Geografis adalah Letak Daerah Dilihat dari Kenyataannya di Bumi, Berikut Penjelasannya

Geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi.

Diperbarui 13 Juni 2025, 16:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Geografis adalah istilah yang berkaitan dengan geografi. Sementara itu, geografi sendiri merupakan ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi. Tidak hanya itu, benda-benda di ruang angkasa pun turut menjadi objek kajian geografi.

Pusat kajian geografi adalah hubungan manusia dan lingkungannya. Secara umum, geografi terbagi menjadi dua cabang keilmuan yaitu geografi fisik dan geografi manusia. Geografi memiliki konsep-konsep penting yang digunakan untuk memahami hubungan, bentuk, dan fungsi peristiwa alam dan peristiwa sosial.

Geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi. Hal ini sangat berkaitan dengan geografi, sehingga kamu perlu memahami apa itu geografi terlebih dahulu. Hal ini dimaksudakan agar kamu lebih mudah memahami istilah geografis.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (7/10/2021) tentang geografis adalah.

Mengenal Geografi

Geografis adalah istilah yang berkaitan dengan letak dan tentunya bersangkut paut dengan geografi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, geografis adalah bersangkut paut dengan geografi. Geografi sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu Geo yang berati bumi dan Graphein yang berarti tulisan. Sehingga saat digabungkan menjadi tulisan bumi atau deskripsi bumi. Secara umum ilmu Geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan, dan perbedaan keruangan atas fenomena fisik, dan manusia di atas permukaan bumi.

Sementara dari segi terminologi pengertian geografi secara umum adalah ilmu yang dipakai untuk mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan permukaan bumi. Dengan perkembangan ilmu geografi membuat ilmu tersebut memiliki bidang kajian yang semakin luas. Kajian ilmu geografi dewasa ini menyentuh beragam aspek, mulai fisik bumi hingga yang berkaitan dengan manusia.

Dalam geografi dikenal mengenai konsep jarak yang digunakan dalam kehidupan sosial ekonomi. Dalam geografi jarak dapat diukur dengan dua cara, yaitu jarak geometrik dinyatakan dalam satuan panjang kilometer, dan jarak waktu yang diukur dengan satuan waktu (jarak tempuh). Selain itu konsep geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi. Ilmu geografi tidak terlepas dari bentuk-bentuk permukaan bumi, seperti pegunungan, perbukitan, lembah, dan dataran. Hal inilah yang menyebabkan permukaan bumi merupakan objek studi geografi.

Geografis adalah

Seperti Liputan6.com kutip dari BPS Jawa Timur, geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di bumi atau posisi daerah itu pada bola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain. Letak geografis adalah suatu letak yang ditentukan pula oleh segi astronomis, geologis, fisiografis, dan sosial budaya. Letak geografis adalah posisi keberadaan sebuah wilayah berdasarkan letak dan bentuknya di muka bumi.

Sedangkan dalam Kertas Karya Perorangan "Optimalisasi Pemanfaatan E-KTP Guna Mengatasi Ancaman Nir-Militer dalam Rangka Kewaspadaan Nasional" oleh Prof. Dr. Ir. Dadang Gunawan, M.Eng, "geografis" dijelaskan sebagai letak atau kedudukan suatu tempat dibandingkan dengan daerah-daerah lain di sekitarnya, yang juga dikenal sebagai posisi relatif. Letak ini dilihat dari posisi suatu wilayah terhadap wilayah lainnya di muka bumi.

Letak geografis biasanya dibatasi dengan berbagai fitur geografi yang ada di bumi dan nama daerah yang secara langsung bersebelahan dengan daerah tersebut. Fitur geografi yang dimaksud di sini contohnya seperti benua, laut, gunung, samudera, gurun, dan lain sebagainya. Posisi geografis Indonesia terdiri atas letak astronomis, letak geografis, dan geologis yang berbeda pengertian dan pandangannya.

Dikutip dari Buku Pelajaran Geografi SMA Kelas XI karya Budi Handoyo, letak geografis Indonesia adalah di antara dua benua dan dua samudra. Dua benua yangmengapit Indonesia yaitu Benua Asia (di sebelah utara) dan Benua Australia (di sebelah selatan). Dua samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik (di sebelah timur) dan Samudra Hindia (di sebelah barat dan selatan). Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim dan perekonomian.

Wilayah Indonesia terletak pada posisi yang strategis dan menguntungkan karena beberapa alasan sebagai berikut: Letak Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia. Letak Indonesia di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Secara astronomi indonesia terletak antara 60 LU – 11 0 LS dan 95 0BT – 1410 BT. Geografis adalah istilah yang perlu dipahami dalam ilmu geografi.

