Liputan6.com, Jakarta - Lebaran identik dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera seperti opor ayam, rendang, sambal goreng, hingga aneka kue kering yang disajikan di hampir setiap rumah. Bagi sebagian orang, momen ini menjadi waktu untuk menikmati makanan favorit yang mungkin jarang ditemui di hari biasa. Namun bagi penderita kolesterol tinggi, situasi ini bisa menjadi tantangan tersendiri karena banyak menu Lebaran mengandung santan, lemak jenuh, serta gula yang cukup tinggi sehingga berpotensi memicu kenaikan kadar kolesterol jika dikonsumsi tanpa kontrol yang baik.
Meski begitu, penderita kolesterol tidak harus sepenuhnya menghindari hidangan Lebaran yang tersedia di meja makan. Dengan menerapkan pola makan yang lebih bijak, memilih jenis makanan yang lebih sehat, serta mengatur porsi secara tepat, seseorang tetap bisa menikmati berbagai sajian Lebaran tanpa khawatir kesehatan terganggu. Berikut beberapa tips makan aman saat Lebaran untuk penderita kolesterol yang bisa diterapkan agar perayaan tetap terasa nikmat sekaligus tetap menjaga kondisi tubuh, dirangkum Liputan6.com pada Sabtu (21/3/2026).Â
1. Batasi Konsumsi Makanan Bersantan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514605/original/080630800_1772096607-opor_ayam_gemini.jpg)
Hidangan bersantan menjadi salah satu ciri khas menu Lebaran yang hampir selalu hadir di berbagai rumah, mulai dari opor ayam, gulai, hingga sambal goreng kentang yang kerap disajikan bersama ketupat atau lontong. Santan memang memberikan rasa gurih yang khas dan membuat makanan terasa lebih nikmat, tetapi kandungan lemak jenuhnya cukup tinggi sehingga berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam darah apabila dikonsumsi secara berlebihan dalam waktu singkat.
Bagi penderita kolesterol tinggi, bukan berarti makanan bersantan harus dihindari sepenuhnya saat Lebaran, tetapi perlu dikonsumsi dengan lebih bijak dan terkontrol. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengambil porsi yang lebih kecil dari biasanya serta mengurangi jumlah kuah santan yang dikonsumsi, karena sebagian besar kandungan lemak terdapat pada kuah yang kental tersebut. Dengan cara ini, seseorang masih dapat mencicipi hidangan favorit tanpa memberikan beban berlebihan pada tubuh.
Selain membatasi porsinya, penting juga untuk menyeimbangkan makanan bersantan dengan menu lain yang lebih ringan seperti sayur berkuah bening, lalapan segar, atau salad sederhana yang kaya serat. Kombinasi makanan seperti ini dapat membantu mengurangi dampak konsumsi lemak berlebih serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang bagi tubuh selama perayaan Lebaran berlangsung.
Advertisement
2. Pilih Bagian Daging yang Lebih Rendah Lemak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4802010/original/004623100_1713173463-IMG_2018.jpeg)
Hidangan berbahan dasar daging sapi atau ayam biasanya menjadi menu utama saat Lebaran karena dianggap lebih istimewa dan cocok disajikan untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua bagian daging memiliki kandungan lemak yang sama, sehingga pemilihan bagian daging yang tepat menjadi hal penting bagi penderita kolesterol agar tetap dapat menikmati hidangan tanpa meningkatkan risiko kesehatan.
Jika ingin mengonsumsi ayam, sebaiknya pilih bagian dada tanpa kulit karena bagian ini cenderung memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan paha atau bagian kulit ayam yang dikenal tinggi lemak jenuh. Kulit ayam sering kali menjadi bagian yang paling gurih dan menggoda, tetapi bagi penderita kolesterol sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh jika dikonsumsi terlalu sering.
Hal yang sama juga berlaku untuk daging sapi, di mana sebaiknya pilih potongan daging yang tampak lebih sedikit lemaknya dan hindari bagian yang memiliki lapisan lemak tebal. Selain itu, metode memasak juga memengaruhi kandungan lemak dalam makanan, sehingga memilih cara memasak seperti merebus, memanggang, atau menumis dengan sedikit minyak bisa menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan dengan menggoreng.
3. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5190716/original/071796900_1744880159-Makanan_seimbang.jpg)
Sayur dan buah sering kali menjadi pelengkap yang kurang diperhatikan saat Lebaran karena sebagian besar orang lebih fokus pada hidangan utama seperti ketupat, opor, atau rendang. Padahal, bagi penderita kolesterol tinggi, kehadiran sayur dan buah sangat penting karena kandungan serat di dalamnya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah serta memperbaiki sistem pencernaan.
Serat larut yang terdapat pada beberapa jenis sayur dan buah mampu membantu mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan sehingga tidak seluruhnya diserap oleh tubuh. Oleh karena itu, menambahkan sayur seperti timun, selada, tomat, atau sayur berkuah bening ke dalam menu Lebaran dapat menjadi langkah sederhana tetapi efektif untuk menjaga keseimbangan nutrisi selama perayaan berlangsung.
Selain sayuran, buah-buahan segar juga dapat dijadikan pilihan camilan sehat saat bersilaturahmi ke rumah keluarga atau kerabat. Mengonsumsi buah seperti apel, pepaya, jeruk, atau melon tidak hanya membantu menambah asupan vitamin, tetapi juga memberikan rasa kenyang yang lebih lama sehingga dapat mengurangi keinginan untuk makan makanan berlemak secara berlebihan.
Advertisement
4. Kendalikan Porsi Makan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4053882/original/028824500_1655287700-pexels-rachel-claire-4846300.jpg)
Salah satu alasan utama mengapa kadar kolesterol bisa meningkat saat Lebaran adalah kebiasaan makan dalam porsi besar karena banyaknya pilihan makanan yang tersedia di meja makan. Ketika berbagai hidangan lezat tersaji secara bersamaan, seseorang sering kali tergoda untuk mengambil makanan dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya tanpa memperhatikan kebutuhan tubuh.
Mengendalikan porsi makan menjadi langkah penting agar konsumsi lemak dan kalori tetap berada dalam batas yang wajar. Salah satu metode sederhana yang dapat diterapkan adalah menggunakan konsep piring seimbang, di mana setengah bagian piring diisi dengan sayuran, seperempat bagian dengan karbohidrat seperti ketupat atau lontong, dan seperempat sisanya diisi dengan lauk protein seperti ayam atau daging.
Jika ingin mencoba berbagai jenis makanan yang tersedia, sebaiknya ambil dalam porsi kecil agar tetap dapat mencicipi berbagai menu tanpa harus makan berlebihan. Dengan cara ini, penderita kolesterol tetap bisa menikmati hidangan Lebaran secara lebih santai sekaligus menjaga asupan nutrisi agar tidak berlebihan.
5. Batasi Konsumsi Kue Kering dan Makanan Manis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510846/original/053511300_1771840660-pisahka.jpg)
Kue kering merupakan salah satu hidangan yang hampir selalu tersedia saat Lebaran karena sering disajikan untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi. Jenis kue seperti nastar, kastengel, atau putri salju biasanya dibuat menggunakan mentega, margarin, dan gula dalam jumlah cukup besar sehingga memiliki kandungan kalori serta lemak yang cukup tinggi.
Konsumsi kue kering secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif bagi penderita kolesterol karena kandungan lemak jenuh dari mentega dan margarin dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, tingginya kandungan gula juga dapat memicu peningkatan berat badan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.
Agar tetap bisa menikmati kue Lebaran tanpa berdampak buruk bagi kesehatan, sebaiknya batasi jumlah yang dikonsumsi dan tidak menjadikannya sebagai camilan utama sepanjang hari. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih camilan yang lebih sehat seperti buah segar, kacang panggang tanpa garam, atau yogurt rendah lemak yang tetap lezat sekaligus lebih ramah bagi kesehatan.
