Bacaan Istighfar dalam Bahasa Arab dan Artinya, Amalan untuk Meminta Ampunan

Inilah bacaan istighfar yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, lengkap dengan artinya dan keutamaannya bagi umat Muslim.

Diterbitkan 30 Juni 2025, 19:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Istighfar adalah dzikir yang sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa dan kekhilafan manusia. Membaca istighfar dalam bahasa Arab dan memahami artinya membantu seorang Muslim menyadari keterbatasan diri serta memperkuat ikatan spiritual dengan Tuhannya. Tidak hanya menjadi ungkapan penyesalan, istighfar juga merupakan amalan yang mendatangkan ketenangan batin dan membuka pintu rahmat serta keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam buku Tazkiyatun Nafs: Membersihkan Jiwa dan Dosa karya Imam Abu Hamid Al-Ghazali, disebutkan bahwa istighfar adalah langkah pertama bagi siapa pun yang ingin membersihkan hatinya dari noda dosa. Kalimat istighfar, meskipun ringan di lisan, memiliki dampak besar dalam membentuk keinsafan dan memperkuat keinginan untuk memperbaiki diri. Memahami maknanya menjadikan istighfar bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk taubat aktif yang menyentuh hati. 

Sementara itu, dalam buku Doa dan Zikir Mustajab (2024) karya Wira Kautsari Wijayanti, Lc., MA, dijelaskan bahwa berbagai bacaan istighfar memiliki keutamaan masing-masing, baik yang pendek seperti Astaghfirullah maupun versi yang lebih panjang dan lengkap. Dengan mengamalkan istighfar secara rutin, terutama setelah sholat atau saat hati sedang gelisah, dapat menjadi sebab turunnya ampunan, rezeki, dan ketenangan. 

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Senin (30/6/2025). 

Makna Istighfar 

Melansir dari buku Istighfar (2021) karya Hafidz Muftisany, menjelaskan bahwa arti kalimat istighfar ‘Astagfirullah’ yakni adalah ‘saya memohon ampun kepada Allah’. Istigfar kepada Allah berarti mengakui bahwa manusia adalah hamba Allah. Meminta ampun kepada Allah merupakan pengakuan atas keagungan. Kalimat istighfar merupakan bagian dari dzikir kepada Allah. Kalimat istighfar biasa diucapkan ketika seseorang merasa berdosa atau melakukan kesalahan. 

Dalam Islam, makna istighfar tidak terletak pada pengucapannya, tetapi pada seberapa dalam seseorang yang beristighfar memaknai dan menghayati apa yang ia ucapkan, dalam konteks yang lebih jauh lagi, agar ia terus mengingat Tuhan di saat ia tergoda untuk melakukan perbuatan dosa, dan apabila telah melakukan dosa, maka istighfar adalah titik baginya untuk bertekad tidak mengulangi perbuatannya.  

Macam-macam Bacaan Istighfar dalam Bahasa Arab dan Artinya 

1. Bacaan Istigfar 

Bacaan istighfar pendek biasanya digunakan setelah melaksanakan sholat. Berikut bunyinya; 

"Astaghfirullah hal'adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih." 

Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya." 

2. Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Besar 

Berikut adalah bacaan doa istighfar untuk menghapus dosa besar; 

"Astaghfirullah, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih." 

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya." 

3. Bacaan Istighfar Nabi Sebelum Wafat 

Rasulullah SAW mengucapkan bacaan istighfar berikut ini sebelum wafat; 

"Subhanallahi wabihamdih, astaghfirullaha wa atuubu ilaih." 

Artinya: "Maha Suci Allah dan segala puji bagiNya. Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya." 

4. Bacaan Sayyidul Istighfar 

Dari semua jenis bacaan istighfar, doa sayyidul istighfar merupakan bacaan istighfar terbaik dan paling utama sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW. Berikut bacaannya; 

"Allahumma anta Rabbi, La Ilaha illa anta, Khalaqtani wa ana abduka, wa ana ‘ala ahdika wa wa’dika, mas tatha’tu, audzu bika min syarri ma shana’tu, abu’u laka bi ni’matika wa abu’u laka bi dzanbi, faghfir li, fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta." 

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah pemeliharaku. Tiada sesembahan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Dan aku berada pada kesepakatan dan perjanjian denganMu, semampuku. Aku berlindung kepada Engkau dari keburukan yang aku perbuat. Aku bertaubat kepada-Mu dengan karunia-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu dengan dosaku. Maka, ampunilah aku karena tiada yang mampu mengampuni dosa kecuali Engkau." 

5. Bacaan Istighfar Tahiyat Akhir 

Bacaan istighfar pada salat, yakni pada saat tahiyat akhir sebelum melakukan salam adalah sebagai berikut; 

"Allahumma inni dhalamtu nafsi dhulman katsira, wala yaghfirudz dzunuba illa anta, faghfirlii maghfiratan min indik, warhamnii innaka antal ghafurur rahiim." 

