Ciri-Ciri Telur Segar, Perhatikan Bentuknya

Berikut ciri telur segar dan telur yang sebaiknya tidak dibeli. Wajib perhatikan bentuknya.

Diterbitkan 03 Maret 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang terjangkau, mudah didapatkan dan bisa diolah jadi beragam makanan. Untuk mendapatkan kualitas telur yang baik wajib selektif saat membeli telur. Ketahui ciri-ciri telur yang baik dari kondisi fisiknya.

“Telur yang oval sempurna, terasa berat saat dipegang, dan cangkangnya kuat menandakan telur tersebut baik dan segar,” tutur Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Niken Ulupi.

Ketika telur yang dibeli berkualitas baik maka saat dipecahkan telurnya akan kental. Meski begitu, Niken ungkap kondisi luar telur tidak mencerminkan nilai gizi dari telur.

Niken mengingatkan untuk menghindari membeli telur dengan ujung terlalu runcing atau cangkang kasar. Kondisi itu menandakan gangguan kesehatan pada induk ayam. Selain itu, telur yang bersih secara alami menunjukkan manajemen peternakan yang baik.

“Kalau terlalu kotor, bisa jadi tempat menempelnya bakteri,” tambah Niken mengutip laman IPB, Selasa, 3 Maret 2026.

Warna Cangkang, Pengaruhi Kualitas Telur?

Niken juga meluruskan anggapan bahwa warna cangkang menentukan kualitas gizi. Menurutnya, perbedaan warna putih atau cokelat hanya dipengaruhi pigmen alami ayam.

“Nilai gizi telur itu sudah ditentukan secara genetik. Selama telur terbentuk sempurna, artinya kandungan gizinya sudah cukup,” ujarnya.

Menyimpan Telur di Suhu Ruang Hanya Tahan 3 Minggu

Sempat ada yang meninggung bahwa menyimpan telur sebaiknya di suhu ruang. Namun, ada juga yang menyebut sebaiknya di kulkas. Lalu, mana yang benar?

Menurut Niken telur disimpan di dalam kulkas agar dapat bertahan hingga satu bulan tanpa penurunan mutu yang signifikan. “Pada suhu dingin, patogen akan ‘tidur’, sehingga perkembangan bakteri berhenti,” jelasnya.

Sementara itu, jika disimpan di suhu ruang ebaiknya tidak lebih dari tiga minggu dan dijauhkan dari sumber panas maupun bahan beraroma tajam karena telur mudah menyerap bau.

 

Masak Telur hingga Matang Sempurna

Ia juga mengingatkan agar telur dimasak hingga matang sempurna untuk mengurangi risiko bakteri seperti Salmonella atau E coli. 

“Kalau tubuh kita sedang sehat, paparan bakteri bisa diatasi. Tapi kalau imunitas sedang turun, risikonya meningkat,” katanya.