Sifat dari Penulisan Teks Eksposisi adalah Informatif, Simak Karakteristik Lainnya

Salah satu sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif.

Diperbarui 17 Juni 2025, 15:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif, artinya memiliki tujuan utama menyampaikan informasi secara jelas, faktual, dan objektif kepada pembaca. Teks ini dirancang bukan untuk membujuk emosi, tetapi untuk menguraikan gagasan, fakta, atau konsep sesuai urutan logis.

Menurut Gorys Keraf dalam Argumentasi dan Narasi (2001), menjelaskan bahwa teks eksposisi bertujuan menguraikan atau menjelaskan sesuatu agar pembaca memperoleh informasi yang sejelas‑jelasnya. Selain informatif, teks eksposisi juga bersifat sistematis dan akurat.

Umumnya terdiri dari tiga bagian utama, yakni tesis (pernyataan pendahuluan), argumentasi (pengembangan ide dan fakta), serta penegasan ulang atau penutup. Kerangka ini mendukung pembaca dalam mengikuti alur pemikiran penulis tanpa kebingungan.

Sementara itu, menurut Henry Guntur Tarigan dalam bukunya yang berjudul Membaca: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa (2008), menjelaskan bahwa eksposisi menyampaikan sejumlah pengetahuan atau informasi secara objektif dan akurat dalam proses pembelajaran membaca serta penulisan.

Terakhir, teks eksposisi ditulis dengan gaya bahasa yang baku, netral, serta menyertakan fakta, data, atau Ilustrasi sebagai pendukung. Ini memastikan pesan disampaikan berdasarkan bukti nyata, bukan opini atau sentimen pribadi. Dengan memahami bahwa sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif, akurat, dan objektif, pembaca dan penulis dapat lebih mudah mengenali dan menyusun teks eksposisi yang sesuai kaidah serta efektif dalam menyampaikan pengetahuan.

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Selasa (17/6/2025).

Pengertian Teks Eksposisi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif. Sebenarnya itu bukan satu-satunya sifat dari teks eksposisi, masih ada beberapa sifat lain. Namun untuk memahami mengenai sifat dari penulisan teks eksposisi, penting bagi kita untuk memahami apa yang dimaksud dengan teks eksposisi.

Teks eksposisi adalah jenis teks yang isinya bertujuan untuk menjelaskan suatu informasi kepada pembaca. Paragraf eksposisi adalah paragraf yang biasanya terdapat pada jenis teks nonfiksi maupun teks yang bersifat ilmiah.

Karena bersifat ilmiah, teks eksposisi adalah jenis teks yang tidak bisa ditulis secara sembarangan. Teks eksposisi adalah teks yang perlu ditulis dengan memperhatikan fakta-fakta, sehingga dapat menjelaskan suatu informasi kepada pembaca dengan lebih akurat.

Teks eksposisi adalah teks yang dapat dikenali dari cici-cirinya. Adapun cici-ciri teks eksposisi adalah sebagai berikut:

  1. Teks eksposisi adalah sebuah teks yang menimbulkan suatu pengetahuan dan pengertian atas suatu hal.
  2. Teks eksposisi adalah teks yang menjawab semua pertanyaan pembaca dari pertanyaan-pertanyaan di mana, mengapa, apa, kapan dll, mengenai pengetahuan yang dijelaskan.
  3. Teks eksposisi adalah teks yang diberikan bersikap netral, tidak memihak atau memaksa agar pembaca ikut dengan pendapat penulis.

Sifat Teks Eksposisi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif. Teks eksposisi haruslah bersifat informatif karena tujuan teks eksposisi sendiri adalah untuk menjelaskan, memaparkan, dan menerangkan informasi.

Selain itu, sifat dari penulisan teks eksposisi adalah objektif. Artinya, gagasan dalam teks eksposisi tidak merujuk pada pendapat tertentu. Teks eksposisi hanya menjelaskan dan menjabarkan suatu objek sebagaimana adanya.

Selain informatif dan objektif, sifat dari penulisan teks eksposisi adalah akurat. Artinya, penulisan teks eksposisi harus berdasarkan fakta dan data. Fakta dan data ini akan yang akan mendukung argumen. Jadi, kalaupun ada opini dalam teks eksposisi, hal itu bukan opini kosong tanpa dasar yang jelas.

Dari penjelasan singkat tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif, objektif, dan akurat.

