Lebaran Anti Kalap, Catat 5 Tips Nikmati Hidangan Idulfitri Tanpa Khawatir Kolesterol Naik

Cegah kolesterol naik saat Lebaran, hindari kalap makan dengan terapkan lima tips ini.

Diterbitkan 21 Maret 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sajian Lebaran kerap sulit untuk ditolak. Rendang, opor, hingga kue kering seolah tak pernah absen dari meja makan keluarga di Hari Raya Idulfitri.

Sayangnya, kelezatan hidangan Lebaran bisa memicu naiknya kadar kolesterol, hipertensi, dan diabetes jika dikonsumsi berlebihan. Guna mencegah dampak yang tak diinginkan, dokter spesialis gizi klinik, Nany Leksokumoro membagikan lima tips agar tak kalap, yakni:

  1. Hindari telat makan
  2. Ambil porsi kecil dulu, baru tambah kalau masih lapar
  3. Seimbangkan makanan bersantan dengan sayur dan buah
  4. Batasi kue manis dan minuman tinggi gula
  5. Tetap aktif bergerak, misalnya jalan santai setelah makan.

“Intinya, makan secukupnya, nikmati momennya, tapi tetap ada pengendalian diri dalam mengasup makanan saat Lebaran,” kata dokter dari Eka Hospital Pluit mengutip keterangan pers pada Jumat (20/3/2026).

Nany menambahkan, setiap orang punya kondisi tubuh yang berbeda, apalagi bagi yang punya riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi. Jadi, penting untuk lebih menjaga pola makan. Kalau mulai terasa tidak nyaman, seperti cepat lelah atau perut bermasalah, coba evaluasi lagi pola makan dan jangan ragu untuk konsultasi ke dokter. 

Lebaran adalah momen bahagia yang seharusnya bisa dinikmati tanpa gangguan kesehatan. Dengan persiapan yang tepat dan pola makan yang seimbang, hidangan khas Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir.

“Tidak perlu terlalu ketat, yang penting tetap seimbang dan tidak berlebihan,” saran Nany.

Pengendalian Diri Jadi Kunci

Nany tak memungkiri, hidangan Lebaran yang melimpah kerap membuat pola makan menjadi kurang terkontrol.

“Tidak sedikit orang yang akhirnya mengalami kenaikan berat badan, gangguan pencernaan, hingga lonjakan kadar gula dan kolesterol setelah Lebaran,” kata Nany.

“Oleh karena itu, penting untuk mulai mempersiapkan pola makan dengan gizi seimbang agar tubuh tetap sehat saat merayakan hari kemenangan,” tambahnya.

Menjaga keseimbangan nutrisi sebelum dan saat Lebaran bisa membantu tubuh tetap bugar tanpa harus menghindari makanan favorit sepenuhnya.

“Boleh kok makan makanan khas Lebaran, yang penting tahu batasnya dan tetap seimbang. Kuncinya ada di pengendalian diri saat memilih dan mengonsumsi makanan,” ujar Nany.

Tetap Terapkan Gizi Seimbang Saat Lebaran

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Komponen utama yang perlu diperhatikan meliputi karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, dan cairan.

Menjelang Lebaran, banyak orang mulai mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak. Jika tidak diimbangi dengan asupan yang tepat, kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

“Sering kali kita terlalu fokus sama makanan enaknya, tapi lupa tubuh juga butuh serat, protein, dan vitamin. Jadi penting juga adanya pengendalian diri dalam mengasup makanan saat Lebaran,” jelas Nany.

Berikut beberapa komponen gizi penting yang perlu dipenuhi:

1. Karbohidrat Kompleks

Pilih sumber karbohidrat seperti nasi merah, kentang, atau roti gandum yang bisa bikin kenyang lebih lama.

2. Protein Berkualitas

Protein membantu menjaga massa otot dan membuat tidak cepat lapar. Bisa didapat dari ayam tanpa kulit, ikan, telur, tahu, dan tempe.

3. Lemak Sehat

Lemak tetap dibutuhkan tubuh, tapi pilih yang lebih sehat seperti dari alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.

4. Serat dari Sayur dan Buah

Serat sangat penting untuk pencernaan, apalagi saat banyak konsumsi makanan bersantan.

5. Cukup Cairan

Jangan lupa minum air putih yang cukup supaya tubuh tetap terhidrasi dengan baik.