Cara Sederhana Menurunkan Tekanan Darah: Atur Napas

Melambat tak selalu buruk. Dalam hal bernapas, menyempatkan waktu 10-15 menit dalam sehari untuk bernapas dalam membantu menurunkan tekanan darah.

Diterbitkan 14 April 2026, 10:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manusia dewasa bernapas sekitar 12-18 kali dalam satu menit. Namun, untuk bisa mendapatkan manfaat bernapas bagi tekanan darah maka perlu dilakukan secara perlahan yakni sekitar 6 hingga 10 kali dalam satu menit.

"Mempraktikkan bernapas secara perlahan, bernapas secara dalam selama 15 menit bisa membantu menurunkan tekanan darah," kata profesor kedokteran di Harvard Medical School, Beth Frates.

Frates menerangkan, ketika seseorang bernapas dalam itu merangsang saraf vagus yang membentang dari otak ke usus besar. Kondisi ini mengaktifkan respons istirahat dan pencernaan dari sistem saraf.

"Saat Anda menghirup napas perlahan, diafragma berkontraksi. Volume udara yang lebih besar di paru memberikan oksigen ekstra ke tubuh dan otak. Hal ini meningkatkan pelepasan zat kimia yang membuat perasaan nyaman atau hormon endorfin yang menurunkan stres," jelas Frates.

Saat menghembuskan napas, diafragma menekan kembali ke atas. Saat udara keluar dari paru-paru, tekanan darah Anda sedikit meningkat. Untuk melawan peningkatan itu, sistem saraf Anda secara otomatis menurunkan detak jantung Anda dan melebarkan pembuluh darah yang merupakan bagian dari respons "istirahat dan pencernaan".

Studi tentang Latihan Bernapas

Dalam review artikel yang diterbitkan Frontiers in Physiology, peneliti melihat efek berbagai latihan pernapasan pada orang dengan tekanan darah tinggi.

Dari 20 studi, 17 diantaranya memperlihaktan adakan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, studi-studi tersebut memiliki variasi, durasi dan frekuensi serta jenis latihan yang dilakukan peserta. Secara garis besar latihan bernapas memiliki manfaat baik bagi tekanan darah.

 

Pakai Teknik Bernapas Apa?

Mengenai teknik atau metode bernapas, Frates mengatakan banyak orang suka menggunakan strategi berhitung untuk membantu fokus.

Salah satunya yakni metode 4-7-8. Ini artinya menarik napas selama empat hitungan, menahan selama tujuh hitungan, dan menghembuskan napas selama delapan hitungan.

"Kerutkan bibir Anda seperti sedang meniup lilin di kue ulang tahun untuk membantu memperlambat hembusan napas Anda," sarannya.

Frates juga menyarankan teknik lain yakni breathbox breathing. Ini seperti "menggambar" sebuah kotak dalam pikiran Anda saat bernapas, sebagai berikut:

1. Hirup napas selama empat hitungan.

2. Tahan napas selama empat hitungan.

3. Hembuskan napas selama empat hitungan

4. Tahan selama empat hitungan lagi.

Jika Anda memiliki riwayat hipertensi, latihan bernapas merupakan salah satu cara yang aman untuk diterapkan. Namun, bukan berhenti mengonsumsi obat yang telah diresepkan dengan dokter. Pastikan tetap mengonsumsi obat sesuai resep.