Influencer Sebut Sahur Bukan untuk Semua Orang, Begini Pandangan Islam

Rasulullah saw memerintahkan sahur untuk mencari keberkahan, begini hukumnya dalam pandangan Islam.

Diterbitkan 24 Februari 2026, 15:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Belakangan viral di media sosial seorang pemengaruh (influencer) yang mengeluh soal sahur.

Dalam video yang diunggah di Tiktok @crvhons, pemilik akun menyatakan bahwa dirinya adalah tipe orang yang tidak bisa sahur karena bisa mengganggu waktu tidurnya. Pernyataan ini didukung sang suami dalam video yang sama, yang menilai bahwa bangun sahur membuatnya tidur kebablasan.

Pernyataan yang kemudian viral dan banyak dikomentari warganet adalah soal “sahur itu enggak buat semua orang.”

Dilihat dari pandangan Islam, makan sahur sebelum puasa memiliki banyak manfaat dan keberkahan. Salah satunya adalah membuat fisik berstamina untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Meskipun demikian, makan sahur hukumnya sunah, tidak sampai wajib.

Rasulullah saw menganjurkan umat Islam untuk santap sahur sebelum berpuasa. Diriwayatkan dari sahabat Anas ra:

 قال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً"

Artinya, “Rasulullah saw bersabda, ‘Makan sahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat keberkahan,” (Imam Muslim, Shahih Muslim, [Kairo, Al-Babil Halbi: 1955], juz II, halaman 770).

Dalam hadis di atas terdapat lafal ‘tasahharu’ dalam bentuk kata kerja perintah. Namun tidak semua kata kerja menunjukkan wajib. Bisa juga sunah, mubah, atau lainnya tergantung indikator yang ada.

Dalam konteks ini, perintah makan sahur hukumnya masih dalam batasan sunah saja. Karena dalam riwayat lain dikisahkan bahwa Nabi tidak makan sahur setiap hari. Terkadang Nabi juga melewatkannya.

Tidak Dosa Jika Sahur Terlewat

Rasulullah terbiasa puasa wishal, yaitu menyambung puasanya sampai malam hari, sehingga melewatkan untuk makan sahur. Dalam hadits Shahih Muslim diriwayatkan:

 عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ؛ إن رسول الله صلى الله عليه وسلم وَاصَلَ فِي رَمَضَانَ. فَوَاصَلَ النَّاسُ. فَنَهَاهُمْ. قِيلَ لَهُ: أَنْتَ تُوَاصِلُ؟ قَالَ: إِنِّي لَسْتُ مِثْلَكُمْ. إني أطعم وأسقى

Artinya, “Dari Ibnu ‘Amr ra, sungguh Rasulullah saw menyambung puasa di bulan Ramadhan. Orang-orang pun mengikuti Nabi menyambung puasanya. Kemudian Rasulullah melarang mereka. Dikatakan kepada Rasulullah: “Bukankah engkau puasa wishal?” Rasulullah menjawab, ‘Aku tidak sama seperti kalian. Aku diberi makan dan diberi minum (oleh Tuhanku)’,” (HR Muslim).

Saat Rasulullah saw meninggalkan sahur, tidak ada wahyu yang menyatakan bahwa Nabi berdosa sebab itu. Bahkan, ketika para sahabat ingin menirunya, mereka kesulitan karena memang fitrah seorang manusia merasakan lapar dan haus. Rasulullah pun melarang sahabat untuk melakukan hal serupa karena sejatinya puasa wishal adalah keistimewaan yang hanya dilakukan Nabi. Karenanya, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk makan sahur terlebih dahulu.

Ulama Sepakat Bahwa Sahur adalah Sunah

Selain hadis di atas, Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ mengatakan bahwa para ulama sepakat akan kesunahan sahur.

Sahur membantu kaum muslimin agar tetap segar bugar di siang harinya. Alangkah lebih baik juga untuk mengakhirkan waktunya. (An-Nawawi, Al-Majmu Syarah Muhaddzab, [Beirut, Darul Kutub  Al-’Ilmiyah: 2011], juz VII, halaman 442).

“Berdasarkan pemaparan dapat ditarik kesimpulan, hukum sahur adalah sunah. Perintah sahur tidak sampai wajib karena terikat (muqayyad) fakta bahwa Nabi saw pernah meninggalkannya. Karena itu, orang yang belum sempat sahur maka puasanya tetap sah,” kata Ustadzah Suci Amalia, Pengajar Ma’had Al-Jamiah UIN Jakarta, mengutip NU Online, Selasa (24/2/2026).

  • Sahur adalah kegiatan yang dilakukan jelang subuh untuk mempersiapkan puasa
    Sahur adalah kegiatan yang dilakukan jelang subuh untuk mempersiapkan puasa
    Sahur
  • liputan6
    Menurut ahli bahasa Sansekerta, upawasa bermakna ritual untuk “masuk” ke Yang Ilahi.
    puasa
  • Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Bulan Ramadan adalah periode suci bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk berpuasa, meningkatkan ibadah, dan mempererat tali silaturahmi, dengan panduan lengkap mencakup jadwal, fiqih, gaya hidup, ekonomi, dan kesehatan.
    Ramadan
  • Hukum Sahur
  • Puasa Ramadan