Liputan6.com, Jakarta - Fibrilasi atrial (atrial fibrillation/AF) adalah salah satu jenis gangguan irama jantung atau aritmia. Dibandingkan gangguan irama jantung lainnya yakni takikardia (detak jantung terlalu cepat) dan bradikardia (detak jantung terlalu lambat) jenis fibrilasi atrial yang paling banyak terjadi.
"Banyak kasusnya, tapi sebagian besar tidak tahu atau tidak sadar memiliki penyakit ini," kata dokter Ignatius Yansen Ng, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FAPSC dari RS Eka Hospital MT Haryono Jakarta.
Dalam kondisi normal, jantung seseorang berdenyut 60 hingga 100 kali. Namun, pada orang dengan fibrilasi atrial denyut jantung tidak beraturan.
Advertisement
Sayangnya tidak semua orang sadar memiliki kondisi ini. Terlebih gejala fibrilasi atrial pun amat bervariasi, mulai dari tak ada keluhan hingga mengeluhkan berdebar-debar.
"Pasien yang datang bisa dengan keluhan yang bervariasi. Ada yang tidak ada keluhan, tapi ada yang mengeluhkan berdebar-debar, pusing, keliyengan, sesak napas karena denyut jantung sangat tidak beraturan, sampai pingsan," lanjutnya dalam talkshow pada Jumat, 13 Februari 2026.
Mengingat tak semua orang memiliki keluhan, maka Yansen pun menyarankan untuk secara rutin melakukan MENARI alias MEraba NAdi sendiRI. Dengan MENARI, setiap orang bisa saling mengetahui kondisi denyut jantung teratur atau tidak teratur dalam satu menit.
Cara lain yang bisa dilakukan adalah lewat smart watch. Saat ini, sudah ada jam pintar yang bisa memberi tahu irama jantung pemakainya.
"Ada satu pasien saya, dia pakai smart watch tertentu itu kan, dia berobat karena diperintah oleh jamnya: Anda terdeteksi Atrial Fibrilation silakan ke dokter jantung," cerita Yansen.
Setelah diperiksa, ternyata sungguh pasien tersebut memiliki gangguan irama jantung fibrilasi atrial dan langsung melakukan pengobatan.
Selain itu, gangguan irama jantung juga bisa diketahui lewat Medical Check Up (MCU). Salah satu pasien Yansen berusia 30-an pun mengetahui memiliki atrial fibrilasi usai MCU.
Faktor Risiko Seseorang Alami Fibrilasi Atrial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502469/original/027630100_1770981770-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_6.21.03_PM.jpeg)
Yansen mengungkapkan ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang mengalami fibrilasi atrial atau gangguan irama jantung yang tidak beraturan. Yakni:
Usia
Semakin usia bertambah risiko seseorang mengalami gangguan irama jantung meningkat. "Di atas usia 80, banyak sekali yang mengalami fibrilasi atrial, sekitar 15 persen," tutur pria yang menjalani fellowship aritmia di China itu.
Penyakit Komorbid
Seseorang yang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes dan hipertensi yang tidak terkontrol serta obesitas bisa membuat fibrilasi atrial datang lebih cepat tanpa harus menunggu tua. Usia 30-an pun sudah ada yang terkena atrial fibrillation.
Alkohol
Lalu, konsumsi alkohol juga bisa meningkatkan risiko mengalami fibrilasi atrial lebih cepat.
Advertisement
Semakin Cepat Ditangani Semakin Baik
Layaknya kanker, penanganan fibrilasi atrial harus sedini mungkin. Makin cepat ditangani makin baik bagi kesehatan orang tersebut.
"Fibrilasi atrial ditangani semakin cepat itu sangat baik agar pasien bisa sembuh sempurna," tutur Yansen.
Salah satu penanganan pada pasien fibrilasi atrial adalah ablasi. Kini, teknologi makin canggih dengan kehadiran ablasi dengan teknologi listrik bernama Pulsed Field Ablation (PFA). Ini adalah metode ablasi jantung inovatif yang menggunakan medan listrik bertegangan tinggi untuk mengatasi fibrilasi atrium (gangguan irama jantung) secara selektif.
"PFA ini kerja spesifik di otot jantung, jadi tidak mencederai bagian lain. Jadi lebih cepat, aman dan pemulihan pada pasien juga lebih cepat," tuturnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476699/original/040779000_1768795501-male-student-practicing-medicine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294142/original/044493100_1783813777-000_B9XJ4PC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502087/original/071500100_1770967677-Yoga.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5099396/original/009719200_1737184156-f6d9803e-0e20-4d3e-9c5c-71f4811dc48b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502014/original/030934800_1770965106-dicky.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321439/original/077827900_1755673211-20250820_111731.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502243/original/091695300_1770974160-Picture9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502177/original/022961900_1770971651-Picture4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501447/original/006146800_1770908172-Bedah_rekonstruksi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5313225/original/029743000_1754988497-pexels-shvets-production-6975474.jpg)