Keuntungan Letak Indonesia Secara Geografis

Menurut buku pelajaran Geografi SMA kelas XI yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, letak geografis Indonesia memberikan banyak keuntungan, mulai dari sisi ekonomi, kekayaan alam, hingga keberagaman budaya. Keuntungan letak geografis Indonesia adalah sebagai berikut:

a. Berada di Lintas Perdagangan Internasional

Indonesia terletak di jalur pelayaran dan perdagangan negara-negara di dunia. Posisi ini dilihat dari letak Indonesia yang berada di antara dua samudra dan dua benua yang menjadi tempat lalu lintas perdagangan internasional. Titik persilangan kegiatan perekonomian yang berada di Indonesia ini sebagai lokasi perdagangan negara berkembang dengan negara industri. Negara-negara ini seperti Eropa, Afrika, Asia dengan RRC, Korea, dan Jepang

b. Indonesia Menjadi Negara Agraris

Indonesia dilalui dua angin muson yang dipengaruhi oleh penguapansamudra pasifik dan samudra hindia. Benua Australia dan Asia yangdipisahkan garis equator memengaruhi laju angin muson. Hal ini menyebabkan terbentuknya dua musim di Indonesia yang bergantian 6 bulan sekali meliputi musim penghujan dan kemarau. Adanya musim ini memberikan pengaruh pada sektor pertanian. Suburnya tanah Indonesia sangat cocok untuk bidang pertanian seperti sayuran, kentang, padi, ketela, ubi, kacang-kacangan, danlainnya.

c. Ketersediaan Tanah yang Subur

Curah hujan yang tinggi dan banyaknya intensitas sinar matahari menyebabkan kesuburan tanah di Indonesia. Posisi Indonesia pada Cincin Api Pasifik juga mendukung banyaknya material yang dikeluarkan dariaktivitas vulkanik sehingga menyebabkan tanah menjadi subur. Kesuburan tanah yang tinggi ini sangat mendukung kegiatan pertanian di Indonesia.

d. Keberagaman Budaya yang Tinggi

Posisi lalu lintas internasional mengakibatkan banyaknya kapal-kapal negaraluar singgah di Indonesia. Hal ini mengakibatkan terjadinya proses akulturasi budaya dan suku bangsa, sehingga memengaruhi keberagaman budaya di Indonesia. Kondisi tersebut memberikan keuntungan dalam segi sosial-budaya. Kekayaan dan keragaman budaya di Indonesia menjadi potensidalam bidang pariwisata maupun sektor lainnya.

e. Memiliki Banyak Destinasi Wisata Alam yang Indah

Indonesia memiliki banyak objek wisata alam mulai dari air terjun, gunung, sungai, hingga pantai. Keuntungan ini diakibatkan kondisi dua musim diIndonesia yang memberikan dampak kondisi fisik wilayah Indonesia.

Cabang Ilmu Geografi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, cabang ilmu geografi dibagi dalam beberapa kajian. Berikut ini masing-masing penjelasannya, yaitu:

Geografi Fisik

Geografi fisik, ilmu geografi yang mempelajari gejala fisik yang berasal dari permukaan bumi yaitu tanah, air, dan udara dengan berbagai prosesnya. Mempelajari gejala alamiah permukaan bumi yang menjadi tempat hidup manusia. Dalam cabang ilmu geografi ini, juga dibedakan dalam beberapa kajian, diantaranya:

1. Geologi

Geologi adalah mempelajari tentang suatu ilmu bumi berdasarkan struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, komposisinya dan proses pembentukannya, sistem tata surya atau gurun terluas di dunia.

2. Ilmu tanah

Ilmu tanah adalah mempelajari sifat-sifat fisik tanah dan segala sesuatu yang berhubungan dengan jenis tanah yang ada di alam.

3. Geomorfologi

Geomorfologi merupakan mempelajari mengenai proses secara ilmiah mengenai permukaan bumi dan proses-proses yang terjadi pada bagian-bagian dari bumi, termasuk yang berhubungan dengan bentuk lahan.

4. Oseanografi

Oseanografi merupakan ilmu yang mempelajari secara detail mengenai samudera dan lautan seperti struktur salinitas, pencampuran, arus rekayasa laut,ombak, hingga sedimen kelautan.

5. Meteorologi dan Kilimatologi

Meteorologi dan Kilimatologi mempelajari mengenai gejala cuaca dan iklim di indonesia serta iklim di seluruh dunia, termasuk proses terjadinya pelangi.

