Liputan6.com, Jakarta - Kizib adalah salah satu sifat mustahil nabi dan rasul. Sifat kizib artinya dusta atau bohong, dan dalam Islam sifat ini tidak mungkin dimiliki oleh nabi dan rasul. Mereka para nabi dan rasul selalu berbicara dengan jujur, tulus, dan tidak pernah mengatakan hal-hal yang tidak benar.
Sebaliknya, lawan dari sifat mustahil nabi dan rasul kizib adalah siddiq atau kejujuran. Siddiq adalah sifat di mana seseorang senantiasa berbicara jujur dan tidak pernah berdusta. Sifat siddiq merupakan sifat yang sangat penting bagi nabi dan rasul karena mereka harus selalu membawa kebenaran dan jalan yang benar.
Advertisement
Nabi dan rasul sebagai utusan Allah, memiliki kewajiban untuk menyampaikan ajaran-ajaran yang benar dan jujur tanpa ada yang dipalsukan. Dalam setiap perbuatan dan ucapan, mereka senantiasa berpegang pada kebenaran dan menjunjung tinggi prinsip kejujuran. Oleh karena itu, sifat kizib artinya sifat mustahil nabi dan rasul.
Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tentang kizib artinya dusta atau bohong, Kamis (16/3/2023).
Sifat Mustahil Nabi dan Rasul yang Artinya Dusta atau Bohong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3470830/original/071993000_1622616224-8423.jpg)
Kizib artinya mendefinisikan tentang sifat yang buruk. Istilah kizib adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Arab memiliki arti bohong atau dusta. Dalam agama Islam, kizib artinya sifat mustahil yang melekat pada nabi dan rasul.
Mustahil rasul bersifat kizib artinya tidak mungkin rasul itu bersifat berdusta dalam ucapan dan perbuatan. Majelis Ulama Indonesia atau MUI menjelaskan kizib artinya lawan kata dari as-shidqu yang berarti benar atau nyata.
Pustaka Digital Indonesia pun menjelaskannya demikian. Kizib adalah berupa kata sifat. Kizib artinya dusta, bohong, atau palsu.
Sebagai utusan Allah, nabi dan rasul memiliki tugas untuk menyampaikan ajaran-ajaran-Nya kepada umat manusia dengan jujur dan adil. Oleh karena itu, sifat kizib artinya sifat mustahil nabi dan rasul karena akan merusak kepercayaan umat dan kebenaran ajaran yang disampaikan.
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah.” (QS. al-Ahzab ayat 21)
Dalam Al-Quran surat an-Najm ayat 1-4, Allah mengingatkan manusia untuk tidak menyebutkan dusta terhadap Nabi Muhammad SAW karena ia adalah utusan Allah yang dijamin kebenarannya. Oleh karena itu, sebagai umat muslim, sudah seharusnya menjaga dan memuliakan sifat-sifat mustahil yang melekat pada nabi dan rasul, termasuk kizib.
“Kawanmu (Muhammad) tidaklah sesat dan tidak pula keliru, dan tidak pula yang diucapkan itu (Al Quran) kemauan hawa nafsunya. Ucapan itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan.” (QS. an-Najm ayat 1-4)
Advertisement
Lawan dari Sifat Mustahil Nabi dan Rasul Kizib adalah Siddiq
Dalam riwayat-riwayat hadis, nabi dan rasul selalu menunjukkan keteladanan dan kejujuran dalam setiap ucapan dan perbuatan mereka. Mereka senantiasa berpegang pada kebenaran dan tidak pernah mengatakan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Allah.
Dari Ibnu Mas'ud RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
"Wajib atasmu berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Dan terus-menerus seseorang berlaku jujur dan memilih kejujuran sehingga dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhkanlah dirimu dari dusta, karena sesungguhnya dusta itu membawa kepada kedurhakaan, dan durhaka itu membawa ke neraka. Dan terus menerus seorang hamba itu berdusta dan memilih yang dusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Timidzi)
Menurut pandangan Islam, sifat mustahil kizib pada nabi dan rasul adalah salah satu bentuk keistimewaan mereka sebagai utusan Allah. Dalam buku berjudul Pendidikan Agama Islam oleh Rosidin, lawan dari kizib adalah siddiq yang artinya jujur, ini dijelaskan sebagai salah satu sifat wajib nabi dan rasul.
Dicontohkan kejujuran Nabi Muhammad SAW tak hanya terkenal di kalangan sahabat, tetapi para musuh. Hal ini ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan Ali RA bahwa Abu Jahal pernah berkata kepada Rasulullah SAW:
"Kami tidak menganggap engkau dusta, tapi menganggap dusta ajaran yang engkau bawa."
Kemudian dicontohkan pada kisah nabi Ibrahim AS. Ibrahim mengatakan kepada ayahnya bahwa apa yang disembah ayahnya itu tidak memberi manfaat sama sekali.
Peristiwa ini diabadikan dalam firman Allah SWT:
وَاذۡكُرۡ فِى الۡكِتٰبِ اِبۡرٰهِيۡمَ ۚ اِنَّهٗ كَانَ صِدِّيۡقًا نَّبِيًّا
Wazkur fil Kitaabi Ibraahiim; innahuu kaana siddiiqan Nabiyyaa
Artinya:
"Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Kitab (Al-Qur'an), sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan, seorang Nabi." (QS. Maryam ayat 41)
Tidak hanya siddiq yang menjadi sifat wajib nabi dan rasul. Rosidin menjelaskan bahwa sifat wajib yang dimaksudkan adalah ada amanah. Di mana nabi dan rasul pasti dapat dipercaya dalam menyampaikan kebenaran. Itu artinya mustahil bagi nabi dan rasul memiliki sifat khiyanah atau curang.
Kemudian, ada sifat wajib nabi dan rasul tabligh. Di mana nabi dan rasul pasti akan menyampaikan segala yang diwahyukan kepadanya dan mustahil baginya kitman atau menyembunyikan/tidak menyampaikan.
Terakhir, sifat wajib nabi dan rasul fathonah. Di mana nabi dan rasul pasti memiliki kecerdasan yang sangat tinggi atau cerdas. Itu artinya, sangat mustahil bagi nabi dan rasul memiliki sifay baladah atau bodoh.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4309917/original/077584900_1675234392-muslims-reading-from-quran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782165/original/058199200_1782878254-carlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)