Menkes Budi: Peserta PBI BPJS Nonaktif dengan Penyakit Katastropik Akan Aktif Otomatis 3 Bulan

Menkes Budi bicara tentang reaktivasi otomatis pada peserta PBI BPJS nonaktif dengan penyakit katastropik seperti pasien cuci darah.

Diterbitkan 10 Februari 2026, 17:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Semarang - Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang sempat dinonaktifkan akan direaktivasi secara otomatis dalam waktu tiga bulan. Hal ini berlaku pada peserta PBI BPJS yang memiliki penyakit katastropik seperti gagal ginjal dan thalasemia.

"Semua masyarakat yang punya PBI kemudian dibatalkan itu akan otomatis direaktivasi secara tersentral dari pusat selama tiga bulan ya," kata Menkes Budi saat berada di RSUP Kariadi Semarang Jawa Tengah pada Selasa, 10 Februari 2026.

"Reaktivasi otomatis ini untuk peserta katasatropik, yang PBI nonaktif akan otomatis reaktivasi. Jadi enggak usah datang ke puskesmas akan langsung aktif," lanjut Budi mengutip video Liputan6.

Kebijakan ini berlaku bagi pasien dengan penyakit katastropik sejumlah 120 ribu orang yang PBInya dinonaktifkan. Dengan ada kebijakan ini maka pasien gagal ginjal, kanker, thalasemia, jantung, stroke, sirosis hati bisa melanjutkan pengobatan.

"Cuci darah itu dilakukan 2-3 kali seminggu, kalau enggak dilakukan bisa fatal. Lalu, ada juga pasien kanker yang mesti kemoterapi, harus juga ada diradioterapi," katanya.

"Jadi, ada banyak penyakit yang tidak boleh berhenti (berobat), begitu berhenti bisa fatal," lanjutnya.

Aktif Selama 3 Bulan

Budi mengatakan reaktivasi pada peserta tersebut berlaku tiga bulan. Selama tiga bulan tersebut akan dilakukan pengecekan benar atau tidak peserta tersebut layak masuk sebagai peserta BPJS kategori PBI.

"Dicek benar mereka layak dapat PBI. PBI tapi meteran listrik 6.600 ya bukan PBI," kata Budi.

"Kalau yang bersangkutan punya kredit limitnya Rp 25 juta ya enggak cocok dapat PBI," katanya.

Pengecekan dilakukan agar orang yang masuk kategori PBI benar-benar yang membutuhkan.