak bisa masuk.

e. Gunakan Penghalang Alami

Beberapa tanaman seperti serai, marigold, atau bawang dipercaya memiliki aroma yang tidak disukai ular. Meskipun tidak sepenuhnya ilmiah, kombinasi tanaman pengusir ular dan kebersihan lingkungan bisa memperkecil risiko ular datang.

FAQ Seputar Makanan Ular

1. Apakah ular makan nasi atau buah?

Tidak. Semua ular adalah karnivora dan hanya memakan daging, bukan tumbuhan atau biji-bijian. (PetMD, 2023)

2. Apakah ular tertarik pada makanan kucing atau anjing?

Tidak secara langsung, tetapi makanan tersebut menarik tikus yang kemudian menjadi incaran ular.

3. Apakah ular bisa memakan telur ayam di kandang?

Ya, beberapa jenis ular seperti sanca atau ular pohon suka memangsa telur burung dan unggas peliharaan.

4. Apakah ikan di kolam bisa mengundang ular air?

Ya. Ular semiakuatik tertarik pada aroma ikan dan air tenang, sehingga kolam sebaiknya diberi penutup jaring.

5. Bagaimana cara paling efektif mengusir ular dari rumah?

Hilangkan sumber makanan, tutup akses masuk, jaga kebersihan pekarangan, dan hindari menumpuk barang di halaman.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6