Cek SPPG Polri Palmerah, Prabowo Minta MBG Disajikan Hangat

Saat meninjau SPPG Polri Palmerah, Prabowo meminta agar Makan Bergizi Gratis (MBG) disajikan dalam kondisi hangat.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 11:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengecek pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta pada Jumat , 13 Februari 2026 pagi.

Ketika sedang melihat tim pemorsian memasukkan makanan ke dalam tray atau ompreng, Prabowo meminta agar Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan bisa dalam kondisi hangat.

"Bagaimana caranya ya, penyajiannya hangat," kata Prabowo saat berbicang dengan Kepala SPPG Polri Palmerah dalam tayangan langsung dipantau di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Mendengar permintaan tersebut, Kepala SPPG Polri Palmerah menyatakan bisa menyanggupi. "Penyajian hangat, siap, bisa," tutur Kepala SPPG Polri Palmerah lantang menjawab permintaan Prabowo.

Masih di bagian pemorsian makanan, Kepala SPPG Polri Palmerah menjelaskan bahwa menu yang tengah dipersiapkan pagi ini adalah selat solo yang merupkan menu khas Solo, Jawa Tengah.

Tampak, Prabowo dengan detail melihat apa saja yang dimasukkan ke dalam tray. Ia juga sempat mencicipi sedikit menu yang bakal disajikan itu. 

Dalam kesempatan itu, Prabowo meninjau area SPPG dengan mengenakan alat pelindung diri berupa masker, sarung tangan, dan pelindung sepatu.

SPPG Polri Palmerah Beroperasi Sejak Januari 2026

SPPG Polri Palmerah mulai beroperasi sejak Januari 2026. SPPG ini telah memiliki tempat cuci ompreng yang dilengkapi water heater. Kemudian ada gudang kering dan gudang basah sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Lalu, tempat pencucian sayur dan buah juga dipisah dengan daging atau sumber protein hewani lainnya. Untuk memasak nasi, Kepala SPPG Polri Palmerah mengatakan bahwa sudah menggunakan steamer. Terdapat 3 steamer untuk memenuhi kebutuhan harian.

Mengutip Antara, sebelum didistribusikan, makanan menjalani uji keamanan pangan oleh tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri.SPPG Polri memiliki perbedaan dibanding SPPG lainnya karena adanya pemeriksaan keamanan makanan dengan empat parameter, yakni nitrit, formalin, sianida, dan arsenik. Jika ditemukan zat berbahaya tersebut, makanan tidak didistribusikan dan wajib diganti.