Liputan6.com, Bogor- BPJS Kesehatan menanggung biaya bedah plastik rekonstruksi, yakni perbaikan wajah atau anggota tubuh yang rusak akibat kecelakaan agar kembali mendekati normal.
“Semua jenis kecelakaan dan trauma wajah itu dibayar (oleh BPJS) karena itu untuk mengembalikan fungsi (tubuh atau kondisi wajah) ke arah normal, enggak akan jadi normal (seperti semula persis),tapi paling enggak sudah mendekati ke arah normal, dibayar,” kata dokter spesialis bedah plastik-rekonstruksi dan estetik, Imam Susanto dari RS EMC Sentul dalam temu media di Bogor, Kamis (12/2/2026).
Sementara, bedah estetik yang tujuannya memperindah atau mempercantik wajah dan tubuh tidak masuk dalam tanggungan BPJS Kesehatan.
Advertisement
Senada dengan Imam, dokter spesialis bedah plastik-rekonstruksi dan estetik, Profesor David S. Perdanakusuma dari rumah sakit yang sama menjelaskan, sebetulnya yang ditanggung BPJS maupun asuransi hanyalah bedah rekonstruksi bukan estetik.
“Sebetulnya kata kunci dari (ditanggung) BPJS maupun asuransi adalah rekonstruksi. Jadi kalau kita bisa meyakinkan asuransi maupun BPJS bahwa ini bidang rekonstruksi, perbaikan kecacatan, ketidaknormalan, biasanya bisa (di-cover),” ujar David.
Dia menambahkan, pasien bedah rekonstruksi adalah orang-orang yang harus ditolong. Sedangkan, orang yang ingin bedah plastik dengan alasan estetik bukanlah orang yang membutuhkan pertolongan dari segi pembiayaan.
“Kalau estetik kan enggak perlu ditolong, dia kan happy-happy, pengen hidung mancung, mukanya kencang beda dengan orang yang mengalami kecacatan akibat kecelakaan atau trauma,” katanya.
Beda Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5501448/original/012705200_1770908172-bedah_estetik.jpeg)
David menjelaskan, bedah plastik adalah upaya memberi nilai tambah pada tubuh yang dianggap kurang. Bedah plastik adalah salah satu cabang ilmu bedah yang dalam tindakannya sangat memerhatikan hasil penampakan. Istilah plastik sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni plasticos yang artinya mengolah atau membentuk.
David menambahkan, bedah plastik terbagi menjadi dua area, yakni area estetik dan area rekonstruksi. Area estetik bertujuan mengubah orang “normal” menjadi lebih bagus, cantik, indah, muda, dan lebih kencang.
“Ini adalah area estetik, dari normal menjadi super normal. Area estetik ada dua area (yang dibedah) yaitu wajah dan tubuh,” jelas David.
Sementara, area rekonstruksi mengubah orang yang bentuk tubuh atau wajahnya “tidak normal” menjadi mendekati normal. Misalnya, orang yang mengalami kecelakaan hingga wajahnya rusak, maka bedah rekonstruksi diperlukan agar wajah setidaknya kembali ke bentuk yang mendekati bentuk semula, meski tidak pulih total.
Bedah rekonstruksi mencakup area yang lebih banyak yakni kepala dan wajah, luka dan luka bakar, bedah mikro, bedah tangan, hingga genitalia.
Advertisement
Prinsip Bedah Estetik
David menambahkan, prinsip bedah estetik adalah menata jaringan dengan kata kunci mengurangi, menambah, dan membuat.
Mengurangi yang besar menjadi kecil, kendur jadi kencang, longgar/lebar menjadi sempit. Menambah kecil jadi besar, sedikit jadi banyak, jadi lebih maju/menonjol. Membuat tidak ada menjadi ada, misalnya tidak ada lipatan mata menjadi ada lipatan, tidak ada lesung pipit jadi ada, dagu tidak belah jadi belah.
“Itulah ruang lingkup dari estetik, mengurangi yang kelebihan, menambahkan yang kekurangan, atau yang enggak ada dijadiin ada,” kata David.
Prinsip Bedah Rekonstruksi
Sementara, prinsip bedah rekonstruksi adalah memperbaiki kerusakan atau ketidaknormalan. Termasuk memperbaiki disabilitas bawaan lahir seperti bibir sumbing, memperbaiki kerusakan akibat kecelakaan atau trauma, dan cacat setelah operasi.
“Cacat pascaoperasi jadi misalnya ada tumor payudara, payudaranya diangkat, itu tugas bedah plastik buat ada payudara lagi. Di wajah ada tumor, diangkat, kemudian diperbaiki lagi wajahnya.”
“Apakah setelah rekonstruksi jadi cantik? Enggak, tapi paling tidak mendekati normal,” jelasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5501447/original/006146800_1770908172-Bedah_rekonstruksi.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8712680/original/020579600_1782794460-bpjs__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8638733/original/021152800_1782642172-Raffi_Ahmad_dan_BPJS_Kesehata.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8637111/original/045956600_1782639196-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4749738/original/054893500_1708574616-mufid-majnun-J0benOYAPbw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583652/original/076247100_1782545739-Surveii.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584434/original/042228300_1782547116-f42d27f9-05ef-4c66-ab56-459756368512.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330987/original/097482600_1782201068-HceLIC58yx64yqsTHn0WY9eMt7b7Pvo3pNf1G8TG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437321/original/005168000_1765248432-044d577c-1541-4753-a618-d7e80a83a7bc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263189/original/085238600_1781864950-WhatsApp_Image_2026-06-19_at_17.22.33.jpeg)