Geografi Manusia

Mengkaji aspek keruangan yang dijadikan sebagai tempat terjadinya aktivitas manusia, di antaranya aktivitas manusia yang meliputi ekonomi, kependudukan, sosial budaya, dan aktivitas politik. Dalam cabang ilmu geografi ini juga dibedakan dalam beberapa kajian, yaitu:

1. Geografi ekonomi

Geografi ekonomi merupakan mempelajari berupa struktur keruangan aktivitas ekonomi. Titik berat Kajiannya pada aspek keruangan struktur ekonomi masyarakat yang meliputi dalam bidang industri, pertanian, transportasi, komunikasi, perdagangan, jasa dan lain sebagainya.

2. Geografi permukiman

Geografi permukiman merupakan cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari perkembangan permukiman di suatu wilayah yang ada di seluruh permukaan bumi. Termasuk mencari tahu faktor apa yang mempengaruhi perkembangan dan pola permukiman serta bentuk permukimannya.

3. Geografi politik

Geografi politik merupakan mempelajari aspek keruangan pemerintah atau kenegaraan yang meliputi hubungan regional dan internasional, pemerintah atau kenegaraan di permukaan bumi. Dijadikan sebagai dasar perkembangan dan hubungan kenegaaraan.

4. Geografi sosial

Geografi sosial merupakan mempelajari hubungan sosial dengan struktur keruangan yang membahas mengenai ilmu sosial. Geografi sosial mengkaji mengenai kesehatan dan perlindungan, kriminalitas dan kemiskinan, dan variasi pergerakan sosial.

FAQ tentang Geografis

1. Apa itu geografis dan bagaimana hubungannya dengan geografi?

Geografis adalah istilah yang berkaitan erat dengan ilmu geografi. Secara umum, geografis merujuk pada letak atau kedudukan suatu wilayah di permukaan bumi dibandingkan wilayah lain. Sementara itu, geografi adalah ilmu yang mempelajari permukaan bumi, termasuk iklim, penduduk, flora, fauna, dan hubungan manusia dengan lingkungannya. Dengan memahami geografi, kita dapat lebih mudah memahami istilah geografis, karena keduanya saling terhubung.

2. Apa yang dimaksud dengan letak geografis suatu wilayah?

Letak geografis adalah posisi relatif suatu wilayah di permukaan bumi jika dibandingkan dengan wilayah-wilayah lain di sekitarnya. Misalnya, Indonesia secara geografis terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) serta dua samudra (Hindia dan Pasifik). Posisi ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis yang memengaruhi aspek ekonomi, politik, budaya, bahkan keamanan nasional, seperti dijelaskan dalam Kertas Karya Perorangan oleh Prof. Dr. Ir. Dadang Gunawan, M.Eng.

3. Apa saja unsur yang membentuk kondisi geografis suatu wilayah?

Kondisi geografis suatu wilayah terdiri dari beberapa unsur penting, yaitu:

  • Letak wilayah (geografis dan astronomis)
  • Bentang alam, seperti pegunungan, lembah, dan dataran
  • Iklim dan cuaca, yang dipengaruhi oleh posisi lintang dan kondisi lingkungan
  • Sumber daya alam, yang meliputi flora, fauna, tambang, tanah, air, dan udara Kombinasi unsur-unsur ini menentukan corak kehidupan, aktivitas ekonomi, dan pola permukiman penduduk di suatu wilayah.

4. Apa saja cabang ilmu geografi yang berkaitan dengan aspek geografis?

Geografi terbagi menjadi dua cabang utama:

Geografi Fisik: mempelajari aspek alamiah seperti geologi, geomorfologi (bentuk permukaan bumi), oseanografi (samudra dan laut), serta meteorologi dan klimatologi (cuaca dan iklim).

Geografi Manusia: mengkaji aktivitas manusia di ruang, termasuk geografi ekonomi, permukiman, sosial, dan politik. Cabang-cabang ini membantu kita memahami dampak geografis terhadap dinamika alam dan sosial masyarakat.

5. Mengapa memahami letak geografis penting bagi suatu negara?

Memahami letak geografis penting karena letak suatu negara memengaruhi banyak aspek strategis, seperti:

  • Akses ke jalur perdagangan internasional
  • Hubungan diplomatik antarnegara
  • Potensi sumber daya alam dan ekonomi
  • Tantangan keamanan, seperti yang disebut dalam konteks ancaman nir-militer (misalnya perdagangan ilegal) dalam karya Prof. Dr. Ir. Dadang Gunawan, M.Eng. Letak geografis juga menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan nasional dan kewaspadaan terhadap ancaman global.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6