Berapa Kg Orang Dikatakan Obesitas? Begini Cara Mengukurnya Secara Akurat

Cari tahu berapa kg disebut obesitas dengan rumus BMI, lengkap dengan batas normal dan risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Diterbitkan 13 April 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertanyaan 'berapa kg orang dikatakan obesitas?' sering muncul ketika seseorang mulai peduli dengan berat badan. Banyak yang mengira obesitas hanya dilihat dari angka di timbangan. Padahal, penentu utamanya bukan sekadar berat badan, melainkan perbandingan antara berat dan tinggi badan yang dikenal sebagai Body Mass Index (BMI).

BMI adalah metode sederhana yang digunakan untuk memperkirakan kadar lemak tubuh. Cara ini juga umum dipakai tenaga kesehatan untuk menilai apakah berat badan seseorang masih tergolong normal, berlebih, atau sudah masuk kategori obesitas.

Berapa kg orang dikatakan obesitas? Satu hal yang perlu dipahami, tidak ada angka pasti dalam kilogram yang langsung menandakan obesitas untuk semua orang. Alasannya, setiap individu memiliki tinggi badan yang berbeda.

Berat badan 70 kg bisa tergolong normal pada orang dengan tinggi tertentu, tapi bisa masuk kategori obesitas pada orang yang lebih pendek, seperti dikutip dari heart.org pada Senin, 13 April 2026.

Oleh sebab itu, BMI digunakan sebagai standar yang lebih akurat.

Bagaimana Cara Menghitung BMI?

Untuk mengetahui apakah Anda termasuk obesitas, kamu bisa menghitung BMI dengan rumus berikut:

  • BMI = berat badan (kg) / (tinggi badan dalam meter)²

Misalnya, seseorang memiliki berat badan 70 kg dan tinggi 1,6 meter. Maka perhitungannya:

  • 70 / (1,6 x 1,6) = 27,3

Hasil tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut masuk kategori kelebihan berat badan (overweight), belum obesitas.

Kategori BMI yang Perlu Diketahui

Berdasarkan standar umum, berikut klasifikasi BMI pada orang dewasa:

  • Kurang dari 18,5: Berat badan kurang
  • 18,5 – 24,9: Normal
  • 25 – 29,9: Kelebihan berat badan (overweight)
  • 30 ke atas: Obesitas

Artinya, seseorang dikatakan obesitas jika memiliki BMI 30 atau lebih. Jadi, jawaban dari 'berapa kg orang dikatakan obesitas' sangat bergantung pada tinggi badan masing-masing.

 

Lingkar Pinggang Juga Jadi Penentu

Selain BMI, ukuran lingkar pinggang juga penting untuk menilai risiko kesehatan. Lemak yang menumpuk di area perut dapat meningkatkan risiko penyakit serius.

Bagi orang dewasa, batas lingkar pinggang yang disarankan adalah:

  • Pria: kurang dari 102 cm
  • Wanita: kurang dari 88 cm

Jika melebihi angka tersebut, risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan gangguan metabolik lainnya akan meningkat.

Obesitas bukan sekadar masalah penampilan. Kondisi ini dapat membebani kerja jantung dan meningkatkan berbagai risiko kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga diabetes.

Kelebihan lemak tubuh, terutama di area perut, juga berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke. Bahkan, obesitas menjadi salah satu faktor risiko utama yang dapat memicu penyakit kronis.

Kabar baiknya, menurunkan berat badan meski hanya 3–5 persen dari total berat tubuh sudah bisa memberikan dampak signifikan. Perubahan kecil ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah, trigliserida, dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.