Cara Menulis Teks Eksposisi

Menyusun teks eksposisi sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, untuk menyusun teks eksposisi memang perlu memperhatikan beberapa hal, agar muatan informasi lebih akurat dan penjelasannya bisa tersampaikan dengan baik. Adapun cara menyusun teks eksposisi adalah sebagai berikut:

  1. Menentukan topik menarik yang akan dibahas di dalam tulisan.
  2. Menentukan target eksposisi.
  3. Membuat kerangka karangan lengkap dan berurutan (sistematis).
  4. Isi kerangka karangan mesti disesuaikan dengan target yang akan dituju penulis.
  5. Mengembangkan isi karangan cocok dengan kerangka baku.
  6. Paparan karangan mesti disertai dengan contoh, gambar, grafik yang dianggap perlu.

Jenis-Jenis dan Contoh Teks Eksposisi

Seperti yang telah dibahas sebelumnya. teks eksposisi adalah jenis teks yang dimana isi kontennya dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan penjelasan bagi pembaca tentang sebuah informasi. Tujuannya teks eksposisi adalah agar pembaca bisa mendapatkan sebuah pengetahuan dari membaca isi paragraf tersebut.

Untuk mencapai tujuan tersebut, teks eksposisi harus memiliki sifat-sifat tertentu. Adapun sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif, objektif, dan akurat. Teks eksposisi sendiri terbagi dalam beberapa jenis, sesuai dengan isi dan fungsi yang dimiliki. Adapun jenis-jenis teks eksposisi adalah sebagai berikut:

1. Teks Eksposisi Definisi

Teks eksposisi definisi adalah teks eksposisi yang bertujuan memaparkan atau menerangkan pengertian dari suatu topik. Biasanya, jenis teks ini cenderung fokus pada karakteristik dari topik yang sedang dibahas. Jenis teks eksposisi definisi sendiri banyak terdapat pada buku pelajaran atau artikel.

Contoh paragraf eksposisi definisi adalah sebagai berikut:

 

Kentang adalah umbi bawah tanah yang tumbuh di akar tanaman kentang, Solanum tuberosum. Tanaman ini berasal dari keluarga nightshade dan terkait dengan tomat dan tembakau. Kentang asli Amerika Selatan dan dibawa ke Eropa pada abad ke-16 dan sekarang ditanam dalam varietas yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Kentang umumnya dimakan direbus, dipanggang, atau digoreng dan sering disajikan sebagai lauk atau camilan.

2. Teks Eksposisi Proses

Teks eksposisi proses adalah jenis teks eksposisi yang berfungsi  untuk menerangkan proses atau langkah dari suatu topik atau kegiatan. Dalam teks ini biasanya berisi tahapan-tahapan, dari awal hingga akhir. Penggunaan jenis teks ini bisa ditemui pada buku petunjuk penggunaan suatu produk, atau juga dalam artikel resep masakan.

Adapun contoh teks eksposisi proses adalah sebagai berikut:

 

Untuk membuat masker kentang, campur 3 sendok makan air kentang dengan 2 sendok makan madu. Aduk hingga merata, oleskan ke wajah dan leher. Biarkan selama 10 hingga 15 menit atau sampai mengering dan kemudian cuci bersih.

3. Teks Eksposisi Ilustrasi

Teks eksposisi ilustrasi adalah jenis teks eksposisi yang berfungsi untuk memberikan gambaran suatu topik yang disandingkan dengan topik lainnya yang memiliki kesamaan. Biasanya teks ini menggunakan kata penghubung “seperti” dan bagaikan.

Adapun contoh teks eksposisi ilustrasi adalah sebagai berikut:

Sebenarnya, kondisi ekonomi kita sudah relatif membaik. Indikatornya dapat dilihat dari berbagai aspek. Misalnya, dalam bidang otomotif. Setiap hari kita temukan aneka kendaraan melintas di jalan raya. Sepeda motor baru, mobil pun baru.

4. Teks Eksposisi Pertentangan

Teks eksposisi pertentangan adalah jenis teks eksposisi yang memberikan penjelasan dengan cara membandingkan satu hal dengan hal lain yang memiliki sifat yang berlawanan. Teks eksposisi pertentangan sering menggunakan kata penghubung “akan tetapi”, “sebaliknya”, “walaupun”, atau “meskipun begitu”.

