Tips Jaga Kesehatan Saat Lebaran, Jangan Sampai 'Kalap' Makan Setelah Puasa

Tips jaga kesehatan saat Lebaran agar tidak kalap makan setelah puasa dengan mengatur porsi makan dan menjaga pola hidup sehat.

Diterbitkan 17 Maret 2026, 14:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lebaran menjadi momen yang paling dinanti setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di Ramadan. Selain menjadi waktu untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan, Lebaran Idul Fitri juga identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera. Namun, di balik kebahagiaan tersebut, ada risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama jika pola makan tidak terkontrol.

Peralihan dari fase berpuasa (fasting) ke fase makan bebas (feasting) sering kali membuat banyak orang 'kalap' saat menyantap makanan. Padahal, setelah sebulan beradaptasi dengan pola makan yang lebih teratur, sistem pencernaan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri kembali.

Anggota Herbalife Nutrition Advisory Board, Prof Dr Rimbawan mengingatkan bahwa perubahan pola makan secara drastis, terutama dengan konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan garam, dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Mulai dari masalah pencernaan seperti kembung dan diare, hingga risiko penyakit kronis seperti obesitas, hipertensi, dan penyakit jantung.

"Setelah puasa, banyak orang langsung kembali ke kebiasaan makan sebelumnya bahkan berlebihan. Ini yang perlu diwaspadai karena tubuh belum siap menerima asupan dalam jumlah besar," ujar Rimbawan.

Mulai dari Porsi Kecil dan Bertahap

Salah satu tips jaga kesehatan saat Lebaran adalah dengan mengatur porsi makan. Hindari langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar.

Mulailah dengan porsi kecil dan tingkatkan secara bertahap agar sistem pencernaan tidak 'kaget'. Pastikan juga menu yang dikonsumsi tetap seimbang. Kombinasikan karbohidrat, protein, lemak sehat, serta sayur dan buah.

Protein berperan penting untuk membantu memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga rasa kenyang lebih lama, sehingga mencegah makan berlebihan.

Tetap Aktif Bergerak

Meski sedang libur Lebaran, Rimbawan mengatakan aktivitas fisik tetap perlu dijaga. Tidak harus olahraga berat, berjalan santai di pagi atau sore hari sudah cukup membantu menjaga metabolisme tubuh.

Aktivitas fisik juga berperan dalam mengontrol berat badan yang berpotensi naik akibat konsumsi makanan tinggi kalori selama Lebaran.

Jaga Hidrasi dan Pola Tidur

Selain makanan, asupan cairan juga penting. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup setiap hari. Kurangnya cairan dapat memperparah gangguan pencernaan dan membuat tubuh terasa lemas.

Tak kalah penting, jaga pola tidur yang cukup. Waktu istirahat yang baik membantu tubuh memulihkan energi sekaligus menjaga keseimbangan hormon yang berpengaruh pada nafsu makan.

 

Kendalikan Nafsu Makan

Godaan terbesar saat Lebaran adalah sulit menolak hidangan dari kerabat. Kue kering, opor, rendang, hingga minuman manis sering kali tersaji sepanjang hari.

Agar tidak berlebihan, Anda bisa menyiasatinya dengan mengambil porsi kecil atau memilih makanan yang lebih sehat seperti buah. Jika perlu, sampaikan secara sopan bahwa Anda sedang menjaga pola makan.

Mengontrol nafsu makan bukan berarti tidak menikmati hidangan Lebaran, tetapi lebih kepada menjaga keseimbangan agar tubuh tetap sehat.

Lebaran Tetap Sehat dan SeimbangLebaran seharusnya menjadi momen kebahagiaan, bukan awal dari masalah kesehatan.

Dengan menerapkan tips jaga kesehatan saat Lebaran, Anda tetap bisa menikmati hidangan tanpa harus khawatir terhadap risiko penyakit.

"Pertahankan gaya hidup sehat dan nikmati Lebaran secara seimbang untuk mengurangi risiko penyakit kronis. Gaya hidup sehat juga membantu meningkatkan kualitas hidup," pungkas Rimbawan.

Dengan pola makan yang bijak dan gaya hidup seimbang, momen Lebaran pun bisa dinikmati dengan lebih nyaman, sehat, dan penuh kebahagiaan.

  • liputan6
    Lebaran adalah nama lain dari Hari Raya umat Islam.
    Lebaran
  • liputan6
    Lebaran Idulfitri dirayakan setiap umat Islam setiap tahunnya.
    Lebaran Idul Fitri
  • liputan6
    Perayaan Idulfitri berlangsung setiap tahun setelah bulan Ramadan.
    Idulfitri
  • Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Bulan Ramadan adalah periode suci bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk berpuasa, meningkatkan ibadah, dan mempererat tali silaturahmi, dengan panduan lengkap mencakup jadwal, fiqih, gaya hidup, ekonomi, dan kesehatan.
    Ramadan
  • Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam).
    Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam).
    Ramadhan