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku telah dhalim kepada diriku dengan kedhaliman yang banyak dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. Ampunilah aku dengan ampunan dariMu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."  

Keutamaan Membaca Istighfar 

1. Diberikan rezeki 

Keutamaan membaca kalimat istighfar yang pertama adalah diberikan rezeki dan ampunan oleh Allah SWT. Keutamaan ini tercantum dalam Qur’an surat Nuh ayat 10-12, sebagai berikut: 

“Maka Aku berkata (kepada mereka), Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalmnya) untukmu sungai-sungai.” (Q.S. Nuh :10-12). 

2. Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT 

Keutamaan istighfar yang lainnya yakni untuk membantu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan selalu meminta permohonan pada Allah SWT, maka umat Islam akan semakin dekat dengan-Nya. Allah SWT sangat menyukai hamba-hambanya yang selalu memohon ampun pada-Nya. Semakin banyak pengampunan yang mereka lakukan, dan sedikit dosa yang mereka perbuat, maka Allah SWT akan selalu berada semakin dekat dengan mereka. 

3. Redakan Khawatir Berlebih 

Keutamaan membaca istighfar setiap harinya yang berikutnya adalah untuk membantu meredakan perasaan khawatir yang berlebihan. Disebutkan bahwa Rasulullah SAW sering mengucapkan istighfar, ia memohon ampunan kepada Allah SWT setidaknya tujuh puluh kali dalam sehari. 

Abdullah bin' Amr meriwayatkan dari Abu Bakar As-Siddiq bahwa ia berkata; "Wahai Rasulullah, ajari aku permohonan yang bisaku doakan dalam Sholat." Dia Muhammad SAW berkata: "Katakan: 'Ya Allah, aku telah banyak berbuat salah pada diriku, dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. Jadi maafkan aku dengan pengampunan dari-Mu, dan kasihani lah aku, sesungguhnya, Engkaulah Maha Pengampun, Maha Penyayang" 

4. Membersihkan Dosa 

Bacaan istighfar adalah salah satu cara untuk membersihkan dosa, baik yang disadari maupun tidak disadari, karena Allah SWT Maha Pengampun. Melalui istighfar, seorang Muslim berusaha menghapus kesalahan dan memperbaiki hubungan dengan Allah. 

Hal ini dijelaskan dalam Kitab Ihya 'Ulumiddin, Imam Qatadah berkata, 

"Sesungguhnya di dalam Al-Qur'an telah menunjukkan penyakit dan obat penawar bagi kalian (umat manusia). Adapun penyakit kalian adalah dosa-dosa yang diperbuat, sedangkan obatnya adalah istighfar."  

QnA Seputar Istighfar 

Q: Apa itu istighfar? 

A: Istighfar adalah permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa dan kesalahan yang dilakukan, baik disengaja maupun tidak. Kalimat dasarnya adalah “Astaghfirullah” yang berarti “Aku memohon ampun kepada Allah.” 

Q: Mengapa istighfar penting dalam kehidupan seorang Muslim? 

A: Karena tidak ada manusia yang bebas dari dosa, maka istighfar menjadi cara untuk membersihkan jiwa, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan mengundang keberkahan hidup. Dalam Al-Qur’an surat Hud ayat 3, Allah memerintahkan umat-Nya untuk beristighfar agar diampuni dan diberi kebaikan. 

Q: Kapan waktu terbaik membaca istighfar? 

A: Istighfar bisa dibaca kapan saja, namun waktu paling utama adalah setelah sholat fardhu, pada sepertiga malam terakhir, saat hujan turun, dan menjelang fajar sebagaimana disebutkan dalam QS. Az-Zariyat: 18. 

Q: Apa itu Sayyidul Istighfar? 

A: Sayyidul Istighfar adalah bacaan istighfar paling utama yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW, 

“Jika dibaca di pagi atau sore hari lalu seseorang wafat dalam kondisi itu, ia dijanjikan masuk surga” (HR. Bukhari). 

Q: Apakah istighfar bisa menghapus dosa besar? 

A: Bisa, selama istighfar disertai dengan taubat yang sungguh-sungguh: menyesali perbuatan, berhenti dari dosa tersebut, dan bertekad untuk tidak mengulanginya. Inilah yang disebut taubat nasuha. 

Q: Apakah boleh membaca istighfar dalam hati saja? 

A: Boleh. Istighfar termasuk dzikir yang bisa dibaca dalam hati atau dilafalkan dengan lisan. Namun, melafalkannya dengan suara pelan lebih utama karena melibatkan lisan dan hati secara bersamaan. 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6