Adapun contoh teks eksposisi pertentangan adalah sebagai berikut:

Planet Merkurius memang sangat menarik. Lama waktu rotasi dan revolusinya benar-benar bertolak belakang. Merkurius hanya butuh waktu 88 hari untuk melakukan revolusi mengelilingi matahari. Namun untuk berotasi di porosnya sendiri, planet ini butuh 59 hari. Sangat kontras dengan bumi yang hanya butuh waktu rotasi 1 hari saja.

5. Teks Eksposisi Perbandingan

Teks eksposisi pertentangan adalah jenis teks eksposisi yang menjelaskan sesuatu dengan gaya bahasa perbandingan. Penjelasan dalam paragraf eksposisi perbandingan biasanya melibatkan dengan membandingkan sesuatu dengan hal lain, baik itu berupa persamaan maupun perbedaan.

Adapun contoh teks eksposisi perbandingan adalah sebagai berikut:

Hukuman bagi para koruptor di Indonesia terbilang masih sangat lemah. Bahkan penegak hukum dengan mudahnya disuap untuk meringankan proses hukuman. Bayangkan saja, koruptor ratusan miliar hanya mendekam di penjara selama 3 tahun saja. Pantas saja korupsi di Indonesia semakin meningkat. Berbeda dengan pemerintahan China yang menerapkan hukuman mati bagi para koruptor. Sehingga tingkat pidana korupsi di China sangat sedikit.

6. Teks Eksposisi Laporan

Teks eksposisi laporan adalah jenis teks eksposisi yang bertujuan untuk menjelaskan informasi yang merupakan hasil laporan dari terjadinya suatu peristiwa. Bukan hanya itu, teks eksposisi laporan juga bisa memuat informasi dari sebuah penelitian. Contohnya pun dapat dilihat dengan jelas di media-media cetak seperti koran atau majalah, maupun media online.

Contoh lain dari paragraf eksposisi laporan adalah sebagai berikut:

Banjir bandang yang melanda kota Yokohama pada hari Kamis kemarin telah merendam ratusan rumah warga dan 7 orang dinyatakan hilang. Banjir tersebut terjadi pada dini hari di saat orang tengah terlelap. Banjir terjadi disebabkan hujan yang telah mengguyur kota dari pagi sampai sekarang belum berhenti. Akibatnya sungai tidak mampu menampung volume air.

7. Teks Eksposisi Klasifikasi

Teks eksposisi klasifikasi adalah jenis teks eksposisi yang menjelaskan tentang suatu topik dengan cara membagi atau mengelompokkan dalam beberapa kategori. Biasanya jenis teks ini disampaikan secara terstruktur dan rinci agar pemaparan klasifikasi yang dilakukan dapat dipahami secara jelas.

Salah satu contoh teks eksposisi klasifikasi adalah sebagai berikut:

Sistem penamaan jenis-jenis kritik sastra bervariasi, tergantung pada pendekatan yang digunakan. Pendekatan moral menekankan pada pertalian karya sastra dengan wawasan moral dan agama. Pendekatan historis, bekerja atas dasar lingkungan karya sastra yang berkaitan dengan fakta-fakta dari zaman dan hidup pengarang. Pendekatan impresionistik menjadi ciri khas aliran sastra romantik, menekankan pada efek personil karya sastra pada kritikusnya.

QnA tentang Sifat dari Penulisan Teks Eksposisi

Q: Apa sifat utama dari penulisan teks eksposisi?

A: Sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif, yaitu bertujuan menyampaikan informasi, pengetahuan, atau gagasan secara jelas dan objektif tanpa memengaruhi emosi pembaca.

Q: Mengapa teks eksposisi disebut objektif?

A: Karena teks eksposisi disusun berdasarkan fakta, data, dan logika yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan berdasarkan pendapat atau perasaan pribadi penulis.

Q: Apa saja karakteristik lain dari teks eksposisi selain informatif?

A: Selain informatif, teks eksposisi bersifat logis, sistematis, netral, dan menggunakan bahasa baku. Informasi disampaikan berdasarkan urutan yang masuk akal agar mudah dipahami.

Q: Apakah teks eksposisi boleh memuat opini?

A: Opini dalam teks eksposisi boleh dimasukkan, tetapi harus berdasarkan fakta atau data pendukung, dan tidak bersifat persuasif atau emosional seperti dalam teks argumentasi atau persuasi.

Q: Dalam konteks pembelajaran, mengapa penting memahami sifat teks eksposisi?

A: Karena memahami sifat eksposisi membantu siswa menulis atau menganalisis teks secara kritis dan faktual, serta meningkatkan kemampuan berpikir logis dan sistematis.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6