Advertisement
6. Tetap Aktif Bergerak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
Selama libur Lebaran, banyak orang cenderung menghabiskan waktu dengan duduk, makan, dan berbincang bersama keluarga dalam waktu yang cukup lama. Kebiasaan ini dapat menyebabkan tubuh menjadi kurang aktif sehingga kalori yang masuk dari makanan tidak terbakar dengan optimal, yang pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol.
Tetap aktif bergerak menjadi salah satu cara sederhana namun efektif untuk menjaga metabolisme tubuh tetap bekerja dengan baik. Setelah makan besar, Anda bisa melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai di sekitar rumah, membantu membersihkan meja makan, atau sekadar berdiri dan bergerak agar tubuh tidak terlalu lama berada dalam posisi duduk.
Aktivitas fisik ringan yang dilakukan secara konsisten selama Lebaran dapat membantu tubuh membakar kalori lebih efektif serta menjaga keseimbangan kadar lemak dalam darah. Dengan demikian, risiko peningkatan kolesterol akibat pola makan yang lebih berat selama perayaan dapat diminimalkan.
7. Perhatikan Jadwal dan Pola Makan
Selama Lebaran, jadwal makan sering kali menjadi tidak teratur karena seseorang berpindah dari satu rumah ke rumah lain untuk bersilaturahmi. Dalam situasi seperti ini, seseorang bisa saja makan berkali-kali dalam waktu yang berdekatan tanpa menyadari bahwa jumlah makanan yang dikonsumsi sebenarnya sudah cukup banyak.
Menjaga pola makan yang teratur sangat penting bagi penderita kolesterol karena tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan secara optimal. Jika sudah makan berat di satu tempat, sebaiknya pilih camilan yang lebih ringan seperti buah atau minuman hangat ketika berkunjung ke rumah berikutnya agar asupan kalori tidak berlebihan.
Dengan memperhatikan jadwal makan serta mengontrol jenis makanan yang dikonsumsi di setiap tempat, penderita kolesterol tetap dapat menikmati momen silaturahmi tanpa harus mengorbankan kesehatan. Pola makan yang lebih teratur juga membantu tubuh menjaga keseimbangan metabolisme sehingga kadar kolesterol tetap lebih stabil selama masa perayaan Lebaran.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik
Apakah penderita kolesterol boleh makan opor saat Lebaran?
Boleh, tetapi sebaiknya dalam porsi kecil dan tidak terlalu sering karena opor mengandung santan yang tinggi lemak jenuh.
Apa makanan Lebaran yang relatif aman untuk penderita kolesterol?
Sayur berkuah bening, buah segar, ayam tanpa kulit, serta lalapan merupakan pilihan yang relatif lebih aman dibandingkan makanan bersantan atau digoreng.
Berapa banyak kue kering yang aman dikonsumsi penderita kolesterol?
Sebaiknya tidak lebih dari 2–3 potong dalam satu waktu agar asupan lemak dan gula tetap terkontrol.
Apakah berjalan setelah makan bisa membantu menurunkan kolesterol?
Berjalan ringan setelah makan dapat membantu metabolisme tubuh dan pembakaran kalori sehingga lebih baik dibandingkan langsung duduk atau tidur.
Apakah penderita kolesterol harus menghindari daging sepenuhnya?
Tidak harus, tetapi sebaiknya memilih potongan daging yang rendah lemak dan mengonsumsinya dalam porsi yang wajar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523871/original/095166900_1772869559-unnamed_-_2026-03-07T143636.154.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8547170/original/093737600_1782489095-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_21.04.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2208427/original/036977300_1525940688-20180504-Ramai-Ramai-Umrah-Sambut-Ramadan-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4794498/original/094041800_1712230691-20240404-Harga_Bahan_Pangan_Naik-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5454884/original/058290100_1766579884-Menhub_Dudy_Purwagandhi-24_Desember_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1736918/original/048236900_1507776245-planning-hero-720x240.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551639/original/014519400_1775732129-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551053/original/097487400_1775716833-Arus.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4392354/original/038664200_1681288233-mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash.jpg)